Kabar gembira bagi para pemburu smartphone mid-range di Tanah Air. Samsung Galaxy A57 dipastikan akan segera menyapa konsumen Indonesia dalam waktu dekat. Hal ini terkonfirmasi setelah perangkat misterius Samsung dengan nomor model SM-A576B resmi mengantongi sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin).
Pantauan kami pada Jumat (13/2/2026), perangkat yang diyakini kuat sebagai Samsung Galaxy A57 tersebut muncul di situs P3DN Kemenperin dengan nilai TKDN mencapai 39,60%. Pencapaian ini melampaui ambang batas minimum 35%, yang berarti Samsung telah mendapat lampu hijau secara regulasi untuk memasarkan suksesor Galaxy A56 ini di pasar domestik.
Sinyal Peluncuran Maret 2026
Lolosnya uji TKDN biasanya menjadi “gerbang terakhir” sebelum sebuah ponsel diluncurkan secara resmi. Jika merujuk pada pola peluncuran tahun-tahun sebelumnya, Samsung seri A5X selalu debut di kuartal pertama. Kehadiran sertifikasi ini di pertengahan Februari memperkuat dugaan bahwa Samsung Galaxy A57 akan diperkenalkan secara resmi pada awal hingga pertengahan Maret 2026.
Tidak hanya Galaxy A57, saudaranya yang lebih terjangkau, Galaxy A37 (SM-A376B), kabarnya juga telah terpantau masuk dalam daftar sertifikasi yang sama, menandakan Samsung akan melakukan pembaruan massal pada lini seri A mereka.
Bocoran Spesifikasi: Lebih Tipis, Lebih Bertenaga
Berdasarkan bocoran dari basis data TENAA dan Geekbench, Samsung Galaxy A57 membawa perubahan desain yang cukup radikal. Ponsel ini dirumorkan tampil dengan bodi yang jauh lebih ramping, yakni hanya 6,9 mm. Meskipun tipis, Samsung tidak mengorbankan kapasitas baterai yang tetap bertahan di angka 5.000 mAh dengan dukungan pengisian cepat (fast charging) yang kini ditingkatkan menjadi 45W.
Di sektor dapur pacu, Samsung kabarnya menyematkan chipset terbaru Exynos 1680 berfabrikasi 4nm. Chipset ini digadang-gadang memiliki efisiensi suhu yang lebih baik serta peningkatan performa GPU berkat arsitektur AMD RDNA terbaru. Untuk urusan layar, pengguna akan dimanjakan dengan panel Super AMOLED 6,6 inci beresolusi Full HD+ dengan refresh rate adaptif 120Hz yang sangat mulus.
Sektor fotografi masih menjadi jualan utama. Galaxy A57 diprediksi membawa konfigurasi tiga kamera belakang dengan sensor utama 50 MP (OIS), lensa ultrawide 12 MP, dan lensa makro 5 MP. Samsung kabarnya meningkatkan algoritma Nightography untuk hasil foto minim cahaya yang lebih tajam dan minim noise.
Prediksi Harga di Indonesia
Meskipun Samsung Indonesia belum memberikan pernyataan resmi mengenai harga, para pengamat teknologi memprediksi Galaxy A57 akan tetap berada di rentang harga kompetitif. Berikut adalah estimasi harga berdasarkan tren pasar:
- Varian 8GB/256GB: Rp 6.499.000 – Rp 6.799.000
- Varian 12GB/256GB: Rp 7.299.000 – Rp 7.499.000
Dengan dukungan pembaruan sistem operasi (Android) hingga 6 tahun ke depan dan antarmuka One UI 8 berbasis Android 16, Samsung Galaxy A57 tampaknya akan kembali menjadi “raja” di kelas menengah tahun ini. Bagi Anda yang berencana mengganti ponsel, sepertinya menahan diri hingga bulan depan adalah keputusan yang bijak.
