Skip to content
logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
Close

Search

pexels photo 5380675
GameTrending

Nintendo Diperas Hacker Rp 35,4 M, Klaim Curi Data Rahasia

By Falah Malaika Az Zahra
21 Juni 2026 2 Min Read
0

Dunia keamanan siber kembali diuji. Kali ini, raksasa game asal Jepang, Nintendo, menjadi sasaran pemerasan digital. Sekelompok peretas yang menamakan diri ShadowByt3$ mengklaim telah mencuri data rahasia dari Nintendo of America (NoA) dan meminta uang tebusan yang tidak sedikit, yakni senilai USD 2 juta atau sekitar Rp 35,4 miliar.

Klaim Pembobolan Data Survei Internal

Kelompok ShadowByt3$ menyatakan bahwa mereka berhasil mengakses dan mencuri sekitar 859 MB data survei. Informasi yang diduga bocor ini mencakup data sensitif seperti nama, alamat email, dan rincian laporan rekening bank. Data tersebut berasal dari layanan pihak ketiga bernama TinyPulse, yang biasa digunakan oleh Nintendo of America untuk melakukan peninjauan internal terhadap karyawannya.

Bantahan Resmi Nintendo: Tidak Ada Data Pelanggan Bocor

Menanggapi klaim peretas, Nintendo of America dengan tegas membantah bahwa telah terjadi pelanggaran data berskala besar. Dalam pernyataan resminya, pihak perusahaan menekankan bahwa sistem internal Nintendo tidak mengalami kebobolan. Mereka mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terkait dengan vendor pihak ketiga, TinyPulse, dan data yang terlibat hanyalah konten survei usang dari beberapa tahun lalu.

Baca juga  Simulator Jet Tempur China J-11 Ketahuan Pakai Windows XP

“Kami mengetahui adanya masalah yang melibatkan TinyPulse, layanan pihak ketiga yang digunakan untuk survei internal karyawan. Tidak ada data pribadi pelanggan atau data keuangan yang diakses,” tegas juru bicara NoA. Hal ini menegaskan bahwa gamer pemilik konsol seperti Nintendo Switch tidak perlu khawatir akan kebocoran informasi pribadi mereka akibat insiden ini.

Melihat Rekam Jejak Agresif Nintendo dalam Menangani Pembajakan

Mengingat reputasi Nintendo yang sangat ketat dan agresif dalam melindungi kekayaan intelektual serta data pribadi melalui jalur hukum, kecil kemungkinan perusahaan ini akan menuruti tuntutan pemerasan tersebut. Dunia game pun kini menantikan langkah hukum apa yang akan diambil Nintendo selanjutnya terhadap kelompok ShadowByt3$. Sejarah menunjukkan bahwa Nintendo tidak pernah main-main dalam urusan menindak tegas para pelanggar keamanan digital.

Belajar dari Insiden “Teraleak” di Masa Lalu

Walaupun sangat meresahkan, situasi yang melibatkan ShadowByt3$ ini masih jauh lebih kecil dibandingkan salah satu insiden pembobolan data terbesar yang pernah melanda industri game. Pada tahun 2024, publik digemparkan oleh Teraleak, sebuah kebocoran besar-besaran yang dialami oleh Game Freak, pengembang di balik waralaba Pokemon.

Baca juga  BCA Bantah Kebocoran Data, Pastikan Keamanan Nasabah Tetap Terjaga

Saat itu, data yang bocor mencapai ukuran fantastis hingga 1.000 GB. Kebocoran yang terbagi dalam dua gelombang ini membuka banyak rahasia perusahaan, mulai dari kode game yang dirilis di gelombang pertama pada Oktober 2024, hingga informasi tentang game misterius Pokemon Winds and Waves di gelombang kedua setahun kemudian. Insiden Teraleak menjadi pengingat betapa rentannya data pengembang game sekalipun telah diamankan oleh raksasa seperti Nintendo.

