Menguak Kecanggihan Kamera Samsung Galaxy S26 Ultra: Revolusi Sensor f/1.4 dan AI Sinematik

goodside
3 Min Read

Samsung secara resmi memberikan sinyal kuat terkait peluncuran flagship terbarunya, Galaxy S26 Ultra, dalam acara Galaxy Unpacked yang dijadwalkan pada 25 Februari 2026. Fokus utama tahun ini terletak pada kecanggihan kamera Samsung Galaxy S26 Ultra yang diklaim akan mendefinisikan ulang standar fotografi mobile melalui kombinasi sensor bukaan lebar dan kecerdasan buatan (AI) generasi terbaru.

Berbeda dengan generasi sebelumnya yang fokus pada perlombaan megapiksel, S26 Ultra tetap mempertahankan sensor utama 200MP namun dengan peningkatan drastis pada aspek optik. Lensa utama kini mengusung bukaan f/1.4, sebuah lompatan signifikan dari f/1.7 pada S25 Ultra. Peningkatan ini memungkinkan asupan cahaya hingga 47% lebih banyak, yang secara langsung mendongkrak performa Nightography ke level profesional.

“Kecanggihan kamera Samsung Galaxy S26 Ultra bukan lagi soal seberapa besar resolusinya, melainkan seberapa cerdas sensor tersebut menangkap cahaya dan memproses data secara real-time,” ujar analis industri dari TechInsights dalam laporan prapeluncuran.

Di balik modul kamera yang kini tampil dengan desain camera island yang lebih ramping, tertanam chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset ini membawa NPU (Neural Processing Unit) yang jauh lebih bertenaga untuk mendukung fitur AI-Enhanced Extreme Zoom. Fitur ini menggunakan AI generatif untuk mengisi detail yang hilang saat melakukan zoom digital melampaui 10x, sehingga objek jarak jauh tetap terlihat tajam tanpa distorsi piksel yang mengganggu.

Sektor videografi juga mendapatkan perhatian besar dengan diperkenalkannya Advanced Professional Video (APV) Codec. Teknologi ini memungkinkan pengguna merekam video format raw dengan kualitas setara kamera bioskop namun dengan ukuran file yang lebih efisien. Samsung juga menyematkan fitur AI Noise Reduction yang bekerja secara aktif saat perekaman 8K pada 60fps untuk memastikan audio dan visual tetap jernih meski dalam kondisi lingkungan yang bising atau minim cahaya.

Konfigurasi lensa pendukung lainnya mencakup sensor periskop 50MP dengan kemampuan 5x optical zoom, lensa ultrawide 50MP, serta lensa telefoto 10MP untuk potret jarak dekat. Penggunaan material anti-flare coating baru pada seluruh lensa juga diharapkan mampu melenyapkan masalah lens flare yang sering dikeluhkan pada model-model sebelumnya.

Bagi para konten kreator, kecanggihan kamera Samsung Galaxy S26 Ultra ini juga terintegrasi langsung dengan ekosistem pengeditan AI di One UI 8.5. Pengguna dapat menghapus objek yang tidak diinginkan atau mengubah pencahayaan studio pada video yang sudah direkam hanya dengan satu ketukan.

Dengan bocoran harga mulai dari USD 1.299 (sekitar Rp20 jutaan), Samsung tampaknya sangat percaya diri bahwa inovasi kamera tahun ini cukup kuat untuk mendorong siklus pembaruan perangkat di tengah pasar smartphone yang semakin kompetitif. Pre-order untuk wilayah global dan Indonesia diperkirakan akan dibuka sesaat setelah acara Unpacked berakhir.

Share This Article
Leave a Comment