Sinopsis I Am Legend: Perjuangan Menegangkan Will Smith di Bioskop Trans TV 20 Februari 2026

goodside
4 Min Read

Bioskop Trans TV malam ini, Jumat, 20 Februari 2026, pukul 21.30 WIB akan menayangkan salah satu mahakarya sinema pasca-apokaliptik terbaik, I Am Legend. Film yang dibintangi oleh aktor papan atas Will Smith ini menyajikan narasi mencekam tentang isolasi total, keputusasaan di Manhattan, dan perjuangan manusia terakhir di muka bumi melawan mutan yang haus darah.

Bagi Anda pencinta genre sci-fi thriller, tayangan ini menjadi pilihan utama dalam jadwal Trans TV 20 Februari 2026. Mengambil latar Kota New York yang telah berubah menjadi hutan beton tak berpenghuni, I Am Legend bukan sekadar film aksi biasa, melainkan sebuah studi mendalam tentang ketahanan mental manusia di tengah kesunyian yang mematikan.

Detail Informasi Film I Am Legend

Sebelum menyaksikan ketegangannya malam nanti, berikut adalah detail teknis film I Am Legend:

  • Sutradara: Francis Lawrence
  • Pemeran Utama: Will Smith, Alice Braga, Dash Mihok, Charlie Tahan
  • Tahun Rilis: 2007
  • Genre: Aksi, Sci-Fi, Thriller
  • Durasi: 101 Menit
  • Produksi: Warner Bros. Pictures

Sinopsis Lengkap I Am Legend: Virus Krippin dan Kepunahan Manusia

Cerita dalam sinopsis I Am Legend bermula dari sebuah penemuan medis yang tragis. Pada tahun 2009, sebuah virus hasil rekayasa genetika yang awalnya diciptakan untuk menyembuhkan kanker, yang dikenal sebagai Virus Krippin, justru bermutasi menjadi wabah mematikan. Virus ini menyebar ke seluruh dunia, membunuh 90% populasi manusia dan mengubah 9% sisanya menjadi “Darkseekers”—mutan kanibalistik yang sangat sensitif terhadap cahaya matahari.

Tiga tahun setelah wabah, Robert Neville (Will Smith), seorang ahli virologi militer, menjadi satu-satunya manusia yang selamat di Kota New York. Neville beruntung memiliki kekebalan alami terhadap virus tersebut. Rutinitas hariannya sangat terjadwal dan disiplin; ia menghabiskan waktu dengan berburu makanan, berolahraga, dan berbicara dengan manekin di toko kaset untuk menjaga kewarasannya.

Satu-satunya teman setia yang menemani Neville adalah Sam, seekor anjing herder Jerman yang menjadi penghubung emosional terakhirnya dengan masa lalu. Setiap hari, Neville menyiarkan pesan radio di berbagai frekuensi, berharap ada penyintas lain yang mendengar dan menemuinya di South Street Seaport saat matahari berada tepat di atas kepala.

Konflik memuncak ketika Neville terus melakukan eksperimen berbahaya di laboratorium bawah tanah rumahnya. Ia menggunakan darahnya sendiri untuk menciptakan vaksin demi menyembuhkan para Darkseekers. Namun, para mutan tersebut ternyata memiliki kecerdasan primitif dan mulai memasang perangkap untuk Neville. Ketegangan mencapai titik didih saat matahari mulai terbenam, dan Neville harus berpacu dengan waktu sebelum para mutan menyerbu benteng terakhirnya.

Daftar Pemain Film I Am Legend

Kekuatan film ini bertumpu pada akting brilian Will Smith yang harus mendominasi layar hampir sendirian di sebagian besar durasi film. Berikut daftar pemainnya:

  1. Will Smith sebagai Robert Neville: Seorang ilmuwan militer yang berjuang menemukan obat penawar di tengah kesepian akut.
  2. Alice Braga sebagai Anna: Seorang penyintas yang muncul di tengah keputusasaan Neville.
  3. Charlie Tahan sebagai Ethan: Anak laki-laki yang mendampingi Anna dalam perjalanan menuju kamp penyintas.
  4. Dash Mihok sebagai Alpha Male: Pemimpin mutan Darkseekers yang menunjukkan tanda-tanda kecerdasan dan dendam.
  5. Salli Richardson sebagai Zoe Neville: Istri Robert Neville (dalam kilas balik).
  6. Willow Smith sebagai Marley Neville: Putri Robert Neville (dalam kilas balik).

Fakta Menarik: Ending Alternatif yang Berbeda

Salah satu hal yang membuat I Am Legend terus dibicarakan oleh penggemar film adalah adanya ending alternatif. Dalam versi bioskop yang biasa kita lihat, film ini berakhir dengan pengorbanan heroik Neville. Namun, dalam versi Alternative Ending yang dirilis secara terbatas, terdapat kedalaman semantik yang berbeda.

Pada versi alternatif, Neville menyadari bahwa para Darkseekers menyerangnya bukan sekadar untuk makan, melainkan untuk menyelamatkan teman mereka yang sedang dijadikan eksperimen oleh Neville. Neville akhirnya menyadari bahwa di mata para mutan, justru dialah “monster” yang menakutkan karena menculik kaum mereka. Perbedaan perspektif ini memberikan dimensi moral yang lebih luas bagi penonton.

TAGGED:
Share This Article
Leave a Comment