Insiden pemerasan dan upaya peretasan seperti yang dialami Nintendo ini menjadi sorotan penting bagi keamanan siber global. Di era digital, keamanan data perusahaan dan privasi karyawan adalah aset vital yang harus dijaga. Kasus ini juga menjadi pengingat bahwa vendor pihak ketiga seringkali menjadi titik lemah yang diincar para penjahat siber, sehingga menuntut pengawasan keamanan yang lebih holistik dari para pemilik merek besar.

Tags:

hackerKeamanan Siberkebocoran dataNintendoNintendo of Americapemerasan digitalShadowByt3$
Author

Falah Malaika Az Zahra

Reporter Spesialis Pop Kultur & Ekosistem Digital. Berbekal latar belakang ilmu jurnalistik, Falah fokus mengawal perkembangan industri kreatif mulai dari dinamika sinema, musik, komunitas anime, hingga tren gadget penunjang produktivitas. Laporannya tidak hanya informatif, tetapi juga menangkap esensi dan energi kultur modern, menjadikannya rujukan yang tepercaya sekaligus menghibur bagi Gen Z dan Millenial.

Follow Me
Other Articles
pexels photo 16761965
Previous

Resmi, GTA 6 Bisa Dipesan Mulai 25 Juni 2026

pexels photo 28785845 1
Next

MUNAS IESPA 2026: Symphony of Victory, Babak Baru Esports Indonesia

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • pexels photo 30844787
      Booster Pack 30th Celebration Rayakan 30 Tahun Pokémon Game Kartu
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      21 Juni 2026
    • pexels photo 36982099
      Tempe vs Tahu: Mana yang Lebih Kaya Gizi? Simak Perbandingannya
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      21 Juni 2026
    • pexels photo 5415445 3
      Karawang Cetak Sejarah, Raih Opini WTP ke-11 Secara Berturut-turut
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      21 Juni 2026
    • pexels photo 18663994
      Meta, Google, TikTok Bayar Rp 486 Miliar Ganti Rugi Krisis Mental Siswa AS
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      21 Juni 2026
    • pexels photo 5554949
      Sharp Aquos R11 Resmi, Bawa Kamera Telefoto 38,5 MP dan Chipset Snapdragon 8s Gen 4
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      21 Juni 2026

    You May Have Missed

    pexels photo 30844787
    Game Trending

    Booster Pack 30th Celebration Rayakan 30 Tahun Pokémon Game Kartu

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    21 Juni 2026
    pexels photo 36982099
    Article Food

    Tempe vs Tahu: Mana yang Lebih Kaya Gizi? Simak Perbandingannya

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    21 Juni 2026
    pexels photo 5415445 3
    Article Trending

    Karawang Cetak Sejarah, Raih Opini WTP ke-11 Secara Berturut-turut

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    21 Juni 2026
    pexels photo 18663994
    Gadget Sains Trending

    Meta, Google, TikTok Bayar Rp 486 Miliar Ganti Rugi Krisis Mental Siswa AS

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    21 Juni 2026
    pexels photo 5554949
    Gadget Trending

    Sharp Aquos R11 Resmi, Bawa Kamera Telefoto 38,5 MP dan Chipset Snapdragon 8s Gen 4

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    21 Juni 2026
    pexels photo 36660925
    News

    BI Hadirkan Pameran Wayang, Hiburan Rakyat Lintas Krisis

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    21 Juni 2026
    pexels photo 11938610
    Sains Trending

    Alat Desalinasi Ini Ubah Air Laut Jadi Tawar dan Tambang Litium

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    21 Juni 2026
    pexels photo 1770988
    Public Figure Trending

    Anne Hathaway Hampir Buta di Mata Kiri Akibat Katarak di Usia Muda

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    21 Juni 2026
    pexels photo 33755412
    Gadget Trending

    Duel Kamera Galaxy A37 vs A57 5G: Mana Hasil Fotonya Lebih Oke?

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    21 Juni 2026

    Kategori

    • Home
    • Anime & Manga
    • Film
    • Gadget
    • Game
    • Music

    Format

    • Article
    • News
    • Trending
    • Infographic
    • Video

    Link Penting

    • Tentang Goodside
    • Kebijakan Privasi
    • Kebijakan Cookie
    • Pedoman Media Siber
    Copyright 2026 — Goodside. All rights reserved.