Kesuksesan global serial Netflix Can This Love Be Translated? tidak hanya melambungkan nama Kim Seon-ho dan Go Youn-jung, tetapi juga memicu tren wisata baru. Banyak penggemar kini berburu daftar lokasi syuting film Can This Love Be Translated yang menampilkan estetika visual memukau di tiga negara berbeda: Korea Selatan, Jepang, dan Italia.
Pemilihan lokasi syuting ini bukan tanpa alasan. Mengingat plot cerita yang berpusat pada seorang penerjemah multibahasa, produser sengaja memilih destinasi yang mewakili keragaman budaya dan bahasa. Bagi Anda yang ingin merasakan atmosfer romantis Joo Ho-jin dan Cha Mu-hee, berikut adalah rangkuman lokasi ikonik yang menjadi latar utama drama ini.
Pesona Eropa di Italia: Titik Balik Hubungan
Salah satu lokasi paling dicari adalah kawasan Salerno dan pesisir Amalfi di Italia. Di sinilah adegan-adegan awal yang krusial diambil, saat Cha Mu-hee melakukan perjalanan internasional pertamanya yang didampingi oleh Joo Ho-jin.
Jalanan berbatu yang sempit, bangunan berwarna pastel, dan pemandangan laut Mediterania menjadi latar belakang saat kedua karakter mulai belajar memahami “bahasa” satu sama lain di luar urusan pekerjaan. Lokasi ini kini dilaporkan mengalami peningkatan pencarian di platform travel sebesar 40% sejak drama ini tayang.
Romantisme Klasik di Jepang
Selain Italia, Jepang memegang peranan penting dalam perkembangan hubungan mereka. Beberapa adegan emosional diambil di Kyoto, tepatnya di kawasan distrik bersejarah Gion. Suasana tenang dan tradisional Jepang memberikan kontras yang apik dengan hiruk pikuk kehidupan selebriti Cha Mu-hee di Seoul. Penggemar banyak menanyakan lokasi kedai kopi kayu tempat Ho-jin dan Mu-hee berdiskusi tentang arti sebuah terjemahan hati.
Destinasi Domestik di Korea Selatan
Tentu saja, basis utama cerita berada di Korea Selatan. Berikut adalah beberapa titik spesifik yang bisa Anda kunjungi:
| Nama Lokasi | Daerah | Fungsi dalam Drama |
| Starfield Library Suwon | Gyeonggi-do | Latar pertemuan formal pertama |
| Namsan Baekbeom Park | Seoul | Tempat jalan santai di episode 5 |
| Gangneung Beach | Gangwon-do | Lokasi adegan emosional di tepi laut |
Mengapa Lokasi Syuting Ini Menjadi Viral?
Secara teknis cinematografi, Hong Sisters (penulis skenario) dikenal selalu memilih latar yang mendukung narasi internal karakter. Dalam Can This Love Be Translated?, lokasi syuting berfungsi sebagai metafora. Tempat-tempat yang asing bagi karakter mencerminkan bagaimana mereka merasa “asing” terhadap perasaan satu sama lain sebelum akhirnya menemukan kenyamanan.
Bagi penonton, mengunjungi lokasi-lokasi ini memberikan pengalaman imersif yang melampaui layar kaca. Fenomena ini dimanfaatkan dengan baik oleh dinas pariwisata setempat yang mulai memasang papan informasi di titik-titik pengambilan gambar populer tersebut.
