
Yandex Luncurkan Solusi AI untuk Operator Telekomunikasi di Indonesia
Jakarta – Yandex, perusahaan teknologi global, resmi memperkenalkan solusi kecerdasan buatan (AI) yang dirancang khusus untuk industri telekomunikasi di Indonesia. Langkah ini diambil untuk mendorong operator seluler mengembangkan produk berbasis AI secara mandiri, merespons tingginya adopsi AI di kalangan masyarakat Indonesia.
Alexander Popovskiy, CEO of Yandex Search International, menegaskan bahwa operator telekomunikasi memiliki posisi strategis untuk memperluas pemanfaatan AI. “Mereka memiliki basis pengguna yang besar, brand tepercaya, serta infrastruktur matang yang menjadi fondasi penting dalam meluncurkan produk AI skala nasional,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Rabu (10/6/2026).
Potensi Pasar AI di Indonesia
Data survei terkini yang dirujuk Yandex menunjukkan bahwa 97 persen responden mengaku AI telah berperan dalam kehidupan sehari-hari. Sebanyak 80 persen menggunakan AI untuk pencarian informasi, 70 persen untuk komunikasi dan terjemahan, serta 68 persen untuk membantu pekerjaan atau tugas. Chatbot AI generatif menjadi solusi paling banyak dipakai, mencapai 83 persen.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga mencatat tingkat adopsi AI di Indonesia sudah mencapai 92 persen. Angka ini menempatkan AI sebagai salah satu pilar produktivitas nasional. Dengan potensi sebesar itu, operator telekomunikasi dinilai bisa menjadi jembatan utama antara teknologi AI dan konsumen.
Model Kolaborasi Fleksibel
Yandex menawarkan tiga model kerja sama yang dapat dipilih operator. Pertama, mengintegrasikan layanan operator ke dalam produk AI Yandex yang sudah tersedia. Kedua, mengadopsi teknologi Yandex ke dalam ekosistem internal operator. Ketiga, yang paling menarik, operator dapat meluncurkan produk AI dengan identitas merek sendiri sepenuhnya menggunakan teknologi Yandex.
Pendekatan ini memberi keleluasaan bagi setiap operator untuk menyesuaikan solusi AI dengan karakteristik pelanggan dan strategi bisnis masing-masing. “Kami siap berbagi pengalaman setelah bertahun-tahun membangun kapasitas teknologi AI,” tambah Alexander.
Layanan AI yang Bisa Dikembangkan
Dengan dukungan Yandex, operator telekomunikasi dapat mempercepat pengembangan beragam layanan. Mulai dari dukungan pelanggan berbasis AI (AI-powered customer support), asisten virtual untuk panggilan, hingga layanan mandiri (self-service). Pelanggan bisa mengecek saldo, mengelola akun, atau mendapatkan bantuan teknis melalui interaksi yang lebih alami dan intuitif.
Kemampuan ini memungkinkan operator menghadirkan pengalaman yang lebih personal dibandingkan layanan AI global yang cenderung seragam. Konsumen Indonesia dengan preferensi lokal yang kuat akan mendapatkan layanan yang lebih sesuai dengan kebutuhan sehari-hari.
Mendorong Transformasi Digital Nasional
Inisiatif Yandex datang di saat yang tepat. Operator telekomunikasi di Indonesia tengah mencari nilai tambah di luar layanan konektivitas dasar. Dengan mengadopsi AI, mereka dapat membuka lini bisnis baru, meningkatkan loyalitas pelanggan, dan memperkuat posisi di ekosistem digital yang semakin kompetitif.
Alexander menekankan bahwa masyarakat Indonesia sudah siap naik level dalam adopsi AI. “Mereka hanya perlu perangkat yang tepat serta keahlian yang kami miliki. Manfaat nyata dari teknologi AI dapat dihadirkan kepada pengguna tanpa perlu menunggu lebih lama lagi,” tutupnya.
Bagi konsumen, kolaborasi ini berarti akses yang lebih mudah ke layanan pintar yang terintegrasi langsung dengan operator langganan mereka. Sementara bagi industri, langkah Yandex menjadi katalis percepatan transformasi digital yang inklusif di Indonesia.








