Sinopsis Film In Time: Ketika Waktu Menjadi Mata Uang dan Nyawa Taruhannya

goodside
4 Min Read

Dalam dunia perfilman fiksi ilmiah, jarang ada konsep yang seprovokatif “waktu adalah uang” yang diterjemahkan secara harfiah. Film In Time (2011) garapan sutradara Andrew Niccol berhasil mengubah metafora ekonomi tersebut menjadi sebuah thriller distopia yang mencekam.

Bagi Anda yang sedang mencari sinopsis film In Time, film ini menyajikan realitas di mana manusia berhenti menua pada usia 25 tahun, namun dengan satu syarat fatal: mereka hanya diberi sisa waktu satu tahun untuk hidup kecuali mereka bisa “membeli” atau mencuri lebih banyak waktu.

Hidup dari Detik ke Detik

Cerita berpusat pada Will Salas (diperankan oleh Justin Timberlake), seorang buruh pabrik yang tinggal di “Dayton”, zona waktu termiskin di mana orang-orang hidup dari hari ke hari—secara harfiah. Di lengan setiap manusia terdapat jam digital bercahaya hijau yang menunjukkan sisa hidup mereka. Jika jam tersebut menyentuh angka nol, jantung mereka akan berhenti seketika.

Kehidupan Will berubah drastis setelah ia menyelamatkan seorang pria kaya yang putus asa, Henry Hamilton. Hamilton memberikan seluruh sisa waktunya—lebih dari satu abad—kepada Will sebelum ia mengakhiri hidupnya. Namun, tindakan dermawan ini justru membuat Will menjadi tersangka utama dalam kasus pembunuhan dan kejaran otoritas kepolisian yang dikenal sebagai Time Keepers.

Pelarian dan Pemberontakan “Bonnie & Clyde” Modern

Dalam pelariannya menuju zona orang kaya, “New Greenwich”, Will bertemu dengan Sylvia Weis (Amanda Seyfried), putri dari seorang pengusaha waktu yang sangat korup. Awalnya menyandera Sylvia, Will perlahan menyadari bahwa Sylvia juga merasa terpenjara oleh keabadian yang membosankan dan sistem yang tidak adil.

Keduanya kemudian bertransformasi menjadi duet layaknya Bonnie dan Clyde versi futuristik. Mereka merampok “bank waktu” milik ayah Sylvia untuk mendistribusikan waktu tersebut secara gratis kepada masyarakat di zona miskin. Aksi ini menciptakan kekacauan sistemik yang memaksa pemimpin Time Keepers, Raymond Leon (Cillian Murphy), melakukan pengejaran habis-habisan demi menjaga status quo.

Mengapa In Time Masih Relevan?

Daya tarik utama In Time terletak pada kritik sosialnya terhadap kapitalisme ekstrem. Film ini menggambarkan bagaimana orang kaya bisa hidup selamanya, sementara orang miskin harus berlari setiap hari hanya untuk bertahan hidup hingga esok pagi.

Berikut adalah beberapa elemen kunci yang membuat film ini ikonik:

  • Konsep Mata Uang: Secangkir kopi bisa berharga 4 menit, dan tarif bus bisa naik tiba-tiba dari 1 jam menjadi 2 jam.
  • Visual Distopia: Kontras antara Dayton yang kumuh dan New Greenwich yang steril serta serba lambat karena penghuninya tidak perlu terburu-buru.
  • Pesan Moral: Film ini mempertanyakan etika keabadian. Seperti kata salah satu karakter, “Agar beberapa orang bisa hidup selamanya, banyak orang harus mati.”

Daftar Pemain Utama

AktorPeran
Justin TimberlakeWill Salas
Amanda SeyfriedSylvia Weis
Cillian MurphyRaymond Leon (Time Keeper)
Olivia WildeRachel Salas

Secara keseluruhan, In Time bukan sekadar film aksi kejar-kejaran. Ia adalah sebuah refleksi tajam tentang kesenjangan sosial yang dibalut dengan estetika sci-fi yang apik. Bagi Anda yang menyukai tema ketidakadilan sistemik seperti dalam The Hunger Games atau Snowpiercer, film ini wajib masuk dalam daftar tontonan Anda.

TAGGED:
Share This Article
Leave a Comment