Skip to content
logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
Close

Search

pexels photo 8386358
SainsTrending

Perusahaan Jor-joran Investasi AI, Karyawan Malah Dipangkas

By Falah Malaika Az Zahra
21 Juni 2026 3 Min Read
0

Di tengah derasnya arus investasi kecerdasan buatan (AI), muncul ironi yang menusuk: semakin banyak perusahaan teknologi yang memilih merumahkan karyawannya. Dana yang digelontorkan untuk pengembangan AI dan pusat data memang fantastis, tetapi biaya sesungguhnya tampaknya ditanggung oleh para pekerja lewat gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.

Investasi AI Tembus Ribuan Triliun Rupiah

Angka-angka yang beredar sulit dipercaya. Amazon, misalnya, mengucurkan sekitar Rp211 triliun untuk pusat data AI di Australia pada 2025, lalu melanjutkan komitmen investasi sebesar 50 miliar dolar AS (sekitar Rp840 triliun) ke OpenAI pada awal 2026. Meta bahkan lebih agresif dengan investasi AI lebih dari 100 miliar dolar AS (sekitar Rp1.764 triliun) tahun ini, dan total belanja modalnya diperkirakan bisa menembus Rp2.557 triliun. Angka-angka ini menunjukkan bahwa industri teknologi sedang bertaruh besar pada masa depan yang digerakkan oleh mesin pintar.

Namun, di balik dana jumbo itu, sesuatu yang kontras terjadi. Alih-alih menciptakan lapangan kerja, investasi ini justru diiringi dengan pemangkasan tenaga kerja besar-besaran.

Baca juga  Komdigi Kerahkan AI dan Teknologi Mutakhir untuk Perangi 3,2 Juta Situs Judi Daring

Gelombang PHK di Raksasa Teknologi

Meta merumahkan 8.000 karyawan pada 20 Mei 2026, atau sekitar 10 persen dari total tenaga kerjanya, dengan sasaran utama tim engineering dan produk. Sebelumnya, 7.000 karyawan sudah lebih dulu dipindahkan ke proyek AI baru—sebuah isyarat bahwa restrukturisasi ini bukan sekadar efisiensi biasa.

Oracle memecat 30.000 karyawan—18 persen dari total pegawai globalnya—pada awal April 2026 dengan alasan fokus sumber daya pada AI dan infrastruktur pusat data. Amazon di awal 2026 memangkas 16.000 karyawan, menyusul 14.000 yang sudah di-PHK pada Oktober 2025. CEO Andy Jassy secara terbuka menyebut bahwa AI akan membuat perusahaan membutuhkan lebih sedikit orang untuk jenis pekerjaan tertentu.

Cisco, Block, Coinbase, dan Atlassian juga ikut merampingkan organisasi mereka. Cisco memotong 4.000 karyawan pada Mei 2026, Block memberhentikan lebih dari 4.000 orang (40 persen pegawai) pada Februari 2026, Coinbase melepas 700 karyawan, dan Atlassian memangkas 1.600 orang pada Maret 2026. Microsoft bahkan menawarkan pensiun dini kepada 8.750 karyawan AS pada akhir April 2026—pertama kalinya dalam 51 tahun sejarah perusahaan—sebagai strategi menjaga arus kas di tengah lonjakan pengeluaran pusat data.

Baca juga  Saham Samsung Melonjak 10%, Kapitalisasi Pasar Tembus 1 Triliun Dolar AS

AI: Kambing Hitam atau Biang Kerok?

Para ahli menilai situasi ini tidak sesederhana kelihatannya. Chief AI Officer Cognizant, Babak Hodjat, mengungkapkan bahwa AI kerap dijadikan “kambing hitam” dalam restrukturisasi perusahaan. Istilah ini digunakan untuk menjustifikasi pengurangan tenaga kerja, padahal keputusan bisnis yang lebih luas—seperti tekanan margin, perubahan strategi, atau kebutuhan efisiensi—juga berperan besar.

Di sisi lain, tidak bisa dipungkiri bahwa otomatisasi dan alat AI memang mulai mengambil alih tugas-tugas yang sebelumnya dikerjakan manusia. Namun, apakah PHK massal ini murni karena teknologi baru, ataukah perusahaan memanfaatkan momentum untuk merampingkan struktur biaya dengan dalih transformasi digital?

Masa Depan Tenaga Kerja di Era AI

Fenomena ini membawa pertanyaan penting tentang masa depan pekerjaan. Ketika perusahaan berinvestasi besar-besaran pada AI, keterampilan yang dibutuhkan pun berubah. Karyawan yang tidak memiliki keahlian relevan dengan ekosistem AI berisiko tersingkir, sementara permintaan untuk talent AI, data scientist, dan engineer spesialis justru melonjak.

