Industri smartphone tanah air kembali memanas di awal kuartal pertama 2026. Lini Tecno Camon 50 Series dipastikan segera meluncur ke pasar Indonesia setelah terpantau lolos sertifikasi TKDN dengan nilai komponen melampaui 35%. Mengusung peningkatan radikal pada sektor pencitraan dan daya tahan, seri ini diprediksi akan menjadi standar baru di kelas menengah (mid-range).
Berdasarkan data terbaru dari basis data P3DN Kemenperin dan bocoran global menjelang MWC 2026, Tecno akan menghadirkan setidaknya tiga varian utama: Tecno Camon 50 reguler, Camon 50 Pro 5G, dan kasta tertinggi Camon 50 Ultra. Ketiganya membawa bahasa desain futuristik yang lebih ramping meski mengemas kapasitas baterai yang jauh lebih besar dari generasi sebelumnya.
Kamera Flagship dengan Sensor Sony LYTIA
Sesuai DNA seri Camon yang berfokus pada fotografi, varian Camon 50 Ultra dan Pro dilaporkan akan menggunakan sensor Sony LYTIA 700C sebagai senjata utama. Sensor ini dikombinasikan dengan teknologi pixel binning mutakhir yang mampu menghasilkan foto malam hari dengan noise minimal dan rentang dinamis yang luas.
Untuk pertama kalinya di seri Camon, varian Ultra akan mengintegrasikan lensa periskop dengan kemampuan 20x SuperZoom dan dukungan OIS (Optical Image Stabilization) ganda. Tecno juga menyematkan fitur “AI LightMaster” yang mampu mengoptimasi warna kulit secara real-time saat perekaman video 4K 60fps, sebuah fitur yang biasanya hanya ditemukan pada perangkat kelas flagship.
Performa Gahar dan Baterai “Badak” 7000 mAh
Di sektor dapur pacu, Tecno Camon 50 Pro 5G diprediksi akan mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 8500 (fabrikasi 4nm). Chipset ini diklaim memiliki skor AnTuTu mendekati angka 1,2 juta poin, memberikan efisiensi daya tinggi sekaligus performa gaming yang stabil. Sementara itu, varian reguler kemungkinan akan menggunakan seri Helio G-Series terbaru atau Dimensity kelas 7000.
Salah satu kejutan terbesar adalah kapasitas baterai. Tecno berhasil membenamkan baterai hingga 7.000 mAh pada varian Pro, namun tetap mempertahankan ketebalan bodi di bawah 8mm. Pengisian daya cepat 80W Ultra Charge hadir untuk memastikan pengguna tidak perlu menunggu lama, didukung fitur bypass charging yang memungkinkan daya langsung mengalir ke mesin saat bermain game guna menjaga kesehatan baterai.
Layar LTPO 144Hz dan Durabilitas Militer
Visual menjadi daya tarik lain melalui panel AMOLED 1.5K dengan refresh rate adaptif hingga 144Hz. Layar ini memiliki tingkat kecerahan puncak mencapai 3.000 nits, membuatnya tetap terlihat jelas di bawah terik matahari langsung. Dari sisi durabilitas, seluruh lini Camon 50 Series kabarnya telah mengantongi sertifikasi IP69K, yang berarti tahan terhadap semprotan air tekanan tinggi dan suhu ekstrem.
Berikut adalah ringkasan estimasi spesifikasi Tecno Camon 50 Series:
| Fitur | Tecno Camon 50 Pro 5G (Estimasi) |
| Layar | 6.78″ AMOLED, 1.5K, 144Hz, LTPO |
| Chipset | MediaTek Dimensity 8500 (4nm) |
| RAM/Storage | 12GB+12GB Virtual / 256GB / 512GB |
| Kamera Utama | 50MP (Sony LYT-700C, OIS) + 50MP Tele + 8MP UW |
| Baterai | 7.000 mAh, 80W Fast Charging |
| OS | Android 16, HiOS 16 |
| Fitur Lain | IP69K, NFC, Speaker Bose, In-Display Fingerprint |
Prediksi Harga dan Ketersediaan
Meski belum ada pengumuman resmi mengenai harga di Indonesia, para analis memprediksi Tecno Camon 50 Series akan dibanderol mulai dari Rp2.800.000 untuk varian standar hingga Rp4.900.000 untuk varian Pro/Ultra. Dengan spesifikasi tersebut, Tecno dipastikan akan menjadi pesaing berat bagi seri Redmi Note 15 dan Poco X8 yang juga dijadwalkan meluncur di periode yang sama.
Peluncuran global diperkirakan akan mengambil panggung di Mobile World Congress (MWC) Barcelona pada Maret 2026, dengan jadwal masuk pasar Indonesia sesaat setelahnya.
