Skip to content
logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
Close

Search

Buto ijo
FilmTrending

Menelisik Asal-usul Legenda Buto Ijo dalam Mitologi Jawa: Antara Mitos Pesugihan dan Simbolisme Nafsu

By Falah Malaika Az Zahra
9 Januari 2026 2 Min Read
0

Sosok raksasa hijau yang menghantui layar lebar dalam film Penunggu Rumah: Buto Ijo bukanlah sekadar imajinasi murni pembuat film. Asal-usul legenda Buto Ijo dalam mitologi Jawa berakar jauh pada tradisi lisan dan kepercayaan animisme-dinamisme yang telah ada berabad-abad silam, jauh sebelum era modern mengenal istilah film horor.

Akar Kata dan Manifestasi Visual

Secara etimologi, kata “Buto” berasal dari bahasa Sanskerta, Bhuta, yang merujuk pada makhluk besar, raksasa, atau kekuatan alam yang tidak terkendali. Dalam konteks Jawa, ia digambarkan sebagai sosok dengan taring tajam, mata melotot, dan kulit berwarna hijau pekat.

Warna hijau ini bukan tanpa alasan. Dalam asal-usul legenda Buto Ijo dalam mitologi Jawa, warna hijau sering kali dikaitkan dengan nafsu aluamah—sebuah representasi dari kerakusan, ketamakan, dan keinginan manusia yang tidak pernah puas terhadap harta duniawi. Inilah mengapa dalam berbagai cerita rakyat, sosok ini jarang muncul sebagai pelindung, melainkan sebagai entitas yang menuntut pertukaran.

Kontrak Gelap: Fenomena Pesugihan dan Tumbal

Penyebutan Buto Ijo paling populer dalam masyarakat Jawa berkaitan erat dengan fenomena pesugihan. Konon, individu yang ingin kaya secara instan akan melakukan perjanjian gaib dengan entitas ini. Namun, kekayaan tersebut tidak datang cuma-cuma; Buto Ijo dikenal sebagai “penagih janji” yang sangat disiplin.

Baca juga  Sinopsis Film Penunggu Rumah: Buto Ijo — Teror Perjanjian Gelap dan Bangkitnya Legenda Rakyat

Mitologi ini menyebutkan bahwa imbalan yang diminta biasanya berupa tumbal nyawa, sering kali adalah anak-anak atau keturunan dari si peminta pesugihan. Narasi inilah yang kemudian diadaptasi secara apik dalam film Penunggu Rumah: Buto Ijo, di mana konflik keluarga Ali bersumber dari utang darah yang belum terbayar. Di masa lalu, cerita-cerita ini berfungsi sebagai instrumen didaktik atau pesan moral bagi masyarakat agar tidak menempuh jalan pintas yang melanggar norma agama dan kemanusiaan.

Evolusi dari Tradisi Lisan ke Budaya Populer

Meskipun tidak ditemukan catatan spesifik dalam serat-serat kuno keraton secara formal, legenda Buto Ijo bertahan melalui tradisi lisan (folklore) yang turun-temurun. Ia sering muncul dalam pertunjukan wayang atau ketoprak sebagai representasi hambatan besar yang harus dikalahkan oleh ksatria—simbol kemenangan kebaikan atas nafsu angkara murka.

Dalam era digital, transformasi Buto Ijo menjadi subjek film horor menunjukkan daya tahan mitos ini dalam memengaruhi psikologi kolektif masyarakat Indonesia. Sutradara film masa kini cenderung memberikan sentuhan baru pada asal-usul legenda Buto Ijo dalam mitologi Jawa dengan menambahkan latar belakang trauma psikologis atau kritik sosial terhadap ketimpangan ekonomi, menjadikannya relevan bagi penonton generasi Z dan milenial.

Baca juga  Penjelasan Ending Penunggu Rumah: Buto Ijo — Apakah Kutukan Benar-Benar Berakhir?

Kesimpulan: Lebih dari Sekadar Monster

Memahami latar belakang budaya ini memberikan dimensi baru saat menyaksikan aksi teror di layar bioskop. Buto Ijo bukan hanya monster CGI; ia adalah perwujudan kegelapan hati manusia yang tertuang dalam bentuk raksasa.

Bagi para penonton, mengetahui sejarah dan filosofi di balik entitas ini dapat meningkatkan rasa ngeri sekaligus kekaguman terhadap kekayaan imajinasi leluhur. Keberhasilan film horor lokal belakangan ini membuktikan bahwa mitologi nusantara adalah tambang emas cerita yang belum sepenuhnya tergali.

Tags:

penunggu rumah : buto ijo
Author

Falah Malaika Az Zahra

Reporter Spesialis Pop Kultur & Ekosistem Digital. Berbekal latar belakang ilmu jurnalistik, Falah fokus mengawal perkembangan industri kreatif mulai dari dinamika sinema, musik, komunitas anime, hingga tren gadget penunjang produktivitas. Laporannya tidak hanya informatif, tetapi juga menangkap esensi dan energi kultur modern, menjadikannya rujukan yang tepercaya sekaligus menghibur bagi Gen Z dan Millenial.

Follow Me
Other Articles
Buto ijo
Previous

Daftar Pemeran Penunggu Rumah: Buto Ijo — Transformasi Ario Bayu dan Marsha Timothy dalam Teror Mistik

Esok tanpa ibu
Next

Menguras Air Mata, Inilah Alur Cerita Film Esok Tanpa Ibu: Sebuah Refleksi Kehilangan dan Ketegaran Keluarga

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • pexels photo 38281596
      55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 36095242
      Jazz Gunung Slamet: Kolaborasi Budaya di Baturraden, Tiket VIP Ludes
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 8799979
      Telkomsel: 361 BTS Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 33061128
      Anker Nano 45W Smart Display Resmi di RI, Charger Pintar Jaga Baterai
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 11855063
      Korsel Kucurkan Rp139,3 M Sulap GOR Daerah Jadi Venue Konser
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026

    You May Have Missed

    pexels photo 38281596
    Game Trending

    55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 36095242
    Music News

    Jazz Gunung Slamet: Kolaborasi Budaya di Baturraden, Tiket VIP Ludes

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 8799979
    News Sains

    Telkomsel: 361 BTS Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 33061128
    Gadget News

    Anker Nano 45W Smart Display Resmi di RI, Charger Pintar Jaga Baterai

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 11855063
    Music News

    Korsel Kucurkan Rp139,3 M Sulap GOR Daerah Jadi Venue Konser

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 18441494
    Gadget News

    Logitech Luncurkan Mobi Fold, Mouse Lipat Ultra-Portable Pertama

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 20674548
    Sains Trending

    Pedesaan Jepang Sepi Ditinggal Warga, Populasi Rusa dan Babi Hutan Melonjak Tajam

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 36231699 1
    Public Figure Trending

    Detail Kebaya Akad Nikah Jennifer Coppen, Perpaduan Adat Jawa dan Sentuhan Modern

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 35654096 1
    Film Trending

    Film EKSIL Gelar Pemutaran Khusus di Blok M, 4 Juli 2026

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026

    Kategori

    • Home
    • Anime & Manga
    • Film
    • Gadget
    • Game
    • Music

    Format

    • Article
    • News
    • Trending
    • Infographic
    • Video

    Link Penting

    • Tentang Goodside
    • Kebijakan Privasi
    • Kebijakan Cookie
    • Pedoman Media Siber
    Copyright 2026 — Goodside. All rights reserved.