Robert Pattinson Minta Naskah ke Nolan Sebelum Main The Odyssey

goodside
4 Min Read

Di tengah gemerlap proyek ambisius Christopher Nolan yang telah mengamankan komitmen dari jajaran bintang papan atas, Robert Pattinson justru mengambil langkah tak terduga. Alih-alih langsung menyetujui tawaran bermain di The Odyssey, aktor yang tenar sebagai Edward Cullen dan Bruce Wayne ini menjadi satu-satunya pemeran yang berani ‘menagih’ naskah terlebih dahulu kepada sang sutradara peraih Piala Oscar.

Respons Tak Terduga di Tengah Antusiasme Bintang Besar

Film The Odyssey memang menjelma menjadi salah satu judul paling dinanti tahun ini, terutama berkat deretan nama besar yang terlibat. Mulai dari Matt Damon, Tom Holland, Anne Hathaway, Lupita Nyong’o, hingga Zendaya, semuanya langsung mengiyakan ajakan Nolan tanpa banyak pertanyaan. Namun, Pattinson punya pendekatan yang berbeda.

Dalam wawancaranya bersama majalah GQ, Pattinson mengungkapkan percakapan singkatnya dengan Nolan yang sedikit mengejutkan. “Saya bilang, ‘Ya, saya tidak sabar untuk membacanya.’ Lalu dia berkata, ‘Kamu ingin membacanya? Semua orang lain langsung bilang ya,'” kenang Pattinson, menirukan respons Nolan yang tampaknya jarang menerima permintaan semacam itu dari aktor sekaliber rekan-rekannya.

Alasan Logis di Balik Permintaan Naskah

Sikap hati-hati Pattinson bukan tanpa alasan. Aktor berusia 39 tahun itu dikenal sangat selektif dalam memilih proyek setelah melepas statusnya sebagai idola remaja di waralaba Twilight. Keputusannya untuk membaca skrip terlebih dahulu menunjukkan dedikasinya dalam mendalami karakter dan memahami visi cerita secara utuh sebelum menandatangani kontrak.

Pada akhirnya, setelah membaca naskah adaptasi epik Yunani kuno karya Homer tersebut, Pattinson mantap bergabung. Ia didapuk memerankan Antinous, karakter antagonis yang secara agresif berusaha merebut takhta Ithaca dan menikahi Penelope, istri sang protagonis Odysseus.

Mendalami Antinous: Inspirasi dari James Woods

Dalam mempersiapkan perannya, Pattinson tidak setengah-setengah. Ia mengaku menjadikan karakter James Woods dalam film Casino sebagai inspirasi utama untuk menghidupkan sosok Antinous. Bagi Pattinson, penting untuk membuat Antinous terlihat licik namun tetap meyakinkan sebagai bagian dari dunia Ithaca.

“Sedikit mirip James Woods di Casino. Itu inspirasi saya untuk karakter ini. Saya pikir akan menarik jika dia terlihat cocok berada di Ithaca,” jelasnya. Tak hanya dari sisi gestur, Pattinson bahkan sempat mengajukan ide nyentrik untuk urusan kostum. “Saat sesi fitting, saya terus bilang, ‘Saya benar-benar ingin memakai celana dalam bermotif macan tutul.’ Saya ingin sedikit terlihat keluar dari rok saya, dengan bulu berkilau,” tambahnya, meskipun ide tersebut kemungkinan besar tidak akan terealisasi di versi final film.

Proses Syuting yang Menguras Fisik

Pattinson juga berbagi cerita tentang beratnya proses produksi film kolosal ini. Ia menggambarkan bagaimana para kru yang baru kembali dari lokasi syuting di Italia Selatan tampak sangat kelelahan, padahal saat itu proses produksi baru mencapai sepertiga perjalanan. “Saya mulai bergabung ketika film sudah berjalan sepertiga jalan, dan mereka saat itu sudah berpindah ke dua negara. Semua orang terlihat sangat… maksud saya, di akhir setiap hari mereka benar-benar kelelahan,” ceritanya.

Hal ini menandakan skala produksi yang masif, sejalan dengan reputasi Nolan yang kerap menghadirkan tontonan sinematik ambisius tanpa banyak bergantung pada efek visual digital.

Sinopsis dan Bintang yang Terlibat

The Odyssey mengisahkan perjalanan epik Odysseus (Matt Damon), Raja Ithaca, yang berjuang selama satu dekade untuk kembali ke keluarganya di Yunani Kuno pasca Perang Troya. Ia harus bersatu kembali dengan istrinya, Penelope (Anne Hathaway), dan putranya, Telemachus (Tom Holland). Selain nama-nama besar tersebut, film ini turut diperkuat oleh Charlize Theron, Zendaya, John Leguizamo, dan Elliot Page.

Keputusan Robert Pattinson untuk meminta skrip lebih dulu mungkin terkesan sederhana, namun langkah ini menunjukkan integritasnya sebagai aktor yang tidak mudah terbuai oleh gemerlap nama besar seorang sutradara. Di era di mana proyek blockbuster kerap mengejar komitmen bintang secara instan, sikap Pattinson menjadi pengingat bahwa esensi akting tetaplah tentang naskah dan karakter yang kuat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *