Skip to content
logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
Close

Search

FilmTrending

Hari Ketiga Jakarta Film Week 2025: Penghormatan untuk John Badalu dan Talents Hub

By Falah Malaika Az Zahra
26 Oktober 2025 4 Min Read
0
Updated on 29 Oktober 2025

Hari Ketiga Jakarta Film Week 2025: Energi dan Kreativitas yang Menginspirasi

Hari ketiga Jakarta Film Week 2025 berlangsung dengan penuh semangat, menjadi momen penting bagi para penggemar film pendek dari berbagai latar belakang budaya. Berbagai acara yang diadakan di tempat-tempat seperti Galeri Indonesia Kaya hingga Taman Ismail Marzuki menawarkan ruang untuk pertemuan antara pembuat film, penonton, dan komunitas kreatif. Acara ini tidak hanya menyajikan karya-karya film pendek yang penuh eksperimen, tetapi juga memperkaya pengalaman melalui diskusi mendalam mengenai genre dan kisah-kisah yang kuat.

Kompetisi Film Pendek Global

Dalam acara Global Short Competition 1 & 2 yang diselenggarakan di CGV FX Sudirman, penonton disuguhi berbagai film pendek dari berbagai negara, termasuk Indonesia, Inggris, Polandia, Lebanon, Meksiko, Spanyol, Hong Kong, dan Jepang. Beberapa judul yang diputar antara lain Dancing in the Corner, A Very Straight Neck, Cura Sana, Workers’ Wings, There Will Come Soft Rains, dan What If They Bomb Here Tonight. Di sisi lain, Global Short Competition 2 menampilkan film-film seperti La Cascada, Anatomy of A Call, Ini Ibu Budi, Coyotes, dan Somewhere in Between.

Pada malam hari, suasana sangat ramai dan sukses mencuri perhatian penonton, termasuk reaksi meriah setelah pemutaran film Ini Ibu Budi yang disutradarai oleh Abimana. Film ini juga menghadirkan sesi Talks dan Q&A singkat dengan tim pembuat film, seperti Gunnar Nimpuno, Nidya Ayu, Pinkan Veronique, dan William Chandra, yang dimoderatori oleh sutradara Reza Fahri. Gunnar Nimpuno, sinematografer Ini Ibu Budi, mengungkapkan kegembiraannya terhadap acara ini, menyebut bahwa spirit film pendek lebih jujur dan menginspirasi.

Diskusi dan Pengalaman Kreatif

Selain itu, Global Short Official Selection 3 diselenggarakan di Teater Asrul Sani, Taman Ismail Marzuki, dilengkapi sesi Q&A singkat yang memperkaya pengalaman penonton. Di CGV Grand Indonesia, penonton juga disuguhkan beberapa sesi Q&A yang memadukan penayangan film dan diskusi kreatif. Program Made in HK memutar film Band Four, dilanjutkan sesi diskusi dengan pembicara Day Tai, komposer musik film asal Hong Kong, dan dimoderatori oleh NatapLayar, membahas proses penciptaan skor musik yang memperkuat cerita film.

Film Stuntman karya Albert Leung juga dibahas secara mendalam, menghadirkan pandangan sutradara mengenai aksi dan narasi khas sinema Hong Kong. Dari Indonesia, film Tale of the Land dibedah bersama sutradara Loeloe Hendra, production designer Sigit D. Pratama, dan produser Yulia Evina Bhara & Amerta Kusuma, membahas proses kreatif, desain produksi, dan kolaborasi dalam menghasilkan narasi lokal yang kuat. Film Pesugihan Sate Gagak karya Etienne Caesar juga menjadi sorotan, mengajak penonton memahami perspektif sutradara dalam mengeksplorasi kisah horor Indonesia yang kaya akan mitos lokal.

Forum Industri dan Pertukaran Kreatif

Sore harinya, Galeri Indonesia Kaya menjadi tuan rumah sesi Industry Talks – The Thrill & Jumpscare of Genre Films, bagian dari JFWNET–Industry Program, sebagai forum untuk jejaring dan pertukaran industri bagi para profesional film. Sesi menghadirkan Jack Lai (sutradara, Hong Kong) dan Martin Lee (programmer BIFAN, Korea Selatan), dimoderatori Devina Sofiyanti. Martin Lee menekankan bahwa genre adalah bahasa universal yang bisa menjadi hiburan sekaligus refleksi sosial. Jack Lai menceritakan secara naratif bagaimana tradisi aksi Hong Kong membentuk pendekatan naratifnya, menjadikan genre sebagai jembatan antar budaya dan generasi.

Program Made in HK di CGV FX Sudirman menampilkan Short Compilation yang menyoroti wajah baru sinema Hong Kong, penuh eksperimen, berani, dan emosional. Sutradara Siu Koom Ho Jason Delon berbagi tentang upayanya mengekspresikan identitas kota dan energi generasi muda secara autentik melalui film pendek. Film Herstory: Pavane for an Infant karya Chong Keat Aun menghadirkan refleksi mendalam tentang ingatan, kehilangan, dan perspektif perempuan Asia, membuka ruang diskusi yang kuat di tengah festival.

