Jakarta (ANTARA) – TikTok Shop by Tokopedia resmi meluncurkan strategi baru untuk membawa jenama lokal Indonesia menembus pasar Asia Tenggara. Lebih dari sekadar kampanye promosi, platform ini kini hadir sebagai mitra pertumbuhan yang menawarkan jalur ekspor terstruktur melalui Program Persiapan Ekspor. Langkah ini menandai fase baru di mana produk dalam negeri tidak hanya dijajakan di etalase digital domestik, tetapi diproyeksikan menjadi pilihan utama konsumen global.
Misi Besar di Balik Program #LokalMendunia
Inisiatif ini merupakan wujud nyata dari kampanye #LokalMendunia yang telah digulirkan sejak Desember 2025. Senior Director of Tokopedia and TikTok Shop Indonesia, Vonny Ernita Susamto, menegaskan keyakinannya bahwa produk lokal memiliki daya saing tinggi. “Kami percaya produk lokal Indonesia tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga dapat menjadi pilihan utama konsumen global,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta.
Hingga saat ini, sudah ada 50 merek lokal yang bergabung dalam program inkubasi ini. Dari jumlah tersebut, 35 perusahaan telah teridentifikasi siap untuk terbang lebih tinggi dan memasuki pasar ekspor di kawasan Asia Tenggara. Program ini dirancang secara spesifik untuk menjawab tantangan yang kerap dihadapi oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) saat hendak “naik kelas”.
Empat Tahapan Menuju Panggung Regional
Agar perjalanan ekspor berjalan mulus, TikTok Shop tidak hanya membuka pintu, tetapi juga menyediakan peta jalan yang detail. Program ini disusun melalui empat tahap terstruktur: seleksi, inkubasi, go-to-market, hingga perluasan ekspansi. Pendekatan ini memastikan bahwa setiap jenama mendapatkan panduan menyeluruh, mulai dari persiapan fundamental hingga strategi menjangkau audiens baru.
Fokus utamanya adalah memanfaatkan kekuatan “discovery commerce”. Ini adalah konsep di mana produk tidak dicari secara spesifik oleh pembeli, melainkan ditemukan secara organik. Melalui integrasi konten video singkat, sesi LIVE shopping, dan kolaborasi dengan para kreator, produk lokal bisa menjangkau konsumen lintas negara dengan cara yang lebih relevan dan personal, sesuai dengan preferensi budaya setempat.
Hasil Gemilang dalam Hitungan Hari
Hasil awal dari program ini menunjukkan dampak yang sangat signifikan dan melampaui ekspektasi. Dalam satu batch pelaksanaan, enam dari delapan jenama yang diinkubasi mencatatkan pertumbuhan Nilai Barang Dagangan Bruto (GMV) yang positif. Beberapa di antaranya bahkan berhasil meraup peningkatan penjualan hingga dua atau tiga digit hanya dalam beberapa hari.
Yang lebih mencengangkan, strategi LIVE shopping terbukti menjadi mesin pertumbuhan utama. Jenama yang terpilih berhasil meningkatkan penjualan yang didorong oleh LIVE hingga 50 kali lipat dari basis awal mereka. Tak hanya itu, jumlah penonton sesi LIVE pun meningkat sebesar 20 hingga 90 persen, yang secara langsung berkontribusi pada penemuan produk dan konversi penjualan. Semua capaian fantastis ini berhasil diraih hanya dalam satu periode kampanye singkat selama 12 hari.
Dukungan Penuh Pemerintah untuk Ekspor Digital
Keberhasilan ini turut mendapatkan apresiasi dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi, menyatakan bahwa sinergi antara platform digital dan pelaku usaha sangat krusial dalam memperluas akses pasar ekspor. “Kolaborasi strategis seperti ini penting untuk memperkuat ekosistem ekspor nasional sekaligus mendorong lebih banyak UMKM dan merek lokal Indonesia bersaing di pasar global,” tegasnya.
Dukungan pemerintah ini menjadi angin segar bagi para pelaku usaha. Pasalnya, selain membutuhkan strategi pemasaran digital yang mumpuni, legitimasi dan dukungan regulatif dari pemerintah seringkali menjadi kunci kepercayaan bagi jenama lokal untuk berani melangkah ke arena internasional. TikTok Shop dan pemerintah kini berjalan beriringan untuk menciptakan ekosistem ekspor yang lebih sehat dan masif.
Sinergi Konten dan Perdagangan Lintas Batas
Pendekatan TikTok Shop ini sangat relevan dengan tren konsumsi media dan belanja di Asia Tenggara. Saat ini, konten menjadi jembatan utama yang menghubungkan konsumen dengan produk. Jenama lokal tidak lagi harus mengeluarkan biaya besar untuk membangun infrastruktur toko di luar negeri. Cukup dengan strategi konten yang tepat, seperti penayangan LIVE yang menghibur dan informatif, sebuah produk asal Bandung atau Yogyakarta bisa tiba-tiba viral dan diminati oleh konsumen di Kuala Lumpur atau Bangkok.
Berikut adalah beberapa faktor kunci yang membuat program ini efektif:
- Konten Bertarget: Memanfaatkan algoritma untuk menampilkan produk ke audiens yang tepat di berbagai negara.
- LIVE Shopping Interaktif: Memberikan pengalaman belanja real-time yang mendorong kepercayaan dan pembelian impulsif.
- Kolaborasi Kreator Lokal: Menggunakan jasa kreator di negara tujuan untuk menjembatani perbedaan budaya dan bahasa.
- Panduan Pasar: Menyediakan data dan preferensi pasar spesifik untuk setiap negara di Asia Tenggara.
Vonny Ernita Susamto menegaskan kembali komitmen jangka panjang perusahaannya. Pihaknya akan terus memperkuat program ini untuk mendorong pertumbuhan GMV lintas negara, meningkatkan jumlah merek yang siap ekspor, dan memperluas ekspansi berkelanjutan ke lebih banyak pasar di Asia Tenggara. Komitmen ini menegaskan bahwa program ini bukanlah proyek percobaan sesaat, melainkan pilar strategis bagi ekosistem perdagangan digital.
Masa Depan Jenama Lokal di Kancah Global
Keberhasilan jenama lokal menembus pasar Asia Tenggara melalui TikTok Shop membuktikan bahwa batasan geografis kini semakin tipis di era digital. “Discovery commerce” telah menciptakan peluang emas bagi produk-produk berkualitas untuk berbicara sendiri melalui konten yang menarik. Ini adalah momen penting bagi para pelaku UMKM untuk tidak lagi berpikir lokal, melainkan mempersiapkan diri memenuhi selera konsumen regional.
Dengan dukungan platform digital yang terstruktur serta afirmasi dari pemerintah, mimpi untuk melihat merek-merek Indonesia bersinar di panggung internasional kini bukan lagi sekadar wacana. Langkah ini menjadi pijakan penting dalam mendefinisikan ulang citra produk Indonesia di mata dunia, dari sekadar produk rumahan menjadi kandidat kuat pemimpin pasar global.
