Bagaimana Ending Can This Love Be Translated? Inilah Penjelasan Akhir Kisah Kim Seon-ho dan Go Youn-jung

goodside
3 Min Read

Setelah berminggu-minggu membuat penonton gemas dengan miskomunikasi yang terjadi antar karakter, drama Korea Netflix Can This Love Be Translated? akhirnya sampai pada babak final. Bagi Anda yang bertanya-tanya bagaimana ending Can This Love Be Translated, serial ini menyuguhkan happy ending yang dewasa, di mana cinta akhirnya tidak lagi membutuhkan penerjemah untuk dipahami.

Pada episode terakhir, konflik batin antara Joo Ho-jin (Kim Seon-ho) dan Cha Mu-hee (Go Youn-jung) mencapai titik terang. Setelah melewati fase “putus” sementara demi memberikan ruang bagi Mu-hee menyelesaikan trauma masa lalunya, keduanya kembali dipertemukan dalam sebuah momen yang sangat puitis di sebuah observatorium bintang.

Resolusi Hubungan: Cinta yang Melampaui Kata-kata

Inti dari akhir cerita ini adalah pendewasaan karakter. Joo Ho-jin, yang berprofesi sebagai penerjemah multibahasa, akhirnya menyadari bahwa memahami seseorang bukan sekadar mengerti kosakata yang mereka ucapkan, melainkan memahami perasaan di baliknya.

Setelah Cha Mu-hee kembali dari perjalanannya mencari sang ibu kandung di luar negeri, ia tidak lagi menjadi aktris yang defensif dan penuh rahasia. Pertemuan mereka di episode penutup menandai bahwa “bahasa cinta” mereka telah selaras. Mereka memutuskan untuk menjalin hubungan kembali, namun kali ini dengan fondasi kejujuran yang lebih kuat tanpa ada lagi hal yang hilang dalam penerjemahan (lost in translation).

Penjelasan Sub-plot: Karier dan Kedamaian Internal

Tak hanya soal asmara, nasib karier Cha Mu-hee pun berakhir gemilang. Setelah sempat dihantui oleh persona “Do Ra-mi” dan trauma masa kecil yang menyakitkan, Mu-hee berhasil bertransformasi menjadi aktris yang lebih otentik. Ia tidak lagi bersembunyi di balik topeng karakter, melainkan menggunakan pengalamannya untuk berakting dengan lebih dalam.

Di sisi lain, Joo Ho-jin tetap setia pada profesinya namun dengan perspektif baru. Ia tidak lagi hanya menjadi “bayangan” bagi bintang besar, melainkan partner yang setara. Adegan terakhir yang memperlihatkan mereka berbagi ciuman di bawah langit malam menjadi simbol bahwa kegelapan masa lalu mereka telah digantikan oleh terangnya masa depan.

Mengapa Ending Ini Sangat Memuaskan?

Penulis skenario Hong Sisters (yang sebelumnya sukses dengan Alchemy of Souls) berhasil membungkus premis “hambatan bahasa” menjadi metafora hubungan manusia yang sangat relevan. Banyak penggemar di media sosial memuji bagaimana drama ini tidak memaksakan konflik yang berlarut-larut, melainkan fokus pada bagaimana dua manusia belajar untuk saling mendengarkan.

Secara keseluruhan, akhir dari drama ini memberikan penutupan (closure) bagi semua karakter pendukungnya, termasuk manajer dan rekan kerja Ho-jin, yang semuanya menemukan bentuk komunikasi mereka sendiri dalam menjalin relasi.

Share This Article
Leave a Comment