Sinopsis Film Alas Roban: Menelusuri Teror Gaib di Jalur Tengkorak Jawa Tengah

goodside
3 Min Read

Industri layar lebar Indonesia kembali mengangkat kengerian urban legend lokal melalui film horor terbaru bertajuk Alas Roban. Dijadwalkan tayang serentak di bioskop mulai 15 Januari 2026, film garapan sutradara Hadrah Daeng Ratu ini menjanjikan atmosfer mencekam yang berakar pada mitos jalur paling angker di pesisir utara Jawa Tengah.

Sinopsis film Alas Roban berfokus pada perjalanan emosional Sita (diperankan oleh Michelle Ziudith), seorang ibu yang berusaha keras melindungi putri semata wayangnya, Gendis (Fara Shakila). Konflik dimulai saat bus yang mereka tumpangi menuju Semarang mengalami gangguan mesin di tengah hutan Alas Roban tepat saat malam mulai larut. Suasana semakin genting karena Gendis, yang memiliki keterbatasan penglihatan akibat katarak, mulai menunjukkan perilaku aneh dan mengklaim melihat sosok-sosok yang tidak tertangkap oleh mata manusia biasa.

Terjebak di area yang dikenal sebagai “jalur tengkorak”, Sita dan para penumpang lainnya harus menghadapi teror dari entitas gaib penunggu hutan tersebut. Salah satu sosok yang menjadi pusat ketakutan adalah Dewi Raras (Imelda Therinne), leluhur misterius yang disebut-sebut sebagai penguasa kegelapan di wilayah itu. Di tengah keputusasaan, Sita bertemu dengan Sapto (Rio Dewanto), seorang sopir ambulans yang memiliki trauma masa lalu di Alas Roban, yang kemudian membantu mereka mencoba mencari jalan keluar dari kepungan mistis.

Secara naratif, Alas Roban tidak hanya mengandalkan teknik jump scare konvensional. Sutradara Hadrah Daeng Ratu menekankan pada pembangunan tensi psikologis dan hubungan batin antara ibu dan anak. Transformasi Michelle Ziudith dari “Ratu Drama” menjadi sosok ibu yang tangguh di genre horor menjadi salah satu daya tarik utama film ini. Michelle mengaku bahwa peran sebagai Sita adalah tantangan fisik dan emosional terbesar dalam kariernya sejauh ini.

Dari sisi teknis, produksi yang melibatkan Unlimited Production, Narasi Semesta, dan Legacy Pictures ini melakukan pengambilan gambar di lokasi hutan asli untuk menangkap kabut dan aura autentik Alas Roban. Penggunaan lagu ikonik milik mendiang Nike Ardilla sebagai soundtrack dalam teaser-nya juga memberikan sentuhan nostalgia sekaligus mencekam, memperkuat kesan timeless dari legenda urban yang diangkat.

Selain jajaran aktor utama, film ini juga diperkuat oleh performa apik dari Taskya Namya sebagai Tika, serta aktor senior Agus Kuncoro dan Rukman Rosadi. Kehadiran mereka melengkapi ansambel karakter yang masing-masing membawa beban moral dan rahasia tersendiri saat melewati hutan tersebut.

Sebagai artikel pillar, bahasan mengenai film ini akan menjadi landasan bagi topik-topik turunan lainnya. Mulai dari bedah teori konspirasi seputar kecelakaan nyata di jalur Alas Roban, profil lengkap para pemain, hingga analisis teknis penyutradaraan Hadrah Daeng Ratu dalam membangun semesta horor berbasis mitos nusantara.

Bagi Anda pecinta genre horor yang merindukan kisah dengan kedalaman drama emosional, Alas Roban adalah tontonan wajib di awal tahun 2026. Pastikan untuk tidak melintasi jalur ini sendirian di bioskop terdekat mulai pertengahan Januari mendatang.

Share This Article
Leave a Comment