Gebrakan besar kembali datang dari Nothing. Perusahaan teknologi besutan Carl Pei ini resmi meluncurkan lini menengah terbaru mereka, Nothing Phone (4a) Series, pada 6 Maret 2026. Alih-alih merilis seri flagship angka genap, Nothing memilih memfokuskan inovasinya pada seri “a” yang kini hadir dalam dua varian: Nothing Phone (4a) dan Nothing Phone (4a) Pro.
Lompatan teknologi yang paling mencolok terletak pada sektor kamera dan sistem pencahayaan ikoniknya. Untuk pertama kalinya di kelas menengah, Nothing menyematkan lensa periskop dan evolusi desain punggung yang kini terbagi menjadi Glyph Bar dan Glyph Matrix. Di pasar global, perangkat ini dipasarkan mulai dari harga ₹31.999 atau sekitar Rp5,9 juta untuk varian reguler.
Performa Kencang: Snapdragon 7 Gen 4 vs 7s Gen 4
Nothing melakukan segmentasi performa yang cerdas pada seri ini. Varian Nothing Phone (4a) Pro ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 7 Gen 4 yang perkasa, menawarkan kenaikan performa CPU hingga 27% dibanding generasi sebelumnya. Sementara itu, varian Nothing Phone (4a) reguler menggunakan Snapdragon 7s Gen 4 yang lebih efisien namun tetap bertenaga untuk penggunaan harian dan gaming moderat.
Kedua perangkat didukung oleh RAM hingga 12GB LPDDR5X dan penyimpanan internal UFS 3.1. Untuk menjaga suhu tetap dingin, Nothing menyematkan sistem pendingin vapor chamber luas sebesar 5.300mm² pada model Pro.
Revolusi Kamera: Sensor Sony dan Lensa Periskop
Sektor fotografi menjadi nilai jual utama. Nothing Phone (4a) series kini dibekali kamera telephoto periskop 50MP dengan 3.5x optical zoom. Pada model Pro, teknologi ini mampu melakukan 140x Ultra Zoom, sementara model reguler mencapai 70x Ultra Zoom.
Model Pro juga unggul dengan sensor utama Sony LYT700C 50MP yang dilengkapi OIS, menjanjikan tangkapan gambar setara flagship di kondisi minim cahaya. Untuk kebutuhan selfie, tersedia kamera depan 32MP yang tajam.
Desain Ikonik dan Layar Super Terang
Nothing tetap mempertahankan DNA transparan, namun dengan sentuhan baru pada sistem lampu LED:
- Glyph Bar (Reguler): Terdiri dari 63 mini LED dalam 7 zona yang lebih minimalis.
- Glyph Matrix (Pro): Menghadirkan 137 mini LED yang lebih kompleks, mampu menampilkan indikator baterai, timer, hingga jam digital secara interaktif.
Layar kedua ponsel ini juga memukau. Varian Pro mengusung panel AMOLED 6,83 inci dengan refresh rate 144Hz dan kecerahan puncak mencapai 5.000 nits. Varian reguler sedikit lebih kecil di 6,78 inci dengan refresh rate 120Hz dan kecerahan 4.500 nits.
Baterai dan Dukungan Software Jangka Panjang
Untuk urusan daya, Nothing memberikan baterai berkapasitas 5.080 mAh (Global) atau 5.400 mAh (versi India) dengan dukungan pengisian cepat 50W. Nothing mengklaim baterai ini tetap sehat hingga 1.200 siklus pengisian daya.
Kedua ponsel ini langsung menjalankan Nothing OS 4.1 berbasis Android 16. Pengguna juga tidak perlu khawatir soal masa pakai perangkat, karena Nothing menjamin 3 kali pembaruan versi Android dan 6 tahun pembaruan keamanan.
Perbandingan Spesifikasi Nothing Phone (4a) Series
| Fitur | Nothing Phone (4a) | Nothing Phone (4a) Pro |
| Chipset | Snapdragon 7s Gen 4 | Snapdragon 7 Gen 4 |
| Layar | 6,78″ AMOLED, 120Hz | 6,83″ AMOLED, 144Hz |
| Kecerahan Layar | 4.500 nits | 5.000 nits |
| Kamera Utama | 50MP OIS | 50MP Sony LYT700C OIS |
| Kamera Tele | 50MP Periskop (70x Zoom) | 50MP Periskop (140x Zoom) |
| Material Body | Plastic Frame, IP64 | Metal Unibody, IP65 |
| Lampu Glyph | Glyph Bar (63 LED) | Glyph Matrix (137 LED) |
| Harga Mulai | ± Rp5,9 Juta | ± Rp7,4 Juta |
Dengan harga yang kompetitif dan fitur periskop yang langka di kelasnya, Nothing Phone (4a) series diprediksi akan menjadi pesaing berat di pasar smartphone menengah tahun 2026.
