Skip to content
logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
Close

Search

ilustrasi social loafing atau kemalasan sosial
ArticleRelationship

Social Loafing, Sebutan Bagi Anggota Kelompok yang Malas Berkontribusi

By Falah Malaika Az Zahra
23 Juni 2026 3 Min Read
0

Bagi Goodmates yang sedang duduk di bangku sekolah atau perkuliahan maupun yang sedang bekerja, pasti pernah kan memiliki tugas atau projek yang harus dilakukan secara berkelompok? Biasanya, dalam sebuah kelompok rasanya selalu ada saja anggota kelompok yang dirasa kurang berkontribusi.

Mulai dari saat berdiskusi brainstorming bersama lebih banyak diam dan mengikuti arus saja, sampai yang banyak alasan halangan ini-itu dan susah sekali dihubungi sejak awal. Belum lagi keadaan pandemi yang membuat hampir semuanya dilakukan secara online, termasuk kerja kelompok.

Rasanya ada saja anggota kelompok yang kehadirannya antara ada dan tiada. Ternyata kondisi ini memiliki istilah dalam psikologi.

Mengenal apa itu social loafing?

ilustrasi kerja kelompok. | Sumber: Campaign Creators/Unsplash
ilustrasi kerja kelompok. | Sumber: Campaign Creators/Unsplash

Istilah social loafing pertama kali dicetuskan oleh Max Ringelmann, seorang ahli teknik pertanian dari Perancis pada tahun 1913. Melansir dari Very Well Mind, Max Ringelmann awalnya ingin meneliti fenomena social loafing melalui sebuah eksperimen di mana ia meminta para partisipan untuk menarik sebuah tali baik secara sendirian juga secara berkelompok.

Hasilnya justru ia menemukan saat orang-orang digabung menjadi sebuah kelompok. Mereka membuat usaha yang lebih sedikit untuk menarik tali, dibandingkan saat mereka bekerja secara individu, mereka menarik tali lebih kuat saat sendirian.

Semakin banyak orangnya, bukan semakin banyak tambahan tenaga. Justru semakin berkurang performa yang dihasilkan. Itulah social loafing.

Penyebab Munculnya Social Loafing

Dilansir dari Simply Psychology, Max Ringelmann menghubungkan fenomena ini dengan dua hal, kehilangan koordinasi dan kehilangan motivasi. Menurutnya, penyebab utama social loafing (kemalasan sosial) disebabkan oleh kurangnya koordinasi serta di beberapa kasus, para anggota kelompok kehilangan motivasi sebab mempercayai anggota lainnya akan memberikan usaha yang diinginkan.

Selain itu, merangkum dari Very Well Mind, terdapat beberapa alasan lain mengapa social loafing dapat terjadi. Di antaranya kurang motivasi mengerjakan tugas tertentu dapat menjadi penyebab mengapa orang-orang menjadi social loafers.

Kemudian, kurangnya rasa tanggung jawab terhadap tugas tersebut. Ketika seseorang mengetahui usaha mereka berdampak kecil terhadap hasil keseluruhan juga dapat menjadi salah satu faktor penyebab.

Ukuran kelompok juga ternyata berpengaruh lo terhadap fenomena ini. Biasanya dalam kelompok yang lebih kecil, orang-orang akan merasa usaha mereka penting dan berpengaruh sehingga lebih banyak berkontribusi.

Alasan lainnya adalah ekspektasi. Kalau seseorang berpikiran anggota kelompoknya akan bekerja seadanya saja, orang tersebut akan bekerja lebih keras bagi kelompoknya. Sebaliknya, jika seseorang berada dalam kelompok yang beranggotakan anak-anak berprestasi tinggi, bisa jadi orang tersebut akan menjadi social loafers karena merasa ada orang lain yang dapat membantu mengerjakan sebagian besar tugas kelompok.

Berhenti social loafing dengan lakukan hal ini

memberi apresiasi sebagai salah satu cara atasi social loafing. | Sumber: Kelly Sikkema/Unsplash
memberi apresiasi sebagai salah satu cara atasi social loafing. | Sumber: Kelly Sikkema/Unsplash

Pernahkah Goodmates sedang kerja kelompok, tapi saling tunggu menunggu siapa yang akan memulai diskusi terlebih dahulu? Bisa jadi itu adalah fenomena social loafing. Terus gimana cara mengatasinya?

Merangkum penjelasan oleh Satu Persen, di antaranya kamu dapat melakukan seperti membagi tugas dan tanggung jawab individu. Dengan membagi tugas secara jelas kepada setiap anggota, dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab masing-masing individu terhadap tugasnya masing-masing. Kamu juga dapat membuat peraturan yang jelas, seperti menentukan tenggat waktu.

Setelahnya, kamu dapat mengevaluasi kinerja individu dan kelompok. Gunanya untuk mengetahui apa saja yang perlu ditingkatkan dan dipertahankan agar hasil performa kelompok berjalan produktif dan baik.

Jangan lupa juga untuk mengapresiasi pencapaian anggota individu. Apresiasi ini dapat menambah rasa semangat tiap individu untuk melakukan tugasnya.

Tags:

Social Loafing
Author

Falah Malaika Az Zahra

Reporter Spesialis Pop Kultur & Ekosistem Digital. Berbekal latar belakang ilmu jurnalistik, Falah fokus mengawal perkembangan industri kreatif mulai dari dinamika sinema, musik, komunitas anime, hingga tren gadget penunjang produktivitas. Laporannya tidak hanya informatif, tetapi juga menangkap esensi dan energi kultur modern, menjadikannya rujukan yang tepercaya sekaligus menghibur bagi Gen Z dan Millenial.

Follow Me
Other Articles
sukses turunkan berat badan saat puasa
Previous

Strategi Jitu Sukses Turunkan Berat Badan Selama Puasa

social loafing
Next

Pengertian, Penyebab dan Tips Mengatasi Social Loafing

  • pexels photo 38281596
    55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems
    oleh Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
  • pexels photo 36095242
    Jazz Gunung Slamet: Kolaborasi Budaya di Baturraden, Tiket VIP Ludes
    oleh Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
  • pexels photo 8799979
    Telkomsel: 361 BTS Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata
    oleh Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
  • pexels photo 33061128
    Anker Nano 45W Smart Display Resmi di RI, Charger Pintar Jaga Baterai
    oleh Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
  • pexels photo 11855063
    Korsel Kucurkan Rp139,3 M Sulap GOR Daerah Jadi Venue Konser
    oleh Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026

You May Have Missed

pexels photo 38281596
Game Trending

55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems

Falah Malaika Az Zahra
By Falah Malaika Az Zahra
29 Juni 2026
pexels photo 36095242
Music News

Jazz Gunung Slamet: Kolaborasi Budaya di Baturraden, Tiket VIP Ludes

Falah Malaika Az Zahra
By Falah Malaika Az Zahra
29 Juni 2026
pexels photo 8799979
News Sains

Telkomsel: 361 BTS Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata

Falah Malaika Az Zahra
By Falah Malaika Az Zahra
29 Juni 2026
pexels photo 33061128
Gadget News

Anker Nano 45W Smart Display Resmi di RI, Charger Pintar Jaga Baterai

Falah Malaika Az Zahra
By Falah Malaika Az Zahra
29 Juni 2026
pexels photo 11855063
Music News

Korsel Kucurkan Rp139,3 M Sulap GOR Daerah Jadi Venue Konser

Falah Malaika Az Zahra
By Falah Malaika Az Zahra
29 Juni 2026
pexels photo 18441494
Gadget News

Logitech Luncurkan Mobi Fold, Mouse Lipat Ultra-Portable Pertama

Falah Malaika Az Zahra
By Falah Malaika Az Zahra
29 Juni 2026
pexels photo 20674548
Sains Trending

Pedesaan Jepang Sepi Ditinggal Warga, Populasi Rusa dan Babi Hutan Melonjak Tajam

Falah Malaika Az Zahra
By Falah Malaika Az Zahra
29 Juni 2026
pexels photo 36231699 1
Public Figure Trending

Detail Kebaya Akad Nikah Jennifer Coppen, Perpaduan Adat Jawa dan Sentuhan Modern

Falah Malaika Az Zahra
By Falah Malaika Az Zahra
29 Juni 2026
pexels photo 35654096 1
Film Trending

Film EKSIL Gelar Pemutaran Khusus di Blok M, 4 Juli 2026

Falah Malaika Az Zahra
By Falah Malaika Az Zahra
29 Juni 2026

Kategori

  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music

Format

  • Article
  • News
  • Trending
  • Infographic
  • Video

Link Penting

  • Tentang Goodside
  • Kebijakan Privasi
  • Kebijakan Cookie
  • Pedoman Media Siber
Copyright 2026 — Goodside. All rights reserved.