Samsung secara resmi memperkenalkan One UI 8.5, iterasi perangkat lunak terbaru berbasis Android 16 yang dirancang untuk menjadi “sutradara” cerdas bagi seluruh ekosistem Galaxy. Berbeda dengan pendahulunya, One UI 8.5 bukan sekadar pembaruan estetik minor, melainkan transformasi radikal yang mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) lebih dalam ke dalam fungsionalitas harian pengguna.
Diluncurkan bersamaan dengan debut global seri Galaxy S26 pada awal 2026, One UI 8.5 mengusung bahasa desain baru yang disebut “Liquid Glass”. Desain ini memberikan efek transparansi dinamis, ikon 3D yang lebih hidup, dan transisi antarmuka yang sehalus gerakan kamera steadicam dalam film blockbuster. Fokus utamanya jelas: efisiensi, kreativitas tanpa batas, dan keamanan data yang tak tertembus.
Pemanfaatan Utama: Galaxy AI yang Lebih Manusiawi
Pemanfaatan paling signifikan dari One UI 8.5 terletak pada Galaxy AI yang kini jauh lebih proaktif. Jika sebelumnya AI bersifat reaktif (menunggu perintah), kini AI di One UI 8.5 mampu memahami konteks secara real-time.
- Photo Assist Berkelanjutan: Bagi para kreator konten, fitur ini memungkinkan pengeditan foto bertenaga AI dilakukan secara berantai tanpa harus menyimpan setiap perubahan satu per satu. Anda bisa menghapus objek, mengubah pencahayaan, dan memperluas latar belakang dalam satu alur kerja yang mulus.
- Meeting Assist 2.0: Dalam dunia profesional, fitur ini menjadi asisten pribadi yang mampu merangkum poin pembicaraan dari berbagai bahasa sekaligus memberikan saran balasan email berdasarkan hasil rapat tersebut.
- Social Composer: Pemanfaatan bagi pengguna media sosial sangat terasa; AI dapat membantu menyusun caption hingga ulasan produk secara otomatis berdasarkan foto yang Anda unggah ke galeri.
Ekosistem Tanpa Sekat dengan Storage Share
Salah satu lompatan besar dalam One UI 8.5 adalah pemanfaatan Storage Share. Fitur ini memungkinkan pengguna mengakses dokumen yang tersimpan di tablet Galaxy atau PC Samsung langsung dari aplikasi My Files di ponsel, tanpa perlu mengunduhnya terlebih dahulu. Pemanfaatan ini menghapus hambatan antara perangkat, menciptakan pengalaman “satu penyimpanan untuk semua” yang sangat membantu mobilitas tinggi.
Keamanan dan Kustomisasi Tanpa Batas
Dari sisi keamanan, Samsung memperkenalkan Failed Authentication Lock. Jika sistem mendeteksi percobaan akses ilegal yang berulang melalui sidik jari atau PIN, perangkat akan mengunci diri secara total dan mengirimkan lokasi terakhir ke perangkat terpercaya lainnya.
Untuk kustomisasi, pengguna kini memiliki kontrol penuh atas Quick Panel. Anda bisa mengubah ukuran slider kecerahan, mengatur ulang posisi tombol pengaturan cepat hingga ke sudut terkecil, dan menerapkan efek blur yang bisa disesuaikan melalui modul Home Up di Good Lock.
Ketersediaan dan Kesimpulan
One UI 8.5 dijadwalkan akan hadir secara bertahap pada kuartal pertama 2026. Selain seri flagship Galaxy S26, perangkat generasi sebelumnya seperti seri S25, Z Fold 7, dan beberapa model seri A kelas atas dipastikan akan menerima pembaruan ini.
Dengan kombinasi desain visual yang “sinematik” dan fungsionalitas AI yang pragmatis, One UI 8.5 menjawab pertanyaan tentang masa depan mobile computing: bukan tentang seberapa canggih ponsel Anda, tapi seberapa baik ia memahami kebutuhan Anda tanpa perlu sepatah kata pun.
