Review Film Na Willa: Mengapa Kisah Tahun 60-an Tetap Relate bagi Keluarga Modern?

goodside
3 Min Read

Industri perfilman Indonesia kembali diramaikan dengan kehadiran film keluarga Indonesia terbaru yang emosional. Visinema Studios baru saja memperkenalkan film Na Willa, sebuah karya yang mengambil latar waktu tahun 1960-an namun membawa pesan pola asuh (parenting) yang sangat dekat dengan dinamika kehidupan saat ini.

Melalui arahan sutradara Ryan Adriandhy, film ini mengajak penonton menyelami dunia imajinasi seorang gadis kecil berusia enam tahun yang tinggal di sebuah gang sederhana. Meski dikemas dalam nuansa nostalgia, Na Willa menjadi salah satu rekomendasi film Lebaran 2026 yang wajib masuk dalam daftar tontonan keluarga.

Sinopsis Film Na Willa: Belajar Bertumbuh Lewat Imajinasi

Kisah ini berfokus pada Na Willa, bocah yang percaya bahwa lingkungan tempat tinggalnya adalah dunia penuh keajaiban. Namun, seiring teman-temannya mulai bersekolah, dunianya perlahan berubah.

Pesan inti dari film ini adalah tentang keberanian untuk bertumbuh dan merelakan tanpa harus kehilangan rasa ingin tahu. Bagi orang tua, narasi ini menjadi pengingat penting untuk tetap menghargai sudut pandang anak-anak di tengah kesibukan dunia dewasa.

Mengapa Parenting dalam Film Na Willa Sangat Relevan?

Banyak penonton dari kalangan orang tua memberikan respons positif setelah mengikuti special screening. Beberapa poin utama yang membuat film ini unggul secara emosional meliputi:

  • Koneksi Emosional yang Dalam: Meski berlatar jadul, masalah yang dihadapi Na Willa dan orang tuanya tetap terasa nyata bagi keluarga masa kini.
  • Pesan yang Hangat: Reviewer film @WatchmendID menyebutkan bahwa aspek parenting dalam film ini sangat relate bagi siapa pun yang menontonnya sekarang.
  • Visual yang Menghidupkan Kenangan: Film ini berhasil menghadirkan suasana “pulang” menjadi anak-anak bagi penonton dewasa.

Jadwal Tayang dan Cara Beli Tiket Nonton Duluan Na Willa

Bagi Anda yang ingin menyaksikan kehangatan dunia Na Willa sebelum penayangan resmi saat Lebaran, program “Nonton Duluan Na Willa” akan digelar serentak di 22 kota di Indonesia pada Minggu, 15 Maret 2026.

Beberapa kota yang terpilih menjadi lokasi penayangan spesial ini antara lain:

  • Jakarta: Blok M XXI
  • Bandung: CGV BEC
  • Banjarmasin: Studio XXI
  • Surabaya: Tunjungan XXI
  • Makassar: Panakkukang XXI

Harga tiket terbatas dan sudah dapat dipesan melalui aplikasi resmi seperti M-Tix, CGV, Cinepolis, dan KCMTix sejak 9 Maret 2026. Jangan sampai kehabisan, karena tiket di beberapa lokasi seperti Jakarta sudah dilaporkan habis terjual (sold out).

TAGGED:
Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *