Industri gaming kembali bergejolak seiring munculnya bocoran dokumen internal mengenai suksesor konsol tersukses Sony. Perbandingan fitur PS 5 dan PS 6 menunjukkan adanya jurang performa yang signifikan, di mana PS6 diprediksi akan mengusung teknologi AI bernama “Project Amethyst” dan performa grafis hingga tiga kali lipat lebih kuat dibandingkan PS5 standar.
Lompatan generasi ini tidak lagi hanya soal resolusi 4K atau 8K, melainkan efisiensi berbasis machine learning. Jika PS5 mengandalkan kekuatan mentah hardware, PS6 dirancang untuk menjadi konsol pertama yang sepenuhnya “AI-native”.
Performa Hardware: Dominasi Zen 6 dan Memori 30GB
Berdasarkan data teknis terbaru, PS6 akan meninggalkan arsitektur Zen 2 yang digunakan PS5. Konsol masa depan ini diperkirakan menggunakan chipset AMD berkode “Orion” dengan arsitektur Zen 6.
| Fitur Utama | PlayStation 5 (Standar) | PlayStation 6 (Rumor 2026) |
| Arsitektur CPU | AMD Zen 2 (8-core) | AMD Zen 6 (Hybrid 10-core) |
| GPU Compute Units | 36 CUs RDNA 2 | 54 CUs RDNA 5 |
| Kapasitas RAM | 16GB GDDR6 | 30GB GDDR7 |
| Bandwidth Memori | 448 GB/s | 640 GB/s |
| Fitur Unggulan | SSD Ultra High Speed | AI-Native “Amethyst” |
Penggunaan memori 30GB GDDR7 pada PS6 adalah jawaban Sony terhadap kebutuhan aset game open-world yang semakin masif. Sebagai perbandingan, bandwidth PS6 mencapai 640 GB/s, jauh melampaui PS5 yang hanya berada di angka 448 GB/s.
Revolusi “Project Amethyst” dan PSSR
Salah satu poin paling krusial dalam perbandingan fitur PS 5 dan PS 6 adalah kehadiran Project Amethyst. Ini merupakan teknologi akselerasi hardware khusus untuk Ray Tracing (RT) dan AI-Upscaling.
Jika pada PS5 fitur Ray Tracing sering kali memaksa pemain memilih antara mode Performance (60 FPS) atau Fidelity (30 FPS), PS6 bertujuan menghapus kompromi tersebut. Dengan integrasi PlayStation Spectral Super Resolution (PSSR) versi terbaru, PS6 diproyeksikan mampu menjalankan game pada resolusi 4K native dengan Ray Tracing aktif secara stabil di 120 FPS.
Backward Compatibility dan Ekosistem Handheld
Sony tampaknya tidak ingin mengulangi kesalahan masa lalu. PS6 dipastikan memiliki fitur backward compatibility penuh terhadap semua pustaka game PS4 dan PS5. Menariknya, terdapat rumor kuat mengenai perangkat pendamping berkode “Canis”, sebuah handheld bertenaga yang mampu memainkan game PS6 secara cloud maupun lokal dengan penyesuaian grafis.
Kapan Harus Upgrade?
Melihat siklus hidup konsol, PS5 saat ini baru saja memasuki fase matang, apalagi dengan hadirnya varian Pro. Namun, bagi Anda yang mengejar realisme visual tanpa batas dan integrasi AI yang mendalam, PS6 adalah lompatan yang layak ditunggu. Analis memperkirakan PS6 akan mulai diperkenalkan pada akhir 2027 dengan target rilis global di 2028.
Meskipun PS5 masih sangat mumpuni untuk menjalankan judul-judul AAA saat ini, bayang-bayang PS6 dengan arsitektur RDNA 5 jelas menawarkan masa depan yang sulit diabaikan oleh para antusias teknologi.
