Samsung Electronics baru saja memberikan gambaran jelas mengenai peta jalan perangkat flagship mereka untuk tahun 2026. Meskipun seri sebelumnya masih sangat kompetitif, terdapat sejumlah perbedaan Samsung Galaxy S26 Ultra dan S25 Ultra yang cukup signifikan, mulai dari perombakan desain ergonomis, transisi fabrikasi chipset ke 2nm, hingga peningkatan kecepatan pengisian daya yang telah lama dinantikan penggemar.
Perbedaan paling mencolok yang langsung terasa ada pada genggaman. Jika Galaxy S25 Ultra dikenal dengan sudut tajam yang terkadang kurang nyaman di telapak tangan, Galaxy S26 Ultra hadir dengan sudut yang lebih membulat (rounded corners). Samsung juga berhasil memangkas ketebalan perangkat dari 8,2 mm pada S25 Ultra menjadi hanya 7,9 mm, menjadikannya salah satu ponsel Ultra paling ramping yang pernah diproduksi.
Lompatan Performa Snapdragon 8 Elite Gen 5
Di balik kap mesinnya, Samsung membekali S26 Ultra dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang dibuat dengan proses fabrikasi 2nm. Ini merupakan peningkatan besar dari Snapdragon 8 Elite Gen 4 (3nm) pada S25 Ultra. Arsitektur baru ini menawarkan peningkatan performa CPU hingga 30% dan efisiensi daya 40% lebih baik.
Lompatan performa ini bukan sekadar angka di atas kertas; integrasi NPU (Neural Processing Unit) generasi terbaru memungkinkan fitur-fitur Galaxy AI 2.0 berjalan sepenuhnya secara on-device tanpa memerlukan koneksi internet untuk tugas-tugas berat seperti penyuntingan video sinematik berbasis teks.
Layar M14 dan Teknologi “Privacy Display”
Sektor visual juga mengalami pembaruan material panel. S26 Ultra menggunakan panel OLED M14 terbaru yang mampu mencapai tingkat kecerahan puncak hingga 3.000 nits, melampaui 2.600 nits pada S25 Ultra. Panel ini tidak hanya lebih cerah, tetapi juga lebih awet terhadap risiko burn-in.
Salah satu fitur eksklusif yang membedakan kedua model ini adalah teknologi Privacy Display. Melalui lapisan optik baru, layar S26 Ultra dapat membatasi sudut pandang sehingga orang di sebelah pengguna tidak dapat melihat konten sensitif, sebuah peningkatan privasi berbasis perangkat keras yang tidak dimiliki oleh S25 Ultra.
Akhir dari Penantian Pengisian Daya 45W
Setelah bertahun-tahun bertahan di angka 45W, Samsung akhirnya memberikan peningkatan pada sistem daya. Galaxy S26 Ultra kini mendukung pengisian daya kabel 60W dan pengisian nirkabel 25W melalui standar Qi2 yang dilengkapi magnet. Dengan kapasitas baterai yang tetap di angka 5.000 mAh, transisi ke 60W memungkinkan pengisian dari 0 hingga 80% hanya dalam waktu sekitar 30 menit.
Dari sisi optik, meski kedua perangkat sama-sama menggunakan sensor utama 200MP, S26 Ultra membawa peningkatan pada kamera telefoto 3x yang kini menggunakan sensor lebih besar untuk performa low-light yang lebih bersih. Kamera depan juga mendapatkan modul lensa baru dengan aperture f/2.0 untuk efek bokeh alami yang lebih dalam saat melakukan swafoto.
Haruskah Anda Upgrade?
Bagi pengguna Galaxy S25 Ultra, peningkatan ke S26 Ultra mungkin terasa sebagai evolusi yang sangat matang, terutama bagi mereka yang mengutamakan kenyamanan genggaman dan kecepatan pengisian baterai. Namun, bagi pengguna seri S23 atau S24 Ultra, S26 Ultra adalah lompatan teknologi yang sulit untuk dilewatkan.
Artikel ini merupakan panduan utama (pillar) untuk membedakan dua generasi flagship Samsung. Untuk informasi lebih mendalam, Anda dapat menyimak analisis kami mengenai Performa Gaming Snapdragon 8 Elite Gen 5 atau Review Mendalam One UI 8.5.
