Xiaomi Pad 8 vs Pad 7: Apakah Lompatan Performa dan Fitur AI Layak untuk Upgrade?

goodside
4 Min Read

Kehadiran Xiaomi Pad 8 di awal tahun 2026 ini memicu dilema klasik di kalangan pengguna tablet Android: apakah perlu melakukan upgrade atau tetap bertahan dengan seri sebelumnya? Perbandingan antara Xiaomi Pad 8 vs Pad 7 menjadi sangat relevan mengingat Xiaomi Pad 7 masih menjadi primadona di pasar tablet kelas menengah berkat performanya yang stabil. Namun, dengan integrasi AI yang lebih masif dan efisiensi daya yang lebih baik, Xiaomi Pad 8 menjanjikan standar baru produktivitas yang sulit diabaikan.

Perbedaan paling fundamental antara kedua perangkat ini terletak pada “otak” yang digunakan. Jika Xiaomi Pad 7 mengandalkan keandalan Snapdragon 8 Gen 2 yang perkasa di masanya, Xiaomi Pad 8 kini mengusung Snapdragon 8s Gen 4. Chipset terbaru ini tidak hanya menawarkan kenaikan skor benchmark sekitar 25 persen lebih tinggi, tetapi juga membawa NPU (Neural Processing Unit) yang dirancang khusus untuk menjalankan fitur-fitur AI secara lokal tanpa tergantung pada koneksi awan.

Layar dan Desain: Evolusi yang Halus namun Signifikan

Dari segi visual, sekilas kedua tablet ini tampak identik dengan bahasa desain all-metal unibody. Namun, saat layar dinyalakan, Xiaomi Pad 8 menunjukkan keunggulannya dengan panel 3.2K yang memiliki tingkat kecerahan puncak (peak brightness) hingga 1.100 nits, jauh melampaui Pad 7 yang berada di angka 600 nits.

Peningkatan ini sangat terasa bagi pengguna yang sering bekerja di luar ruangan atau di bawah pencahayaan terang. Selain itu, bezel pada Pad 8 sedikit lebih tipis, memberikan rasio layar-ke-bodi yang lebih luas, memberikan pengalaman imersif saat menikmati konten multimedia maupun saat mengerjakan desain grafis menggunakan Smart Pen generasi terbaru.

HyperOS 3: Pembeda Utama Sisi Perangkat Lunak

Dalam pertarungan Xiaomi Pad 8 vs Pad 7, sisi perangkat lunak menjadi medan tempur yang menarik. Meski Pad 7 dipastikan akan mendapatkan pembaruan, Xiaomi Pad 8 hadir langsung dengan HyperOS 3 berbasis Android 16. Sistem operasi ini membawa fitur “Contextual Intelligence” yang dapat mempelajari kebiasaan pengguna dalam membuka aplikasi.

Fitur unggulan seperti transkripsi suara real-time dan penerjemahan dokumen instan bekerja jauh lebih mulus di Pad 8 berkat optimasi Snapdragon 8s Gen 4. Bagi pengguna yang mengutamakan ekosistem, Pad 8 juga menawarkan latensi yang lebih rendah saat digunakan sebagai layar sekunder bagi laptop, sebuah fitur yang sering kali terasa sedikit tertinggal pada Pad 7.

Daya Tahan Baterai dan Kecepatan Pengisian

Xiaomi Pad 8 membawa kapasitas baterai yang sedikit lebih besar, yakni 9.200 mAh dibandingkan 8.850 mAh pada Pad 7. Berkat fabrikasi 3nm pada chipset terbarunya, daya tahan baterai Pad 8 diklaim mampu bertahan hingga 16 jam penggunaan aktif, dua jam lebih lama daripada pendahulunya. Menariknya, Xiaomi tetap mempertahankan teknologi pengisian cepat yang efisien, memastikan perangkat siap digunakan kembali dalam waktu singkat meski kapasitas baterainya meningkat.

Mana yang Harus Anda Pilih?

Secara harga, saat ini Xiaomi Pad 7 telah mengalami koreksi harga ke angka Rp4,7 jutaan, sementara Xiaomi Pad 8 diperkirakan akan dipasarkan mulai dari Rp5,5 jutaan. Selisih harga sekitar Rp800 ribu hingga Rp1 juta ini menjadi penentu utama.

Jika Anda adalah pengguna profesional yang membutuhkan fitur AI terbaru, layar yang lebih cerah, dan dukungan pembaruan jangka panjang, Xiaomi Pad 8 adalah investasi yang sangat layak. Namun, bagi pengguna yang memiliki anggaran terbatas dan hanya membutuhkan tablet untuk hiburan dasar atau tugas administratif ringan, Xiaomi Pad 7 masih tetap menjadi tablet yang sangat kompetitif di tahun 2026.

TAGGED:
Share This Article
Leave a Comment