Mengupas Keunggulan dan Kelemahan Sony Xperia 10 VIII: Masihkah Relevan di Tahun 2026?

goodside
3 Min Read

Di tengah dominasi ponsel layar lebar yang membanjiri pasar tahun 2026, Sony Xperia 10 III kembali mencuri perhatian sebagai opsi ponsel kompak yang terjangkau. Meskipun telah berusia lima tahun sejak peluncuran perdananya, perangkat ini tetap menjadi primadona di pasar barang hobi karena faktor bentuknya yang unik. Namun, bagi calon pembeli yang melirik unit bekasnya saat ini, memahami secara mendalam keunggulan dan kelemahan Sony Xperia 10 VIII menjadi sangat krusial agar tidak terjebak pada ekspektasi yang keliru terhadap performa perangkat “lawas” ini.

Keunggulan: Ketangguhan dan Estetika yang Tak Lekang Waktu

Salah satu keunggulan utama Sony Xperia 10 VIII yang sulit ditemukan pada ponsel kelas menengah keluaran 2026 adalah sertifikasi IP65/IP68. Di saat banyak ponsel murah saat ini hanya menawarkan ketahanan percikan air (IP53), Xperia 10 III tetap mampu bertahan meski terendam air. Hal ini menjadikannya ponsel cadangan (secondary phone) yang sangat tangguh untuk aktivitas luar ruangan atau ojek daring.

Selain itu, layar OLED 6,0 inci dengan aspek rasio 21:9 memberikan pengalaman sinematik yang bersih tanpa gangguan notch atau lubang kamera. Kualitas visualnya masih tergolong superior untuk menonton konten HDR dibandingkan ponsel panel LCD murah masa kini. Dukungan konektivitas 5G melalui chipset Snapdragon 690 juga memastikan perangkat ini tidak ketinggalan zaman dalam hal kecepatan internet, mengingat jaringan 5G kini telah menjadi standar utama di kota-kota besar Indonesia pada tahun 2026.

Keunggulan lainnya meliputi:

  • Baterai Awet: Kapasitas 4.500 mAh pada layar 60Hz yang efisien memberikan daya tahan lebih dari seharian.
  • Fitur Audio Lengkap: Masih setianya Sony dengan 3.5mm headphone jack dan dukungan audio Hi-Res.
  • Desain Ergonomis: Lebar hanya 68mm membuatnya sangat nyaman dioperasikan dengan satu tangan.

Kelemahan: Kompromi Kecepatan dan Teknologi Layar

Di balik pesonanya, kelemahan Sony Xperia 10 VIII mulai terasa nyata jika disandingkan dengan standar gadget tahun 2026. Masalah yang paling mencolok adalah kecepatan pengisian daya. Di era di mana ponsel kelas menengah sudah mengadopsi pengisian 67W hingga 100W, Xperia 10 VIII masih tertahan di angka 18W (secara teknis mendukung hingga 30W PD). Pengguna harus bersabar lebih dari dua jam untuk mengisi baterai hingga penuh.

Dari sisi visual, layar perangkat ini hanya memiliki refresh rate 60Hz. Bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan kehalusan layar 120Hz yang kini merata di ponsel harga 2 jutaan, navigasi di Xperia 10 VIII akan terasa sedikit “berat” atau kurang responsif. Selain itu, kinerja kamera di kondisi cahaya rendah (low light) menunjukkan keterbatasan sensor lama, di mana noise digital sering muncul meskipun fitur Night Mode sudah diaktifkan.

Kelemahan signifikan lainnya:

  • Performa Gaming Terbatas: Snapdragon 690 mulai kesulitan menangani update terbaru game berat tahun 2026.
  • Dukungan Software Berakhir: Secara resmi, perangkat ini sudah tidak lagi menerima pembaruan versi Android, yang berpotensi pada celah keamanan jika tidak berhati-hati.
Share This Article
Leave a Comment