
Melody Laksani: Kepercayaan Dimulai dari Personal Branding yang Konsisten
Membangun kepercayaan di era digital bukanlah hal yang instan. Hal ini ditegaskan oleh Melody Laksani, mantan anggota JKT48 yang kini aktif sebagai figur publik, dalam sesi “The New Influence: What Shapes Millennial and Gen Z Lifestyles in Digital Era” di Indonesia Summit 2026. Menurutnya, kepercayaan harus dimulai dari personal branding yang konsisten sejak awal perjalanan karier seorang kreator.
Personal Branding: Kunci Utama Membangun Trust
Dalam diskusi yang digelar di Tribrata Dharmawangsa, Jakarta, Melody berbagi pengalaman tentang bagaimana ia mengelola identitas publiknya dari masa awal sebagai idol hingga saat ini. “Kalo trust itu pastikan mulai dari branding kita dulu,” ujarnya. Ia percaya bahwa ketika audiens sudah mengenal seperti apa kepribadian seorang figur, hal itu akan memengaruhi bagaimana mereka memberikan umpan balik.
“Jadi one day kalau misalnya ada dari aku yang kurang, mereka pasti langsung komentar,” lanjut Melody. Pernyataan ini menyoroti betapa dekatnya hubungan antara kreator dan pengikutnya di era sekarang. Personal branding yang konsisten tidak hanya membentuk ekspektasi, tetapi juga menciptakan ruang dialog yang lebih jujur antara publik figur dan komunitasnya.
Jejak Digital Adalah Rekam Jejak Abadi
Pada sesi yang sama, Chief Marketing Officer VinFast Indonesia, Astrid Ariani Wijana, mengingatkan bahwa tidak semua hal yang viral berbuah positif. Ada konten yang bisa dimaknai secara baik, namun tak sedikit pula yang berdampak buruk jika efeknya pada masyarakat tidak dipertimbangkan. Ia menekankan bahwa jejak digital bersifat permanen, meskipun konten sudah dihapus.
“Sebenarnya apapun yang kami share itu memang harus benar-benar dipikirkan dampak dan juga apa yang akan diterima ketika audiens melihat kontennya,” kata Astrid. Ia menjelaskan bahwa aktivitas pemasaran—dan juga pembuatan konten secara umum—tidak selalu harus mengejar tren semu demi mendapatkan sorotan lebih luas. Pesan ini senada dengan prinsip Melody: kepercayaan tumbuh dari konten yang autentik dan bertanggung jawab.
Indonesia Summit 2026: Panggung Generasi Milenial dan Gen Z
Indonesia Summit 2026 diselenggarakan oleh IDN Media pada 17–18 Juni 2026 dengan mengusung tema “The Next Us: Indonesia’s Leap in the Algorithmic Age”. Konferensi independen ini dirancang khusus untuk melibatkan generasi Milenial dan Gen Z, menghadirkan para pemimpin serta tokoh nasional dari seluruh nusantara. Selain sesi inspiratif, acara ini juga menjadi momen peluncuran Indonesia Millennial and Gen-Z Report 2027.
Survei yang dikerjakan oleh IDN Research Institute itu menjangkau responden di sembilan wilayah Indonesia, antara lain Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Kalimantan, dan Sulawesi. Laporan tersebut menggali aspirasi, nilai-nilai, serta DNA yang mendasari tindakan Milenial dan Gen Z. Kehadiran Melody Laksani di panggung ini menegaskan bahwa suara kreator muda sangat relevan dalam membentuk arah generasi digital ke depan.
Pesan dari Melody Laksani dan Astrid Ariani Wijana menjadi pengingat bahwa di tengah derasnya arus digital, kredibilitas dan kepercayaan adalah aset yang harus dijaga melalui setiap konten yang dibagikan. Bagi para kreator muda, personal branding yang autentik dan pertimbangan matang terhadap dampak digital adalah kunci untuk bertahan, berkembang, dan terus dipercaya di era algoritma yang terus berubah.








