Bocoran Desain Infinix Note 60 Ultra: Sentuhan Mewah Pininfarina dan Revolusi Layar Sekunder

goodside
3 Min Read

Infinix kembali menggebrak panggung industri mobile menjelang perhelatan MWC 2026. Fokus perhatian publik kini tertuju pada desain Infinix Note 60 Ultra, varian kasta tertinggi dari seri Note terbaru yang dikabarkan membawa lompatan estetika paling radikal dalam sejarah perusahaan. Kolaborasi eksklusif dengan rumah desain legendaris Italia, Pininfarina, menjadi tulang punggung dari identitas visual perangkat ini.

Bocoran render terbaru menunjukkan bahwa Infinix Note 60 Ultra meninggalkan bahasa desain konvensional. Bagian belakang perangkat didominasi oleh modul kamera masif yang melintang hampir di seluruh lebar bodi. Yang menarik, di dalam modul tersebut tertanam sebuah layar sekunder “Active Matrix” yang berfungsi menampilkan notifikasi, status baterai, hingga widget cuaca. Pendekatan ini disebut-sebut sebagai jawaban Infinix untuk memberikan pengalaman Always-on Display yang lebih fungsional tanpa menguras baterai utama.

Secara ergonomi, desain Infinix Note 60 Ultra mengadopsi konsep supercar yang menjadi ciri khas Pininfarina. Garis-garis tegas namun tetap aerodinamis terlihat pada lekukan bodi sampingnya. Infinix menggunakan material high-grade titanium alloy pada bingkai tengah, memberikan kesan kokoh sekaligus ringan. Meski menggendong baterai raksasa berkapasitas 7.000 mAh, ketebalan ponsel ini secara ajaib tetap terjaga di bawah 8mm, sebuah pencapaian rekayasa desain yang patut diacungi jempol.

Beralih ke sisi depan, perangkat ini mengusung layar AMOLED 6,78 inci dengan resolusi 1,5K. Desain layarnya menggunakan teknik 2.5D Curved Glass pada keempat sisinya, menciptakan ilusi visual tanpa bezel (zero-bezel). Refresh rate 144Hz yang disematkan memastikan transisi antarmuka XOS 16 berjalan sangat mulus. Tidak ada lagi poni; sebuah punch-hole ultra-kecil di posisi tengah menjadi rumah bagi kamera selfie 32MP, menjaga integritas layar agar tetap bersih untuk konsumsi multimedia.

Detail unik lainnya pada desain Infinix Note 60 Ultra adalah kehadiran strip LED “Glyph-style” di sekitar modul kamera belakang. Berbeda dengan generasi sebelumnya, pencahayaan ini kini bersifat adaptif, mampu berubah warna sesuai dengan genre musik yang diputar atau intensitas notifikasi yang masuk. Infinix tampaknya ingin memposisikan Note 60 Ultra bukan sekadar alat komunikasi, melainkan fashion statement bagi penggunanya di tahun 2026.

Di balik keindahan fisiknya, Note 60 Ultra tetap menjadi “monster” performa berkat dukungan chipset MediaTek Dimensity 8400 Ultimate. Namun, jelas sekali bahwa daya tarik utama yang ingin dijual Infinix kali ini adalah impresi pertama saat mata memandang. Dengan perpaduan estetika otomotif kelas dunia dan teknologi layar ganda, Note 60 Ultra diprediksi akan menjadi standar baru bagi desain smartphone di segmen upper mid-range.

Sejauh ini, pihak Infinix Indonesia belum memberikan tanggal rilis resmi untuk pasar tanah air. Namun, melihat masifnya bocoran desain yang beredar, kehadiran perangkat ini tampaknya tinggal menunggu hitungan minggu.

Share This Article
Leave a Comment