Harga PS 6: Bocoran Estimasi di Indonesia dan Dampak Kelangkaan Chip AI

goodside
4 Min Read

Spekulasi mengenai nilai investasi yang harus disiapkan para gamer untuk generasi konsol berikutnya mulai menemui titik terang. Memasuki Februari 2026, bocoran rantai pasokan dari analis industri menunjukkan bahwa harga PS 6 kemungkinan besar akan mencatatkan rekor baru sebagai konsol mainstream termahal Sony, dengan estimasi harga global mulai dari USD 599 hingga USD 799 (sekitar Rp 9,5 juta hingga Rp 12,7 juta).

Kenaikan ini dipicu oleh lonjakan harga komponen memori GDDR7 dan persaingan ketat mendapatkan fabrikasi 2nm dari TSMC, yang saat ini didominasi oleh perusahaan penyedia infrastruktur AI. Meskipun Sony belum mengeluarkan pernyataan resmi, dokumen internal yang bocor menunjukkan upaya perusahaan untuk menekan harga melalui model bisnis berbasis layanan (subscription-first).

Strategi Harga Dua Jalur: Base vs. Premium

Laporan dari Financial Times edisi Februari 2026 menyebutkan bahwa Sony sedang mempertimbangkan strategi peluncuran dua SKU (Stock Keeping Unit) sekaligus untuk harga PS 6. Langkah ini diambil untuk mengakomodasi gamer dengan budget berbeda tanpa mengorbankan prestise teknologi.

  • PS 6 Digital Edition: Diprediksi akan dibanderol sekitar USD 549 (Rp 8,7 jutaan). Versi ini akan sepenuhnya mengandalkan cloud dan storage internal tanpa drive disk.
  • PS 6 Standard Edition: Dengan drive disk fisik dan kapasitas penyimpanan lebih besar, diprediksi menyentuh angka USD 649 (Rp 10,3 jutaan).

Angka ini selisih cukup signifikan dibandingkan saat peluncuran PS5 tahun 2020 lalu, namun para analis menilai harga ini “masuk akal” mengingat kemampuan hardware yang diklaim mampu menjalankan resolusi 4K native pada 120 FPS secara konsisten.

Estimasi Harga PS 6 di Indonesia

Untuk pasar Indonesia, variabel pajak impor dan margin pengecer resmi (Authorized Reseller) seringkali membuat harga akhir lebih tinggi dari konversi mata uang murni. Berdasarkan tren harga PS5 Pro di awal tahun ini, harga PS 6 di Indonesia diprediksi akan berada di kisaran:

Estimasi Retail Indonesia: Rp 10.999.000 – Rp 13.499.000

Harga tersebut kemungkinan besar sudah termasuk paket kontroler DualSense 2.0 terbaru dan akses uji coba PlayStation Plus Deluxe selama tiga bulan.

Mengapa Harganya Melambung?

Ada tiga faktor utama yang mempengaruhi harga PS 6 di tahun 2026:

  1. Krisis RAM Global: Permintaan server AI yang masif untuk chip HBM dan GDDR7 membuat harga memori melonjak hingga 40% dibandingkan tahun sebelumnya.
  2. Arsitektur Zen 6 AMD: Chipset kustom terbaru ini memiliki biaya lisensi dan produksi yang lebih tinggi karena menggunakan proses fabrikasi paling mutakhir.
  3. Integrasi NPU: Adanya unit pemroses kecerdasan buatan khusus untuk fitur upscaling PSSR 2.0 menambah beban biaya material (BoM) secara keseluruhan.

Strategi Sony Melawan Inflasi

Untuk memitigasi harga konsol yang semakin mahal, Sony dikabarkan akan memperluas program “Trade-in” secara global. Di Indonesia, pemilik PS5 Pro diprediksi bisa mendapatkan potongan hingga Rp 5 juta jika melakukan tukar tambah saat peluncuran PS 6 nanti. Hal ini dianggap sebagai cara paling efektif untuk mempertahankan basis pengguna setia agar tetap berada di ekosistem PlayStation.

Dengan rilisnya Grand Theft Auto VI yang kini menjadi standar grafis baru, Sony sadar bahwa konsumen bersedia membayar lebih asal performa yang ditawarkan mampu menghadirkan pengalaman visual yang tak tertandingi oleh PC gaming di rentang harga yang sama.

TAGGED:
Share This Article
Leave a Comment