Realme resmi menggebrak pasar ponsel pintar awal tahun 2026 dengan meluncurkan Realme Neo 8 di Tiongkok pada 22 Januari lalu. Perangkat yang dijuluki sebagai “Flagship Killer” ini mencuri perhatian dunia teknologi berkat kombinasi chipset terbaru Qualcomm Snapdragon 8 Gen 5 dan kapasitas baterai yang memecahkan rekor industri, yakni sebesar 8.000 mAh. Di negara asalnya, harga Realme Neo 8 dibanderol mulai dari 2.399 Yuan atau sekitar Rp5,3 jutaan untuk varian basis.
Kehadiran Realme Neo 8 menandai standar baru bagi ponsel kelas menengah-atas yang mengejar performa ekstrem. Mengusung desain futuristik dengan aksen lampu RGB di bagian belakang, ponsel ini tidak hanya menonjolkan estetika gaming, tetapi juga ketahanan tingkat tinggi melalui sertifikasi IP69 yang menjamin perlindungan terhadap debu serta semprotan air tekanan tinggi.
Performa Buas Snapdragon 8 Gen 5
Dapur pacu Realme Neo 8 ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Gen 5 yang dibangun di atas fabrikasi 3nm. Chipset ini diklaim mampu mencetak skor AnTuTu di atas 3,5 juta poin, memberikan efisiensi daya dan kecepatan pemrosesan grafis yang belum pernah ada sebelumnya. Untuk mendukung multitasking berat, Realme menyediakan opsi RAM LPDDR5X mulai dari 12 GB hingga 24 GB, serta penyimpanan internal UFS 4.1 hingga 1 TB.
Sektor visual juga menjadi keunggulan utama. Realme Neo 8 menggunakan panel Samsung AMOLED M14 berukuran 6,78 inci dengan resolusi 1.5K. Layar ini mendukung refresh rate hingga 165Hz, sangat ideal untuk para pemain game kompetitif. Tingkat kecerahan puncaknya pun mencapai 6.500 nits, memastikan konten tetap terlihat jelas meski di bawah sinar matahari langsung yang terik.
Revolusi Baterai 8.000 mAh
Salah satu lonjakan paling signifikan ada pada sektor daya. Di tengah tren baterai silikon-karbon, Realme berhasil menyematkan baterai berkapasitas 8.000 mAh ke dalam bodi setebal 8,3 mm saja. Meskipun kapasitasnya raksasa, pengisian daya tidak memakan waktu lama berkat teknologi 80W SuperVOOC. Realme juga menyertakan fitur bypass charging yang memungkinkan daya listrik langsung dialirkan ke mesin saat bermain game, sehingga menjaga suhu perangkat tetap dingin dan memperpanjang usia baterai.
Kamera Periskop dan Sensor 50 MP
Meski fokus pada performa, Realme tidak melupakan sektor fotografi. Modul kamera belakangnya terdiri dari sensor utama 50 MP dengan OIS, lensa ultrawide 8 MP, dan yang paling mengejutkan adalah kehadiran lensa telefoto periskop 50 MP. Lensa ini mendukung zoom digital hingga 120x, sebuah fitur yang biasanya hanya ditemukan pada seri flagship premium dengan harga dua kali lipat lebih mahal.
Estimasi Harga dan Ketersediaan
Berikut adalah rincian harga Realme Neo 8 saat peluncuran di Tiongkok:
- Varian 12GB/256GB: 2.399 Yuan (Sekitar Rp5,3 Juta)
- Varian 16GB/512GB: 2.799 Yuan (Sekitar Rp6,2 Juta)
- Varian 24GB/1TB: 3.299 Yuan (Sekitar Rp7,3 Juta)
Hingga berita ini diturunkan, Realme Indonesia belum memberikan konfirmasi resmi mengenai tanggal rilis di tanah air. Namun, melihat pola peluncuran seri Neo sebelumnya, perangkat ini diprediksi akan menyambangi pasar global, termasuk Indonesia, pada akhir kuartal pertama 2026.
