Skip to content
logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
Close

Search

pexels photo 30901568
GadgetTrending

AI GPT-4.5 & Llama Lolos Turing Test, Berhasil Menyamar Jadi Manusia

By Falah Malaika Az Zahra
23 Juni 2026 2 Min Read
0

Sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa kecerdasan buatan (AI) modern semakin sulit dibedakan dari manusia dalam percakapan teks. Dua model AI, termasuk GPT-4.5 dan Llama-3.1-405B, berhasil lolos dari Turing Test, sebuah ujian klasik yang selama puluhan tahun menjadi tolok ukur kemampuan mesin meniru perilaku manusia.

Mengenal Kembali Turing Test: Standar Klasik Kecerdasan Mesin

Turing Test pertama kali diperkenalkan oleh matematikawan visioner Alan Turing pada tahun 1950. Konsep pengujian ini cukup sederhana namun mendalam: seorang partisipan berkomunikasi secara tekstual dengan dua entitas, satu manusia dan satu lagi mesin, tanpa mengetahui identitas asli masing-masing. Jika partisipan gagal membedakan mana lawan bicara yang merupakan program komputer, maka mesin tersebut dianggap sukses melewati ujian dan menunjukkan kecerdasan yang menyerupai manusia.

Selama beberapa dekade, ujian ini menjadi semacam “cawan suci” dalam riset kecerdasan buatan. Kini, studi yang dipublikasikan di jurnal PNAS tersebut menunjukkan bahwa batas antara komunikasi manusia dan mesin mulai memudar, terutama saat AI kontemporer diberi arahan yang tepat.

Baca juga  Tamagotchi Kini Pakai AI, Bisa Tumbuh dan Pantau Tanaman

Performa Gemilang GPT-4.5 dan Llama dalam Penyamaran Digital

Hasil pengujian menunjukkan lompatan performa yang signifikan. Model GPT-4.5 dari OpenAI tampil sebagai yang paling unggul, di mana ia dinilai sebagai “manusia” dalam 73 persen dari seluruh interaksi yang berlangsung. Angka ini sangat mengejutkan karena menunjukkan partisipan justru lebih sering mengira AI tersebut sebagai manusia ketimbang manusia sungguhan yang menjadi lawan bicaranya.

Di posisi berikutnya, model Llama-3.1-405B buatan Meta juga berhasil mencapai skor 56 persen. Capaian ini sekaligus menegaskan bahwa kemampuan menyamar bukan lagi monopoli satu model tertentu, melainkan sudah menjadi kapabilitas yang dimiliki oleh arsitektur AI modern secara umum.

Ketika Model Lawas dan Tanpa Arahan Gagal Meyakinkan

Perbandingan performa menjadi semakin kontras saat melihat model yang lebih lama. Chatbot legendaris Eliza, yang dibuat pada era 1960-an, hanya dianggap manusia sebanyak 23 persen dari total interaksi. Sementara itu, versi dasar dari GPT-4o justru memperoleh angka yang lebih rendah, yaitu 21 persen. Peneliti menduga, tanpa adanya arahan spesifik untuk membangun persona tertentu, model-model ini gagal membangun ilusi sosial yang meyakinkan.

Baca juga  Lexar Perkenalkan AI Storage Core dan SSD Gaming untuk Era AI

Fakta menarik lainnya terungkap saat instruksi khusus dihilangkan. Tanpa prompt yang dirancang agar AI melakukan kesalahan kecil, menunjukkan keraguan, atau melontarkan humor, tingkat keberhasilan GPT-4.5 langsung merosot tajam menjadi hanya 36 persen. Hal serupa terjadi pada Llama yang turun drastis ke angka 38 persen.

Mengapa Penyamaran AI Perlu Mendapat Perhatian Kita

Menurut salah satu penulis studi, Cameron Jones, temuan ini membuktikan bahwa model AI masa kini tidak hanya unggul dalam menyajikan fakta atau menjawab pertanyaan kompleks. Mereka juga mulai sangat pandai meniru persona manusia. “Model AI modern benar-benar memiliki kemampuan untuk tampil seperti manusia,” ujar peneliti lainnya, Ben Bergen. Namun, ia menekankan bahwa mesin belum mampu secara otomatis memahami nuansa sosial tanpa dipandu oleh instruksi yang mendetail.

