Antisipasi terhadap sekuel film bencana Greenland (2020) mencapai puncaknya menjelang penayangan resminya pekan ini. Fokus utama penonton tertuju pada profil pemain Greenland 2: Migration, yang menjanjikan kombinasi apik antara wajah-wajah lama yang ikonik dan jajaran aktor berbakat yang baru saja bergabung dalam petualangan keluarga Garrity.
Gerard Butler dan Morena Baccarin dipastikan kembali memimpin lini depan sebagai pasangan John dan Allison Garrity. Sekuel bertajuk Migration ini mengambil latar waktu lima tahun setelah peristiwa hantaman komet Clarke, di mana keluarga Garrity harus meninggalkan bunker mereka di Greenland untuk mencari rumah baru di daratan Eropa yang telah membeku.
Reuni Inti Keluarga Garrity
Dalam profil pemain Greenland 2: Migration, nama Gerard Butler tetap menjadi magnet utama. Butler kembali memerankan John Garrity, seorang insinyur struktural yang kini bertransformasi menjadi pemimpin bertahan hidup bagi keluarganya. Kembalinya Butler memberikan rasa kontinuitas yang kuat bagi para penggemar film pertama yang menyukai pendekatan emosionalnya terhadap genre disaster movie.
Mendampinginya, Morena Baccarin kembali sebagai Allison Garrity. Baccarin, yang dikenal lewat perannya dalam Deadpool, membawa kedalaman karakter seorang ibu yang tangguh di tengah keputusasaan. Namun, perhatian khusus jatuh pada karakter Nathan Garrity. Jika pada film pertama diperankan oleh Roger Dale Floyd, dalam sekuel ini peran Nathan diambil alih oleh aktor muda berbakat, Roman Griffin Davis. Davis sebelumnya mencuri perhatian dunia lewat akting memukaunya di film Jojo Rabbit. Pergantian ini dilakukan untuk menyesuaikan perkembangan karakter Nathan yang kini telah tumbuh menjadi remaja di dunia pasca-apokaliptik yang keras.
Jajaran Pemain Pendukung dan Karakter Baru
Selain trio utama, profil pemain Greenland 2: Migration juga diramaikan oleh deretan aktor internasional yang menambah skala cerita. Aktris Amber Rose Revah, yang populer lewat serial The Punisher, bergabung dalam peran yang masih dirahasiakan namun diprediksi menjadi sekutu penting bagi keluarga Garrity.
Daftar pemeran juga mencantumkan nama William Abadie (dikenal lewat Emily in Paris) yang berperan sebagai Denis Laurent, serta Tommie Earl Jenkins sebagai Jenderal Sharpe. Kehadiran tokoh-tokoh militer dan teknokrat ini mengindikasikan adanya konflik terorganisir di luar bunker, bukan sekadar perjuangan melawan alam. Aktor lain seperti Trond Fausa Aurvåg, Sophie Thompson, dan Peter Polycarpou juga turut memperkuat jajaran ensemble cast yang diarahkan kembali oleh sutradara Ric Roman Waugh.
Sinergi Pemain di Bawah Arahan Ric Roman Waugh
Keberhasilan Greenland pertama banyak dipuji karena chemistry antar pemainnya yang terasa nyata di tengah kehancuran CGI. Ric Roman Waugh kembali menekankan pentingnya performa akting yang membumi dalam sekuel ini. Dengan anggaran yang diperkirakan mencapai 90 juta USD, fokus produksi tidak hanya pada efek visual, tetapi juga pada perkembangan emosional para karakter saat mereka bermigrasi melintasi reruntuhan peradaban.
STXfilms dan Lionsgate sebagai rumah produksi memastikan bahwa transisi pemain, terutama peran Nathan, akan terasa organik dalam alur cerita. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 7 Januari 2026. Bagi para pencinta genre thriller-survival, melihat bagaimana profil pemain yang solid ini berinteraksi di layar lebar tentu menjadi alasan kuat untuk tidak melewatkan Greenland 2: Migration.
