Grup vokal legendaris asal Irlandia, Westlife, baru saja menuntaskan dahaga rindu para penggemarnya di Indonesia lewat konser bertajuk “Westlife – A Gala Evening” yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Jakarta, pada Selasa malam (10/2/2026). Konser yang mengusung konsep orkestra megah ini menjadi salah satu panggung paling intim dan eksklusif sepanjang sejarah penampilan Shane, Nicky, Mark, dan Kian di tanah air.
Kesuksesan konser di Jakarta ini menyusul penampilan mereka di Surabaya dua hari sebelumnya. Ribuan penonton yang memadati venue tampak larut dalam nostalgia saat Westlife membawakan deretan hits abadi seperti “Swear It Again”, “Flying Without Wings”, hingga “My Love”. Namun, bagi Anda yang melewatkan momen emas ini, jangan berkecil hati. Pasalnya, tahun 2026 diprediksi akan menjadi tahun tersibuk Westlife dengan agenda tur dunia yang lebih masif.
Kolaborasi Megah dengan Magenta Orchestra
Berbeda dengan konser-konser sebelumnya yang kental dengan nuansa pop-enerjik, konser Westlife 2026 di Jakarta kali ini terasa jauh lebih elegan. Berkolaborasi dengan Magenta Orchestra besutan Andi Rianto, aransemen lagu-lagu Westlife diubah menjadi komposisi simfoni yang megah. Penggunaan instrumen gesek dan tiup memberikan dimensi baru pada lagu “I Have A Dream” yang dibawakan sebagai pembuka.
Promotor Folago Pro mengungkapkan bahwa tiket untuk kategori Diamond VIP seharga Rp2,95 juta dan Super VVIP seharga Rp3,25 juta telah ludes terjual hanya dalam hitungan jam sejak pembukaan presale Desember lalu. Hal ini membuktikan bahwa basis penggemar Westlife di Indonesia tetap solid dan tidak tergerus oleh tren musik baru.
Bocoran Tur Dunia “Westlife 25”
Bagi para pencari informasi konser Westlife 2026 yang belum sempat menonton di Jakarta, grup ini telah memberikan sinyal kuat mengenai jadwal tur mereka berikutnya. Mengutip dari laman resmi mereka, Westlife akan memulai “Westlife 25: The Anniversary World Tour” mulai September 2026 mendatang. Tur ini merupakan perayaan 25 tahun perjalanan karier mereka di industri musik dunia.
Rangkaian tur dunia tersebut dijadwalkan akan dimulai di Dublin, Irlandia, pada pertengahan September, disusul dengan rangkaian konser di Inggris, termasuk tiga malam berturut-turut di The O2 Arena, London pada Oktober 2026. Meski jadwal untuk Asia pada fase kedua belum dirilis secara resmi, rumor yang beredar di kalangan industri menyebutkan bahwa Westlife berencana kembali ke Asia Tenggara pada akhir tahun 2026 untuk menutup rangkaian perayaan perak mereka.
Dampak Ekonomi dan Antusiasme Penggemar
Tidak hanya dari sisi hiburan, kehadiran Westlife di awal tahun 2026 ini memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Emiten hiburan IRSX yang membawahi promotor konser ini melaporkan pendapatan hingga puluhan miliar rupiah dari penjualan tiket dan merchandise. Lokasi konser di PIK 2 juga mengalami lonjakan okupansi hotel dan aktivitas ekonomi di sekitar kawasan selama dua hari terakhir.
Dengan standar produksi yang semakin tinggi, Westlife membuktikan bahwa mereka bukan sekadar grup nostalgia, melainkan entitas musik yang mampu beradaptasi dengan konsep pertunjukan modern. Bagi para “Westlifers”, tahun 2026 masih menyimpan banyak kejutan yang patut dinantikan.
