Infinix secara resmi memperkenalkan evolusi estetika digital terbarunya melalui desain interface XOS 16. Mengusung tema besar “Glow Space”, antarmuka berbasis Android 16 ini tidak hanya menawarkan perubahan warna, tetapi juga perombakan total pada arsitektur visual yang lebih mengutamakan transparansi, kedalaman (depth), dan pergerakan yang organik.
Langkah ini menandai pergeseran Infinix dari desain yang dulunya dianggap “ramai” menjadi jauh lebih minimalis dan premium, sejajar dengan tren desain antarmuka global tahun 2026 yang menekankan pada kenyamanan mata (eye comfort) dan efisiensi interaksi.
Cahaya dan Transparansi
Pilar utama dalam desain interface XOS 16 adalah penggunaan efek glassmorphism yang lebih halus. Panel notifikasi dan control center kini memiliki efek kaca buram yang dinamis, menyesuaikan warna berdasarkan wallpaper yang digunakan di latar belakang. Konsep ini menciptakan kohesi visual yang membuat antarmuka terasa lebih menyatu dan luas.
Selain itu, Infinix memperkenalkan Liquid Motion 3.0. Teknologi ini memastikan setiap gesekan jari pada layar menghasilkan respons animasi yang memiliki bobot fisik. Misalnya, saat pengguna menutup aplikasi, jendela akan “menciut” ke arah ikon asalnya dengan akselerasi yang mengikuti kecepatan usapan jari, memberikan sensasi kontrol yang lebih nyata.
Personalisasi Tanpa Batas dengan AI
XOS 16 membawa kustomisasi ke tingkat yang lebih personal. Fitur Smart Depth Wallpaper memungkinkan elemen jam pada lock screen masuk ke sela-sela subjek foto, menciptakan efek tiga dimensi yang memukau. Tidak hanya itu, sistem pewarnaan otomatis (seperti Material You pada Android standar) kini dikalibrasi ulang agar menghasilkan palet warna yang lebih kontras namun tetap lembut di mata.
Berikut adalah beberapa elemen visual kunci yang mengalami perubahan signifikan:
| Elemen Desain | Perubahan di XOS 16 |
| Ikon Aplikasi | Bentuk squircle yang lebih konsisten dengan bayangan lembut (soft shadow). |
| Typography | Font eksklusif “Infinix Sans” yang lebih ramping untuk keterbacaan tinggi. |
| Widget | Desain kartu (card-based) yang dapat ditumpuk untuk menghemat ruang. |
| Always-on Display | Penambahan opsi jam analog artistik dan status baterai minimalis. |
Interaksi Widget yang Lebih Hidup
Tidak hanya sekadar pajangan, widget di XOS 16 kini bersifat interaktif dan informatif. Melalui fitur Interactive Stack, pengguna dapat menggeser tumpukan widget untuk melihat informasi yang berbeda tanpa harus membuka aplikasi. Misalnya, widget pemutar musik kini terintegrasi langsung dengan kontrol volume dan daftar putar mini yang transparan di layar utama.
Pembaruan desain ini juga menyentuh bagian Dynamic Bar 2.0. Poni dinamis ini sekarang memiliki transisi yang lebih luwes saat menampilkan notifikasi panggilan, pengisian daya, atau rekaman suara, menjadikannya elemen yang fungsional sekaligus mempercantik estetika layar depan.
Estetika yang Menunjang Performa
Infinix membuktikan bahwa keindahan desain tidak harus mengorbankan kecepatan. Walaupun desain interface XOS 16 penuh dengan animasi dan efek transparansi, optimasi pada kernel sistem memastikan penggunaan konsumsi daya tetap efisien. Antarmuka ini dijadwalkan akan menyambangi pengguna secara global mulai akhir bulan ini, membawa angin segar bagi ekosistem perangkat Infinix di seluruh dunia.
