Sejarah Tercipta! SkAnDominc Jadi Juara Magic Chess Go Go World Championship GO1 Pertama di Jakarta

goodside
3 Min Read

Panggung M7 Carnival di Stadion Madya Gelora Bung Karno (GBK) menjadi saksi bisu lahirnya raja baru dalam ekosistem esports global. SkAnDominc, pemain berbakat asal wilayah LATAM, resmi dinobatkan sebagai juara dunia dalam ajang Magic Chess Go Go World Championship (GO1) perdana yang berakhir pada Minggu malam, 25 Januari 2026.

Kemenangan dramatis ini diraih setelah SkAnDominc berhasil mengungguli 23 pemain terbaik lainnya dari berbagai belahan dunia, termasuk rival terberatnya, RVL Finn dari Malaysia yang merupakan peraih medali emas SEA Games. Keberhasilan ini membawa SkAnDominc membawa pulang bagian terbesar dari total hadiah sebesar $25.000 USD serta trofi GO1 pertama dalam sejarah.

Dominasi di Babak Grand Final

Pertandingan puncak yang menggunakan sistem poin unik ini berlangsung sangat ketat. Berdasarkan aturan kompetisi, pemain harus mencapai ambang batas 18 poin untuk menjadi eligible (memenuhi syarat), sebelum akhirnya harus memenangkan satu babak tambahan untuk mengunci gelar juara.

SkAnDominc menunjukkan konsistensi luar biasa dengan memanfaatkan sinergi hero yang tidak terduga dan penggunaan Unique Commander System yang cerdas. Di babak penentuan, ia berhasil mengeksekusi strategi late-game yang solid, menumbangkan Opuu dan QennFxL yang harus puas menempati posisi kedua dan ketiga dalam klasemen akhir.

Transformasi Magic Chess: Go Go

Turnamen GO1 World Championship ini menandai tonggak sejarah bagi Moonton Games dalam memisahkan Magic Chess: Go Go (MCGG) sebagai aplikasi mandiri yang lepas dari gim utama Mobile Legends: Bang Bang (MLBB). Sejak dirilis secara global pada Mei 2025, MCGG telah mencatatkan lebih dari 30 juta unduhan, dan keberhasilan GO1 membuktikan bahwa genre auto-battler memiliki daya tarik kompetitif yang masif.

“Ini adalah awal dari era baru bagi kami. Melihat antusiasme penonton di Jakarta dan jutaan pasang mata melalui streaming langsung, kami yakin MCGG akan menjadi pilar penting dalam kalender esports dunia ke depannya,” ujar perwakilan Moonton Games di sela-sela penyerahan piala.

Festival Budaya Pop di M7 Carnival

Selain tensi tinggi di papan catur, gelaran ini juga menjadi magnet bagi pecinta budaya pop. Kehadiran “MCGG Land” di area M7 Carnival memberikan pengalaman interaktif bagi para penggemar, mulai dari zona foto tematik hingga meet and greet dengan para commander ikonik. Penampilan Stephanie Poetri di jeda pertandingan pun semakin menambah nuansa sinematik pada perhelatan yang disebut-sebut sebagai festival esports terbesar awal tahun ini.

Dengan berakhirnya GO1 World Championship, komunitas kini menaruh perhatian pada jadwal turnamen regional musim depan dan potensi kolaborasi baru yang akan dihadirkan dalam gim. Bagi Indonesia, meskipun perwakilannya belum berhasil naik ke podium tertinggi, antusiasme penonton lokal tetap menjadi standar baru bagi penyelenggaraan ajang esports internasional di masa depan.

Share This Article
Leave a Comment