Javier Aguirre, pelatih tim nasional Meksiko, menegaskan keyakinannya bahwa El Tri akan memulai perjalanan di Piala Dunia FIFA 2026 dengan kemenangan. Keyakinan ini bukan tanpa dasar. Aguirre sendiri pernah merasakan langsung kerasnya persaingan di panggung sepak bola terbesar dunia itu sebagai pemain, tepat 40 tahun silam.
Kilas Balik 1986: Gelandang yang Hampir Membawa Meksiko ke Semifinal
Aguirre, yang saat itu berusia 27 tahun, bermain sebagai gelandang dan tampil sejak laga pertama Meksiko di Piala Dunia 1986. Ia menjadi bagian dari skuad yang tampil heroik di hadapan publik sendiri. Sayangnya, perjalanan Meksiko terhenti di perempat final setelah kalah 1-4 lewat adu penalti melawan Jerman Barat. Hasil itu meninggalkan kenangan pahit, tetapi juga menjadi pelajaran berharga yang terus dibawa Aguirre hingga kini.
Keyakinan Aguirre sebagai Pelatih di Era Baru
Kini, Aguirre berada di kursi kepelatihan dengan misi berbeda. Ditunjuk kembali menangani tim nasional pada 2024 setelah masa kepelatihan sebelumnya, ia datang dengan pengalaman matang dan disiplin taktik yang khas. Aguirre menilai skuad Meksiko edisi 2026 memiliki kombinasi antara pemain muda berbakat dan pemain senior yang telah teruji. “Kami siap memberikan yang terbaik sejak laga pertama,” kira-kira pesan yang ingin ia sampaikan kepada publik Meksiko.
Persiapan Matang untuk Laga Perdana
Sebagai salah satu negara tuan rumah bersama Amerika Serikat dan Kanada, Meksiko akan memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri. Stadion Azteca yang legendaris dijadwalkan menjadi tempat pertandingan pembuka mereka. Tim berjuluk El Tri telah menjalani pemusatan latihan intensif dengan fokus pada konsistensi lini belakang dan efektivitas serangan. Aguirre ingin memastikan anak asuhnya tidak mengulangi kesalahan masa lalu yang membuat Meksiko kerap tersandung di fase awal.
Dengan warisan pengalaman 1986 yang membekas dan semangat baru sebagai pelatih, Javier Aguirre membawa optimisme yang menular. Bagi publik Meksiko, kemenangan di laga perdana bukan sekadar poin, melainkan penegasan bahwa era kejayaan bisa dimulai dari rumah sendiri. Kini, semua mata tertuju pada langkah pertama El Tri di Piala Dunia 2026.
