Huawei kembali menggebrak pasar ponsel lipat global dengan mengonfirmasi kehadiran HUAWEI Mate X7 di Indonesia pada 5 Maret 2026. Membawa semangat “tanpa kompromi”, perangkat ini tidak hanya memecahkan rekor desain ultra-tipis, tetapi juga memperkenalkan standar durabilitas baru yang selama ini dianggap mustahil bagi sebuah perangkat foldable.
Lompatan terbesar yang menjadi fitur unggulan Huawei Mate X7 adalah sertifikasi ganda IP58 dan IP59. Jika standar IPX8 pada kompetitor hanya menjamin ketahanan air diam, IP59 memungkinkan Mate X7 tahan terhadap semprotan air bertekanan tinggi dengan suhu hingga 80°C. Ini adalah pencapaian rekayasa material yang menempatkan Mate X7 sebagai ponsel lipat paling tangguh di dunia saat ini.
Tipis Namun “Baja”
Secara fisik, Huawei berhasil memangkas ketebalan perangkat hingga hanya 4,5 mm saat dibentangkan dan 9,5 mm saat terlipat. Dengan bobot hanya 236 gram, ponsel ini terasa lebih ringan dari mayoritas ponsel flagship konvensional.
Ketangguhan ini didukung oleh struktur layar dalam 3-layer Composite Ultra-Tough yang meningkatkan ketahanan tekukan hingga 100%. Untuk bagian luar, Huawei menyematkan Crystal Armour Kunlun Glass yang diklaim 25 kali lebih tahan jatuh dibandingkan kaca standar. Singkatnya, Huawei ingin menghapus stigma bahwa ponsel lipat itu “manja” dan rapuh.
Kamera XMAGE: Definisi Baru Fotografi Foldable
Sektor kamera tetap menjadi primadona. Mate X7 membawa sistem kamera XMAGE dengan sensor utama 50 MP RYYB yang memiliki variable aperture fisik f/1.4 hingga f/4.0. Fitur ini memungkinkan pengguna mengatur kedalaman bidang (bokeh) dan asupan cahaya secara presisi, mirip dengan kamera profesional.
Selain itu, terdapat kamera Telefoto Makro 50 MP dengan kemampuan 3.5x optical zoom yang bisa memotret objek sekecil apa pun dari jarak hanya 12 cm. Berkat teknologi True-to-Color Camera generasi kedua, akurasi warna yang dihasilkan meningkat 43% lebih natural, bahkan di bawah pencahayaan ruangan yang kompleks.
Performa AI dan Daya Tahan Baterai
Di balik dapur pacunya, Mate X7 ditenagai oleh chipset Kirin 9030 Pro yang dioptimalkan untuk sistem operasi HarmonyOS NEXT. Integrasi ini menghadirkan fitur AI tingkat lanjut seperti AI Remove untuk menghapus objek foto secara instan dan AI Best Expression untuk memastikan semua orang di foto grup terlihat tersenyum sempurna.
Untuk urusan daya, Huawei menyisipkan baterai silikon-karbon berkapasitas besar 5.600 mAh. Meski bodinya sangat tipis, baterai ini mendukung pengisian cepat 66W SuperCharge dan 50W Wireless Charging, memastikan pengguna tetap produktif sepanjang hari tanpa perlu terus menempel pada stopkontak.
Ketersediaan dan Harga
Huawei Mate X7 akan tersedia dalam tiga pilihan warna elegan: Brocade White, Nebula Red, dan Black. Meski harga resmi untuk pasar Indonesia baru akan diumumkan pada hari peluncuran, bocoran di pasar global menunjukkan angka di kisaran Rp30 jutaan untuk varian standar.
Selama periode pre-order yang dimulai akhir Februari ini, Huawei Indonesia menawarkan paket bonus senilai hingga Rp13,1 juta, termasuk asuransi layar dan perangkat wearable kelas atas. Bagi Anda yang mendambakan perpaduan antara kemewahan, produktivitas, dan ketahanan ekstrem, Mate X7 tampaknya tidak memiliki lawan seimbang di kelasnya tahun ini.
