Skip to content
logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
Close

Search

Article

Misteri Sinyal Radio 20 Tahun Terungkap: Benturan Bintang Mati

By Falah Malaika Az Zahra
9 Juni 2026 4 Min Read
0

Setelah lebih dari dua dekade menjadi teka-teki, para astronom akhirnya berhasil mengidentifikasi sumber sinyal radio misterius yang datang dari kedalaman luar angkasa. Sinyal yang dikenal sebagai long-period radio transients ini bukan berasal dari satu bintang tunggal, melainkan dari benturan dahsyat medan magnet dalam sistem bintang ganda yang melibatkan dua bintang mati. Temuan ini membuka lembaran baru dalam pemahaman kita tentang kehidupan ekstrem di alam semesta.

Asal-Usul Sinyal yang Membingungkan

Fenomena sinyal radio berdurasi panjang ini pertama kali terdeteksi pada tahun 2005. Keunikannya langsung menarik perhatian karena berbeda dari objek luar angkasa pada umumnya. Jika pulsar atau magnetar biasanya melepaskan gelombang radio dalam hitungan detik, sinyal misterius ini justru memancarkan gelombangnya dalam durasi yang jauh lebih lama, mulai dari beberapa menit hingga lebih dari satu jam.

Selama bertahun-tahun, hipotesis awal para ilmuwan mengarah pada magnetar, yaitu jenis bintang neutron dengan medan magnet super kuat. Namun, penelitian terbaru yang dipimpin oleh Kovi Rose dari Universitas Sydney berhasil mematahkan dugaan tersebut. Dengan memanfaatkan teleskop radio canggih Australian SKA Pathfinder (ASKAP), tim riset menemukan bukti kuat bahwa pelaku sebenarnya adalah sistem bintang ganda simbiotik.

Mengenal Sistem Bintang Ganda ASKAP J1745-5051

Sistem yang menjadi dalang di balik sinyal radio ini dikatalogkan dengan nama ASKAP J1745-5051. Sistem ini merupakan pasangan tidak seimbang antara bintang katai putih (white dwarf) dan bintang katai merah (red dwarf). Katai putih di sistem ini berukuran kira-kira sebesar Bumi, namun memiliki massa yang setara dengan matahari, menjadikannya objek yang sangat padat dan gravitasinya sangat kuat.

Baca juga  NASA Jelaskan Mengapa Bulan Tampak Terang di Langit Malam

Kovi Rose menjelaskan bahwa sinyal radio berdurasi panjang ini telah membingungkan para astronom selama bertahun-tahun. “Sekarang kita telah berhasil menunjukkan bahwa sumber dari salah satu sinyal transient ini berasal dari bintang katai putih yang secara aktif menarik material dari bintang pendampingnya,” ungkapnya dalam sebuah pernyataan. Proses kanibalisme kosmik ini menjadi kunci utama terciptanya fenomena yang teramati.

Mekanisme Benturan Medan Magnet Kosmik

Keunikan sistem ASKAP J1745-5051 tidak hanya terletak pada komposisinya, tetapi juga pada dinamika orbitnya. Kedua bintang ini saling mengorbit dengan periode yang sangat singkat, hanya 1,4 jam. Karena jalur orbitnya berbentuk elips, ada momen tertentu di mana kedua bintang berada pada posisi yang sangat dekat satu sama lain.

Saat jarak keduanya mencapai titik terdekat, medan magnet yang dimiliki masing-masing bintang saling berbenturan dengan kecepatan tinggi. Tabrakan medan magnet ini melepaskan partikel bermuatan dalam jumlah besar, yang kemudian menghasilkan radiasi radio sinkrotron. Radiasi inilah yang tertangkap oleh teleskop di Bumi sebagai sinyal radio berdurasi panjang yang misterius.

Perbedaan Waktu Antara Sinyal Radio dan Sinar-X

Fakta menarik lainnya dari sistem ini adalah kemampuannya memancarkan dua jenis sinyal sekaligus, yakni gelombang radio dan ledakan sinar-X. Namun, puncak dari kedua emisi ini tidak terjadi secara bersamaan. “Emisi-emisi ini semuanya terikat pada gerakan orbit sistem tersebut,” ujar Rose. “Namun menariknya, sinyal radio dan sinar-X tidak memuncak pada saat yang sama, yang memberi tahu kita bahwa mereka diproduksi di wilayah sistem yang berbeda.”

Baca juga  NGC 3137, Galaksi Spiral Mirip Bima Sakti Tertangkap Hubble

Sinar-X tercipta dari proses yang berbeda. Ketika katai putih menyedot materi dari katai merah, materi tersebut berputar mendekat dan mengalami gesekan ekstrem akibat gravitasi. Proses ini memanaskan materi hingga suhu jutaan derajat, cukup panas untuk memicu radiasi sinar-X yang kuat. Perbedaan lokasi produksi ini menjelaskan mengapa teleskop menangkap kedua sinyal pada waktu yang tidak sinkron.

Implikasi bagi Astronomi Masa Depan

Meskipun temuan yang diterbitkan di jurnal Nature Astronomy ini berhasil menjelaskan misteri ASKAP J1745-5051, para peneliti menekankan bahwa tidak semua sinyal radio serupa di alam semesta berasal dari mekanisme yang sama. Alam semesta kemungkinan masih menyimpan berbagai jenis sumber sinyal transient lainnya yang belum teridentifikasi.

