Panggung kompetitif Mobile Legends Malaysia resmi menyambut “pemeran utama” baru. Setelah berbulan-bulan spekulasi menghiasi lini masa, teka-teki mengenai roster RRQ MPL Malaysia untuk Season 17 akhirnya mulai terkuak. Organisasi raksasa asal Indonesia ini dikabarkan membawa formula “Blockbuster” dengan mengombinasikan talenta veteran Indonesia dan talenta lokal potensial Malaysia untuk menantang dominasi Selangor Red Giants (SRG).
Dalam pengumuman terbaru yang mengguncang bursa transfer, nama Rendy “Dyrennn” Syahputra mencuat sebagai ujung tombak di posisi EXP Laner. Dyrennn, yang sebelumnya menjadi bagian dari narasi panjang RRQ Hoshi di Indonesia, diproyeksikan menjadi kapten lapangan yang membawa mentalitas juara ke dalam skuad Malaysia ini. Tak sendirian, ia kabarnya didampingi oleh Ivann, eks roamer Alter Ego dan EVOS, yang akan berperan sebagai sutradara di dalam Land of Dawn.
Komposisi Pemain: Perpaduan Dua Negara
Berdasarkan data yang dihimpun, berikut adalah perkiraan kuat roster RRQ MPL Malaysia Season 17:
| Role | Pemain | Asal Negara |
| EXP Laner | Dyrennn | Indonesia |
| Jungler | Garry | Malaysia |
| Midlaner | Kyym | Malaysia |
| Goldlaner | Rough | Malaysia |
| Roamer | Ivann | Indonesia |
Masuknya Garry, Kyym, dan Rough menunjukkan bahwa RRQ tidak ingin sekadar “menjajah” dengan pemain asing. Mereka tetap menghargai kearifan lokal Malaysia dengan merekrut talenta muda yang memiliki mekanik tinggi. Sinergi ini menjadi alur cerita menarik; mampukah pemain Indonesia beradaptasi dengan ritme permainan Malaysia yang cenderung lebih disiplin secara objektif?
Sistem Franchise dan Ekspansi Strategis
Keputusan CEO RRQ, Andrian Pauline (Pak AP), untuk mengambil slot franchise di MPL MY Season 17 adalah langkah bisnis sekaligus gengsi. Setelah sukses dengan RRQ Kaito di Filipina (MDL), ekspansi ke Malaysia dianggap sebagai babak baru untuk memperluas basis penggemar “Kingdom” di Asia Tenggara.
Sistem kemitraan baru yang diterapkan Moonton di Malaysia memberikan stabilitas bagi tim. Tidak ada lagi ancaman degradasi, yang berarti RRQ memiliki waktu lebih panjang untuk membangun chemistry jangka panjang layaknya sebuah produksi film waralaba yang dipersiapkan untuk banyak sekuel.
Menanti “Premiere” di Bulan Maret
Pertarungan sesungguhnya akan dimulai pada Maret 2026. Tantangan terbesar bagi roster ini bukan hanya komunikasi antar-pemain, melainkan ekspektasi besar dari para penggemar. RRQ datang ke Malaysia bukan sebagai pelengkap, melainkan sebagai penantang gelar.
Kehadiran tim-tim besar lain seperti Bigetron (melalui Bigetron by Vitality) di liga yang sama semakin mempertegas bahwa MPL Malaysia kini menjadi medan tempur elit. Para analis memprediksi bahwa debut RRQ Malaysia akan menjadi pertandingan dengan peak views tertinggi di minggu pembuka.
Apakah Dyrennn dan kawan-kawan mampu memberikan akhir bahagia (happy ending) bagi Kingdom Malaysia, atau justru harus mengakui keunggulan sang juara bertahan SRG? Semua mata kini tertuju pada pengumuman resmi di kanal YouTube Team RRQ yang dijadwalkan dalam waktu dekat.