Perkembangan ini membawa implikasi besar bagi cara kita berinteraksi di dunia digital. Dari layanan pelanggan, asisten virtual, hingga potensi misinformasi, batas yang semakin tipis antara entitas digital dan manusia sungguhan membutuhkan literasi baru dari para pengguna teknologi. Memahami konteks ini krusial agar kita tetap dapat memanfaatkan kecanggihan AI secara bijak tanpa lengah terhadap potensi penipuan atau manipulasi identitas di masa depan.

Baca juga  Perbankan Makin Agresif Gunakan AI untuk Rekrutmen

Tags:

AI menyamar manusiaGPT-4.5kecerdasan buatanLlamastudi PNASTuring Test
Author

Falah Malaika Az Zahra

Reporter Spesialis Pop Kultur & Ekosistem Digital. Berbekal latar belakang ilmu jurnalistik, Falah fokus mengawal perkembangan industri kreatif mulai dari dinamika sinema, musik, komunitas anime, hingga tren gadget penunjang produktivitas. Laporannya tidak hanya informatif, tetapi juga menangkap esensi dan energi kultur modern, menjadikannya rujukan yang tepercaya sekaligus menghibur bagi Gen Z dan Millenial.

Follow Me
Other Articles
pexels photo 33747483
Previous

Son Lux Rilis Single “Endlessly” dan Umumkan Album Kesembilan “Out Into”

pexels photo 31772658
Next

Forum Internet Dunia ICANN87 Pindah ke Bali Akibat Konflik Timur Tengah

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • pexels photo 46924 1
      5 Trik Bikin Chat Berwarna di WhatsApp, Tampilan Lebih Menarik
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      23 Juni 2026
    • pexels photo 22604956 3
      Toy Story 5 Punya Adegan Post-Credit? Ini Bocorannya
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      23 Juni 2026
    • pexels photo 34537535
      Pangdam Mandala Trikora Tegaskan TNI Tak Terlibat Penculikan Mama Yasinta
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      23 Juni 2026
    • pexels photo 19693216
      Harga Memori Melonjak, Peta Chipset Smartphone Global Mulai Berubah
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      23 Juni 2026
    • pexels photo 9783346
      LG OLED evo AI 2026 Meluncur: TV Personal dan Anti-Hacker
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      23 Juni 2026

    You May Have Missed

    pexels photo 46924 1
    Article Gadget

    5 Trik Bikin Chat Berwarna di WhatsApp, Tampilan Lebih Menarik

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    23 Juni 2026
    pexels photo 22604956 3
    Film Trending

    Toy Story 5 Punya Adegan Post-Credit? Ini Bocorannya

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    23 Juni 2026
    pexels photo 34537535
    News Public Figure

    Pangdam Mandala Trikora Tegaskan TNI Tak Terlibat Penculikan Mama Yasinta

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    23 Juni 2026
    pexels photo 19693216
    Gadget Trending

    Harga Memori Melonjak, Peta Chipset Smartphone Global Mulai Berubah

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    23 Juni 2026
    pexels photo 9783346
    Gadget Trending

    LG OLED evo AI 2026 Meluncur: TV Personal dan Anti-Hacker

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    23 Juni 2026
    pexels photo 7943237
    Film Trending

    Sinopsis Film Tanah Runtuh, Kisah Haru Anak Down Syndrome Cari Ibu

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    23 Juni 2026
    pexels photo 33376220 1
    Gadget Trending

    3 HP Redmi dengan Kamera 0,5x 200 MP OIS Terbaik untuk Foto Estetik

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    23 Juni 2026
    pexels photo 36704247
    Public Figure Trending

    Beiranvand Banjir Pujian Usai Jadi Tembok Iran di Piala Dunia 2026

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    23 Juni 2026
    pexels photo 37967296
    News

    Iran Resmi Tutup Selat Hormuz, Ancam Serang Kapal yang Melintas Usai Serangan AS

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    23 Juni 2026

    Kategori

    • Home
    • Anime & Manga
    • Film
    • Gadget
    • Game
    • Music

    Format

    • Article
    • News
    • Trending
    • Infographic
    • Video

    Link Penting

    • Tentang Goodside
    • Kebijakan Privasi
    • Kebijakan Cookie
    • Pedoman Media Siber
    Copyright 2026 — Goodside. All rights reserved.