Memasuki kuartal pertama tahun 2026, antusiasme terhadap sistem operasi terbaru milik Google mulai memuncak. Banyak pengguna bertanya-tanya, apa nama untuk Android 17? Google secara internal telah mengonfirmasi bahwa Android 17 akan mengusung nama kode “Cinnamon Bun”. Nama yang diambil dari roti gulung kayu manis yang populer di Eropa dan Amerika ini melanjutkan tradisi alfabetis baru yang dimulai sejak perubahan model pengembangan Google tahun lalu.
Kembalinya Tradisi Alfabetis “C”
Setelah Android 16 menggunakan nama kode “Baklava” (huruf B) pada tahun 2025, Android 17 secara logis berlanjut ke huruf C. Pemilihan nama “Cinnamon Bun” juga menandai kembalinya keteraturan abjad dalam sistem penamaan internal Google setelah sempat mengalami pergeseran akibat transisi ke proyek Trunk Stable.
Meskipun secara publik Google hanya akan memasarkannya sebagai “Android 17”, nama Cinnamon Bun sudah mulai muncul di berbagai baris kode Android Open Source Project (AOSP) dan API Level 37. Nama ini memberikan sentuhan nostalgia bagi para penggemar yang merindukan era Android KitKat atau Lollipop, meski kini nama-nama manis tersebut hanya digunakan untuk keperluan internal pengembang.
Fitur Unggulan: Fokus pada AI dan Privasi
Berdasarkan bocoran dari versi Developer Preview yang baru saja dirilis, Android 17 “Cinnamon Bun” tidak hanya membawa nama baru, tetapi juga perombakan fitur yang signifikan. Fokus utama Google tahun ini tampaknya tertuju pada integrasi kecerdasan buatan (AI) yang lebih mendalam dan keamanan data.
Salah satu fitur yang paling dinantikan adalah “Universal Clipboard” lintas perangkat. Fitur ini memungkinkan pengguna menyalin teks atau gambar di ponsel Android dan menempelkannya (paste) secara instan di tablet atau PC Windows yang terhubung ke akun Google yang sama. Selain itu, terdapat fitur “App Lock” bawaan yang memungkinkan pengguna mengunci aplikasi spesifik menggunakan biometrik tanpa perlu aplikasi pihak ketiga.
Dari sisi visual, Android 17 memperkenalkan bahasa desain Material 3 Expressive. Pembaruan ini memberikan animasi yang lebih halus, transisi layar yang lebih responsif, serta kustomisasi widget yang lebih dinamis di layar kunci (lock screen), sebuah fitur yang sempat hilang di beberapa versi sebelumnya.
Jadwal Rilis dan Perangkat yang Mendukung
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Google diperkirakan akan meluncurkan versi stabil Android 17 pada Juni 2026. Jadwal ini sedikit lebih awal dibandingkan pola rilis tradisional di bulan Agustus/September, sebuah langkah strategis agar perangkat flagship terbaru yang meluncur di akhir tahun sudah bisa menggunakan OS ini secara langsung.
Perangkat Google Pixel, mulai dari seri Pixel 6 hingga yang terbaru Pixel 10, dipastikan akan menjadi yang pertama mencicipi manisnya “Cinnamon Bun”. Produsen besar lainnya seperti Samsung, Xiaomi, dan Oppo diprediksi akan menyusul dengan versi beta mereka sendiri pada kuartal ketiga 2026.
Nostalgia Nama Dessert Android
Penggunaan nama Cinnamon Bun mengingatkan kita pada sejarah panjang Android. Sejak Android 1.5 Cupcake, Google selalu menggunakan nama makanan penutup secara berurutan. Meskipun sempat “berhenti” secara publik di Android 10 (Quince Tart), tradisi ini terbukti tetap hidup di hati komunitas pengembang. Berikut adalah kilas balik singkat penamaan Android dalam lima tahun terakhir:
- Android 13: Tiramisu
- Android 14: Upside Down Cake
- Android 15: Vanilla Ice Cream
- Android 16: Baklava
- Android 17: Cinnamon Bun
Dengan segala pembaruan yang dibawa, Android 17 bukan sekadar perubahan angka versi, melainkan langkah besar Google dalam menyempurnakan ekosistem digital yang lebih terintegrasi dan cerdas bagi miliaran penggunanya di seluruh dunia.
