Panggung kompetisi memasak paling bergengsi di tanah air, MasterChef Indonesia (MCI) Season 13, baru saja memakan “korban” barunya. Dalam tayangan yang mengudara pada Minggu, 1 Maret 2026, langkah Ragil tereliminasi di MasterChef Indonesia 1 Maret 2026 setelah gagal menaklukkan tantangan Pressure Test yang krusial. Kepulangan Ragil menyisakan duka mendalam bagi para penggemar, mengingat ia sempat dijagokan sebagai salah satu kandidat kuat di babak Top 10.
Kegagalan di Tantangan Savoury Pie
Malam eliminasi kemarin menjadi saksi betapa tipisnya jarak antara kemenangan dan kepulangan. Ragil harus berhadapan dengan lima kontestan lain—Jonatan, Tian, Stephanie, Dewa, dan Elsa—di babak Pressure Test. Tantangan yang diberikan oleh dewan juri kali ini adalah membuat Savoury Pie dengan standar kematangan kulit (crust) yang sempurna dan isian yang seimbang.
Sayangnya, hidangan pie milik Ragil dinilai gagal oleh Chef Juna, Chef Renatta, dan Chef Arnold. Isian pie yang terlalu basah membuat bagian bawah crust menjadi lembek atau yang dikenal dengan istilah soggy bottom. Masalah teknis inilah yang akhirnya menjadi tiket kepulangan bagi kontestan asal Jawa Tengah tersebut.
Komentar Pedas Juri yang Menentukan
Chef Juna memberikan kritik yang cukup tajam terhadap presentasi Ragil. Menurutnya, Ragil terlalu percaya diri dengan konsepnya namun abai pada detail fundamental dalam pembuatan pie. “Pie itu soal presisi. Kalau isian kamu terlalu berair, semua usaha membuat crust yang renyah akan sia-sia. Kamu kehilangan fokus di momen paling penting,” ujar Chef Juna saat sesi penjurian.
Senada dengan Juna, Chef Renatta menyoroti rasa yang tidak konsisten. Meskipun bumbu isian pie Ragil memiliki potensi, namun tekstur keseluruhan hidangan dianggap tidak layak untuk standar Top 10. Keputusan pun bulat; setelah diskusi singkat di belakang galeri, para juri sepakat bahwa perjalanan Ragil harus terhenti malam itu.
Reaksi Galeri dan Perpisahan Ragil
Keputusan ini cukup mengejutkan bagi kontestan lain. Ragil dikenal sebagai sosok yang ceria dan sering membantu rekan-rekannya di galeri. Suasana haru menyelimuti saat ia diminta melepaskan apron putihnya. Dalam kata-kata perpisahannya, Ragil mengaku legawa namun tetap merasa sedih karena gagal mewujudkan impian masuk ke babak Grand Final.
“Saya belajar banyak di sini. MasterChef bukan hanya soal memasak, tapi soal mental. Saya minta maaf belum bisa memberikan yang terbaik di tantangan pie tadi, tapi ini bukan akhir dari perjalanan kuliner saya,” ungkap Ragil dengan mata berkaca-kaca sebelum meninggalkan Galeri MasterChef.
Langkah Selanjutnya di MCI Season 13
Dengan pulangnya Ragil, kini tersisa 9 kontestan yang akan terus berjuang memperebutkan gelar The Next MasterChef Indonesia. Persaingan diprediksi akan semakin panas, terutama dengan adanya bocoran tantangan Off-site Challenge di pekan depan yang akan menguji kerja sama tim dalam skala besar.
Bagi Anda yang ingin menyaksikan kembali detik-detik saat Ragil tereliminasi di MasterChef Indonesia 1 Maret 2026, tayangan ulangnya sudah tersedia di layanan streaming RCTI+. Jangan lewatkan drama dan aksi memasak seru lainnya setiap Sabtu dan Minggu sore.
