Masalah Baterai iOS 26.3 Mulai Dikeluhkan: Kenapa iPhone Jadi Cepat Boros dan Bagaimana Solusinya?

goodside
4 Min Read

Hanya berselang beberapa hari setelah peluncuran resminya, gelombang keluhan mulai membanjiri forum komunitas Apple dan media sosial terkait masalah baterai iOS 26.3. Sejumlah besar pengguna melaporkan penurunan daya tahan baterai yang signifikan, dengan beberapa kasus ekstrem menunjukkan pengurangan daya hingga 20% hanya dalam satu jam penggunaan ringan. Fenomena ini memicu perdebatan mengenai apakah ini merupakan bug sistem atau sekadar proses penyesuaian perangkat lunak baru.

Mengapa Baterai iPhone Menjadi Boros Setelah Update?

Berdasarkan data log sistem yang dikumpulkan oleh para pengamat teknologi, penyebab utama dari masalah baterai iOS 26.3 ini bukanlah kerusakan pada sel baterai fisik, melainkan intensitas kerja prosesor di latar belakang. Saat iOS baru diinstal, sistem melakukan proses yang disebut re-indexing pada database foto, kontak, dan file sistem lainnya agar fitur pencarian cerdas berbasis AI dapat bekerja maksimal.

Pada versi iOS 26.3, beban ini bertambah karena adanya integrasi Siri Vision 3.0 yang terus memetakan ulang metadata visual di galeri pengguna. Proses ini memakan sumber daya komputasi yang besar dan secara otomatis menguras daya baterai lebih cepat dari biasanya. Apple biasanya menyatakan bahwa proses ini membutuhkan waktu 24 hingga 48 jam untuk selesai sebelum konsumsi daya kembali normal.

Model iPhone yang Paling Terdampak

Laporan yang masuk menunjukkan bahwa model iPhone lama, khususnya seri iPhone 16 dan iPhone 17, mengalami dampak yang paling parah. Pengguna seri ini mengeluhkan perangkat yang terasa hangat saat disentuh meski sedang tidak digunakan secara aktif. Hal ini mengindikasikan bahwa Neural Engine pada chipset lama bekerja ekstra keras untuk menjalankan algoritma efisiensi daya baru yang sebenarnya lebih dioptimalkan untuk seri iPhone 21.

Namun, pengguna model terbaru pun tidak sepenuhnya kebal. Beberapa pemilik iPhone 21 Pro melaporkan adanya background activity yang tidak wajar dari aplikasi pihak ketiga yang belum mendapatkan optimasi untuk arsitektur iOS 26.3.

Langkah Solusi Mengatasi Masalah Baterai

Sembari menunggu Apple merilis patch perbaikan (kemungkinan besar iOS 26.3.1), terdapat beberapa langkah praktis yang bisa Anda lakukan untuk memitigasi masalah baterai iOS 26.3:

  1. Berikan Waktu Penyesuaian: Biarkan iPhone Anda terhubung ke pengisi daya dan Wi-Fi semalaman. Ini mempercepat proses pengindeksan latar belakang sehingga sistem bisa lebih cepat “beristirahat”.
  2. Cek Konsumsi Baterai per Aplikasi: Buka Pengaturan > Baterai untuk melihat apakah ada aplikasi spesifik yang mengonsumsi daya secara abnormal. Jika ada, pertimbangkan untuk menghapus instalasi sementara atau mematikan Background App Refresh.
  3. Matikan Siri Vision Sementara: Jika Anda merasa suhu perangkat terlalu panas, mematikan fitur analisis visual Siri di pengaturan privasi dapat sedikit meringankan beban kerja chipset.
  4. Lakukan Force Restart: Kadang kala, proses sistem yang “nyangkut” setelah update dapat diselesaikan dengan melakukan restart paksa pada perangkat.

Bug atau Fitur?

Secara historis, setiap rilis mayor iOS selalu diiringi dengan keluhan baterai. Namun, pada iOS 26.3, ambisi Apple untuk menghadirkan AI lokal yang sangat intensif tampaknya mulai menekan batas kemampuan hardware seluler saat ini. Jika dalam waktu satu minggu performa baterai Anda tidak kunjung membaik, sangat disarankan untuk melakukan pengecekan ke penyedia layanan resmi untuk memastikan tidak adanya degradasi pada kesehatan baterai (Battery Health).

TAGGED:
Share This Article
Leave a Comment