Bagi pekerja, ini adalah panggilan untuk terus meningkatkan keterampilan dan beradaptasi. Bagi perusahaan, tantangannya adalah menyeimbangkan antara efisiensi biaya jangka pendek dan tanggung jawab sosial terhadap karyawan yang telah membangun organisasi bertahun-tahun.

Baca juga  Belajar dari Bosch dan Meta: Kunci Keterikatan Karyawan di Era Kerja Fleksibel

Gelombang PHK ini menjadi cermin bahwa percepatan adopsi AI tidak selalu berjalan mulus. Di satu sisi, teknologi menjanjikan efisiensi dan inovasi; di sisi lain, transisinya bisa menyakitkan bagi mereka yang tertinggal. Memahami dinamika ini penting agar kita tidak hanya kagum pada kemajuan mesin, tetapi juga peduli pada nasib manusia di balik layar.

Tags:

dampak AIInvestasi AIkecerdasan buatanperusahaan teknologiPHKrestrukturisasi
Author

Falah Malaika Az Zahra

Reporter Spesialis Pop Kultur & Ekosistem Digital. Berbekal latar belakang ilmu jurnalistik, Falah fokus mengawal perkembangan industri kreatif mulai dari dinamika sinema, musik, komunitas anime, hingga tren gadget penunjang produktivitas. Laporannya tidak hanya informatif, tetapi juga menangkap esensi dan energi kultur modern, menjadikannya rujukan yang tepercaya sekaligus menghibur bagi Gen Z dan Millenial.

Follow Me
Other Articles
pexels photo 5117989 1
Previous

Fox Akuisisi Roku Rp 390 Triliun, Perkuat Bisnis Streaming dan Iklan Digital

pexels photo 26742834
Next

Eks ART Bantah Langgar Privasi Anak Erin dan Andre Taulany

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • pexels photo 37957989
      Hasil Inggris vs Kosta Rika: Anthony Gordon Gemilang, Three Lions Menang 3-0
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      21 Juni 2026
    • pexels photo 32290789
      Ratu Sofya Bantah Tak Sayang Ortu, Klaim Jadi Tulang Punggung Sejak 13 Tahun
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      21 Juni 2026
    • pexels photo 26742834
      Eks ART Bantah Langgar Privasi Anak Erin dan Andre Taulany
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      21 Juni 2026
    • pexels photo 8386358
      Perusahaan Jor-joran Investasi AI, Karyawan Malah Dipangkas
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      21 Juni 2026
    • pexels photo 5117989 1
      Fox Akuisisi Roku Rp 390 Triliun, Perkuat Bisnis Streaming dan Iklan Digital
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      21 Juni 2026

    You May Have Missed

    pexels photo 37957989
    Trending

    Hasil Inggris vs Kosta Rika: Anthony Gordon Gemilang, Three Lions Menang 3-0

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    21 Juni 2026
    pexels photo 32290789
    News Public Figure

    Ratu Sofya Bantah Tak Sayang Ortu, Klaim Jadi Tulang Punggung Sejak 13 Tahun

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    21 Juni 2026
    pexels photo 26742834
    Public Figure Trending

    Eks ART Bantah Langgar Privasi Anak Erin dan Andre Taulany

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    21 Juni 2026
    pexels photo 8386358
    Sains Trending

    Perusahaan Jor-joran Investasi AI, Karyawan Malah Dipangkas

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    21 Juni 2026
    pexels photo 5117989 1
    Film News

    Fox Akuisisi Roku Rp 390 Triliun, Perkuat Bisnis Streaming dan Iklan Digital

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    21 Juni 2026
    pexels photo 35399059 1
    Music Trending

    Jadwal Konser BIGBANG di Jakarta: Lokasi, Tanggal, dan Harga Tiket

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    21 Juni 2026
    pexels photo 30335692 1
    Academic

    BPJS Kesehatan Defisit, Pemerintah Tegaskan Iuran Tak Naik

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    21 Juni 2026
    pexels photo 33175647
    News Public Figure

    OTT Muara Enim: KPK Amankan 5 Pejabat BPK RI Terkait Dugaan Suap

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    21 Juni 2026
    pexels photo 30704292
    Public Figure Trending

    Jennifer Coppen dan Justin Hubner Dikabarkan Nikah 13 Juni 2026

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    21 Juni 2026

    Kategori

    • Home
    • Anime & Manga
    • Film
    • Gadget
    • Game
    • Music

    Format

    • Article
    • News
    • Trending
    • Infographic
    • Video

    Link Penting

    • Tentang Goodside
    • Kebijakan Privasi
    • Kebijakan Cookie
    • Pedoman Media Siber
    Copyright 2026 — Goodside. All rights reserved.