Salah satu pertanyaan terbesar setelah peluncuran tablet terbaru Xiaomi di Indonesia adalah sejauh mana perangkat tipis ini mampu bertahan dalam penggunaan dunia nyata. Berdasarkan hasil pengujian komprehensif kami, daya tahan baterai Xiaomi Pad 8 mampu mencapai lebih dari 14 jam untuk penggunaan moderat, menjadikannya salah satu tablet dengan manajemen daya paling efisien di kelasnya tahun 2026 ini.
Kombinasi baterai berkapasitas 9.200 mAh dan arsitektur 4nm dari chipset Snapdragon 8s Gen 4 terbukti menjadi duet maut. Dalam pengujian looping video standar pada resolusi 1080p dengan tingkat kecerahan layar 50%, Xiaomi Pad 8 sanggup bertahan selama 16 jam 45 menit sebelum menyentuh angka 1%. Performa ini meningkat sekitar 15% dibandingkan pendahulunya, berkat optimasi kernel pada sistem operasi HyperOS 3.
Efisiensi untuk Produktivitas dan Bekerja
Bagi para profesional yang sering bekerja di luar ruangan, daya tahan baterai Xiaomi Pad 8 menunjukkan hasil yang impresif saat dipasangkan dengan aksesori seperti magnetic keyboard dan stylus. Dalam simulasi kerja harian yang melibatkan pengetikan dokumen di Google Docs, browsing dengan banyak tab di Chrome, dan sesi Zoom selama 1 jam, tablet ini mampu mencatatkan Screen-on-Time (SoT) rata-rata 9 hingga 10 jam.
Efisiensi ini juga didorong oleh fitur Smart Refresh Rate yang secara dinamis menurunkan laju penyegaran layar dari 144Hz ke 30Hz saat pengguna hanya membaca teks statis. Hal ini secara signifikan menekan konsumsi daya pada komponen layar 3.2K yang biasanya menjadi penyedot baterai terbesar.
Manajemen Daya HyperOS 3 yang Lebih Cerdas
Xiaomi memperkenalkan fitur Battery 3.0 pada HyperOS 3 yang terintegrasi di Xiaomi Pad 8. Fitur berbasis AI ini mempelajari pola tidur pengguna untuk meminimalisir standby drain. Dalam pengujian kami, membiarkan tablet dalam kondisi aktif (tetap terhubung Wi-Fi) selama 8 jam di malam hari hanya menghabiskan daya sebesar 2-3%.
Selain itu, terdapat mode “Hibernation” ekstrem yang akan aktif secara otomatis saat baterai menyentuh angka 1%. Dalam mode ini, tablet diklaim masih dapat bertahan dalam mode siaga hingga 24 jam atau melakukan panggilan darurat, memberikan ketenangan ekstra bagi pengguna yang sering lupa membawa pengisi daya.
Kecepatan Pengisian Daya: 45W HyperCharge
Meski memiliki kapasitas bongsor, waktu yang dibutuhkan untuk mengisi ulang daya tidaklah membosankan. Dengan teknologi 45W HyperCharge yang disertakan dalam paket penjualan di Indonesia, Xiaomi Pad 8 dapat terisi dari 0% ke 50% hanya dalam waktu 35 menit. Untuk pengisian penuh hingga 100%, dibutuhkan waktu sekitar 82 hingga 90 menit.
Walaupun bukan yang tercepat jika dibandingkan dengan versi Pro yang mengusung 67W, angka ini sangat masuk akal mengingat stabilitas suhu yang dijaga agar baterai memiliki usia pakai (battery health) yang lebih panjang dalam jangka waktu dua hingga tiga tahun ke depan.
Daya tahan baterai Xiaomi Pad 8 adalah bukti bahwa tablet tipis tidak harus mengorbankan ketahanan energi. Bagi pelajar, mahasiswa, maupun pekerja kreatif, perangkat ini menawarkan reliabilitas yang diperlukan untuk melewati hari tanpa harus terus-menerus mencari stopkontak. Dengan harga Rp7 jutaan, efisiensi daya yang ditawarkan terasa sangat premium dan kompetitif.