Kendati demikian, Rose optimistis bahwa hasil riset ini akan menjadi panduan yang sangat penting. “Sistem ini memberi kita cara untuk mendecode sinyal-sinyal tersebut,” katanya. Ia menganalogikan sistem bintang ganda ini sebagai ‘Batu Rosetta’ bagi dunia astronomi. Dengan mempelajari sistem ini, para astronom dapat menentukan apakah sinyal berdurasi panjang lainnya lebih mirip dengan pulsar atau sistem katai putih, sehingga membantu mengklasifikasikan objek-objek langit yang sebelumnya tidak dikenal.

Baca juga  Rahasia Abell 2029: Gugusan Galaksi 'Paling Tenang' yang Simpan Tabrakan Kosmik Dahsyat

Mengapa Penemuan Ini Penting?

Pemecahan misteri sinyal radio ini bukan sekadar menjawab rasa penasaran yang telah berlangsung selama 20 tahun. Lebih dari itu, temuan ini menegaskan betapa dinamis dan ekstremnya interaksi yang bisa terjadi di antara bintang-bintang mati. Memahami mekanisme benturan medan magnet dan proses akresi materi membantu para ilmuwan menyusun ulang potongan-potongan puzzle evolusi bintang.

Selain itu, kemampuan untuk membedakan sumber sinyal berdasarkan karakteristiknya membuka jalan bagi pemetaan langit yang lebih akurat di masa depan. Bagi masyarakat umum, penemuan ini menjadi pengingat bahwa alam semesta masih penuh dengan kejutan dan misteri yang menunggu untuk dipecahkan, memperkaya wawasan kita tentang tempat manusia di tengah luasnya kosmos.

  • Sinyal radio misterius berdurasi panjang pertama kali terdeteksi pada 2005.
  • Sumbernya adalah sistem bintang ganda ASKAP J1745-5051 yang terdiri dari katai putih dan katai merah.
  • Sinyal radio dihasilkan oleh benturan medan magnet kedua bintang saat orbitnya sangat dekat.
  • Ledakan sinar-X dari sistem yang sama diproduksi di wilayah berbeda melalui proses pemanasan materi.
  • Temuan ini menjadi kunci untuk mengidentifikasi sinyal-sinyal transient lain di alam semesta.

Dengan terungkapnya misteri yang telah berusia dua dekade ini, satu babak dalam astronomi observasional telah ditutup. Namun, sekaligus membuka pintu bagi puluhan pertanyaan baru tentang bagaimana bintang-bintang di ujung masa hidupnya dapat menghasilkan fenomena kosmik yang begitu spektakuler dan mampu menjangkau teleskop kita di Bumi.

Tags:

ASKAP J1745-5051astronomibintang katai merahbintang katai putihfenomena luar angkasalong-period radio transientssinyal radio misterius
Author

Falah Malaika Az Zahra

Reporter Spesialis Pop Kultur & Ekosistem Digital. Berbekal latar belakang ilmu jurnalistik, Falah fokus mengawal perkembangan industri kreatif mulai dari dinamika sinema, musik, komunitas anime, hingga tren gadget penunjang produktivitas. Laporannya tidak hanya informatif, tetapi juga menangkap esensi dan energi kultur modern, menjadikannya rujukan yang tepercaya sekaligus menghibur bagi Gen Z dan Millenial.

Follow Me
Other Articles
Previous

Gapki: Inovasi dan Teknologi Jadi Kebutuhan Strategis Industri Sawit Indonesia

Next

Telkomsel Genap 31 Tahun: Komitmen “Melayani Sepenuh Hati” di Era Digital

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • pexels photo 38281596
      55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 36095242
      Jazz Gunung Slamet: Kolaborasi Budaya di Baturraden, Tiket VIP Ludes
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 8799979
      Telkomsel: 361 BTS Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 33061128
      Anker Nano 45W Smart Display Resmi di RI, Charger Pintar Jaga Baterai
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 11855063
      Korsel Kucurkan Rp139,3 M Sulap GOR Daerah Jadi Venue Konser
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026

    You May Have Missed

    pexels photo 38281596
    Game Trending

    55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 36095242
    Music News

    Jazz Gunung Slamet: Kolaborasi Budaya di Baturraden, Tiket VIP Ludes

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 8799979
    News Sains

    Telkomsel: 361 BTS Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 33061128
    Gadget News

    Anker Nano 45W Smart Display Resmi di RI, Charger Pintar Jaga Baterai

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 11855063
    Music News

    Korsel Kucurkan Rp139,3 M Sulap GOR Daerah Jadi Venue Konser

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 18441494
    Gadget News

    Logitech Luncurkan Mobi Fold, Mouse Lipat Ultra-Portable Pertama

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 20674548
    Sains Trending

    Pedesaan Jepang Sepi Ditinggal Warga, Populasi Rusa dan Babi Hutan Melonjak Tajam

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 36231699 1
    Public Figure Trending

    Detail Kebaya Akad Nikah Jennifer Coppen, Perpaduan Adat Jawa dan Sentuhan Modern

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 35654096 1
    Film Trending

    Film EKSIL Gelar Pemutaran Khusus di Blok M, 4 Juli 2026

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026

    Kategori

    • Home
    • Anime & Manga
    • Film
    • Gadget
    • Game
    • Music

    Format

    • Article
    • News
    • Trending
    • Infographic
    • Video

    Link Penting

    • Tentang Goodside
    • Kebijakan Privasi
    • Kebijakan Cookie
    • Pedoman Media Siber
    Copyright 2026 — Goodside. All rights reserved.