Talents Hub dan Kolaborasi Regional

Program baru Talents Hub, yang berlangsung di Mercure Hotel Central Jakarta, juga menjadi bagian dari JFWNET–Industry Program. Talents Hub menekankan capacity building, menghadirkan 22 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia serta negara Asia lain seperti Singapura, Hong Kong, dan Filipina. Peserta memperoleh kesempatan untuk berbagi pengetahuan, memperdalam pemahaman industri, dan membangun jaringan lintas negara melalui workshop, diskusi, serta kunjungan industri ke rumah produksi seperti Super 8mm dan Vidio.

Hari ketiga ditutup dengan manis melalui agenda A Special Evening for John di Teater Sjumandjaja, Taman Ismail Marzuki, sebuah penghormatan untuk John Badalu, sahabat dan penggerak sinema Indonesia selama lebih dari dua dekade. Dalam suasana hangat dan penuh kenangan, Ika Wulandari, Mandy Marahimin, Monica Tedja, dan Meninaputri Wismurti berbagi cerita tentang perjalanan John dari layar ke layar, dari festival ke festival, hingga dedikasi yang menginspirasi banyak generasi.

“John selalu mengingatkan aku bahwa apa yang aku mulai sekarang, fokus diteruskan saja. Kebayang kalau aku tidak pernah ketemu John, mungkin filmku belum akan premier untuk saat ini.” ujar Ika Wulandari.

Sesi ini dimoderatori oleh Adrian Jonathan, menandai salah satu momen paling emosional di sepanjang festival.

Jakarta Film Week 2025 berlangsung pada 22–26 Oktober 2025 di berbagai titik: CGV Grand Indonesia, CGV FX Sudirman, Hotel Mercure Cikini, FFTV IKJ, dan Taman Ismail Marzuki. Melalui JFWNET – Industry Program, festival ini menghadirkan forum industri, masterclass, dan program edukasi yang mendorong kapasitas profesional pelaku film Indonesia lintas disiplin serta kolaborasi regional.

Author

Falah Malaika Az Zahra

Reporter Spesialis Pop Kultur & Ekosistem Digital. Berbekal latar belakang ilmu jurnalistik, Falah fokus mengawal perkembangan industri kreatif mulai dari dinamika sinema, musik, komunitas anime, hingga tren gadget penunjang produktivitas. Laporannya tidak hanya informatif, tetapi juga menangkap esensi dan energi kultur modern, menjadikannya rujukan yang tepercaya sekaligus menghibur bagi Gen Z dan Millenial.

Follow Me
Other Articles
Previous

Jadwal Film XXI Lampung 26 Oktober 2025, Cek Waktu Tayang!

Next

Seru! 4 Film Baru Tayang di Bioskop SAMS Studio Gombong, Cek Jadwal 29 Oktober

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • pexels photo 38281596
      55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 36095242
      Jazz Gunung Slamet: Kolaborasi Budaya di Baturraden, Tiket VIP Ludes
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 8799979
      Telkomsel: 361 BTS Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 33061128
      Anker Nano 45W Smart Display Resmi di RI, Charger Pintar Jaga Baterai
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 11855063
      Korsel Kucurkan Rp139,3 M Sulap GOR Daerah Jadi Venue Konser
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026

    You May Have Missed

    pexels photo 38281596
    Game Trending

    55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 36095242
    Music News

    Jazz Gunung Slamet: Kolaborasi Budaya di Baturraden, Tiket VIP Ludes

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 8799979
    News Sains

    Telkomsel: 361 BTS Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 33061128
    Gadget News

    Anker Nano 45W Smart Display Resmi di RI, Charger Pintar Jaga Baterai

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 11855063
    Music News

    Korsel Kucurkan Rp139,3 M Sulap GOR Daerah Jadi Venue Konser

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 18441494
    Gadget News

    Logitech Luncurkan Mobi Fold, Mouse Lipat Ultra-Portable Pertama

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 20674548
    Sains Trending

    Pedesaan Jepang Sepi Ditinggal Warga, Populasi Rusa dan Babi Hutan Melonjak Tajam

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 36231699 1
    Public Figure Trending

    Detail Kebaya Akad Nikah Jennifer Coppen, Perpaduan Adat Jawa dan Sentuhan Modern

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 35654096 1
    Film Trending

    Film EKSIL Gelar Pemutaran Khusus di Blok M, 4 Juli 2026

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026

    Kategori

    • Home
    • Anime & Manga
    • Film
    • Gadget
    • Game
    • Music

    Format

    • Article
    • News
    • Trending
    • Infographic
    • Video

    Link Penting

    • Tentang Goodside
    • Kebijakan Privasi
    • Kebijakan Cookie
    • Pedoman Media Siber
    Copyright 2026 — Goodside. All rights reserved.