Skip to content
logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
Close

Search

pexels photo 30596311
NewsSains

Misi NASA Selamatkan Teleskop Swift yang Hampir Jatuh ke Bumi

By Falah Malaika Az Zahra
26 Juni 2026 2 Min Read
0

NASA bersiap menjalankan misi penyelamatan dramatis pada 27 Juni 2026. Teleskop luar angkasa Neil Gehrels Swift Observatory—aset berharga yang telah mengamati langit sejak 2004—kini terancam jatuh ke Bumi karena orbitnya menurun lebih cepat dari perkiraan. Misi Swift Boost akan melibatkan wahana derek bernama Link untuk mengangkat observatorium itu ke ketinggian yang aman.

Mengapa Teleskop Swift Terancam Jatuh?

Satelit dan wahana antariksa lazim kehilangan ketinggian seiring waktu akibat tarikan atmosfer. Namun, Swift kehilangan orbit jauh lebih cepat dibanding satelit sejenis. NASA menjelaskan bahwa peningkatan aktivitas matahari membuat atmosfer bagian atas mengembang, sehingga tarikan terhadap Swift menjadi lebih besar dari yang diprediksi. Tanpa mesin pendorong sendiri, teleskop ini tidak bisa mengoreksi posisinya.

“Tidak masalah jika wahana antariksa biasa keluar dari orbit. Tetapi ini bukan sembarang wahana luar angkasa,” ujar Shawn Domagal-Goldman, Direktur Divisi Astrofisika NASA. Pernyataan itu menegaskan nilai ilmiah Swift yang tak tergantikan.

Misi Swift Boost: Teknologi Deregulasi Orbit

Inti dari misi ini adalah wahana bernama Link, sebuah derek luar angkasa yang dirancang khusus untuk merapat dan memindahkan satelit yang kehabisan bahan bakar. Pada 9 Juni, teknisi NASA di Wallops Flight Facility, Virginia, selesai memasang Link ke roket Northrop Grumman Pegasus XL. Roket itu kemudian dipasangkan ke pesawat pembawa Stargazer.

Baca juga  Kapan Gerhana Matahari Total 2026? Ini Tanggal dan Wilayahnya

Pada 27 Juni, Stargazer akan lepas landas dari Atol Kwajalein di Samudera Pasifik Selatan. Pesawat akan membawa Pegasus XL ke ketinggian 40.000 kaki, lalu melepaskannya. Roket akan jatuh bebas sejenak sebelum menyalakan mesin dan membawa Link ke orbit Swift dalam waktu sekitar 10 menit. Setelah docking, Link akan melakukan serangkaian manuver untuk mendorong teleskop ke orbit yang lebih tinggi dan stabil.

Peran Katalyst Space dalam Penyelamatan

Misi ini merupakan kolaborasi antara NASA dan perusahaan swasta Katalyst Space. Perusahaan itu menyediakan teknologi Link yang memungkinkan layanan perpanjangan masa pakai satelit tanpa harus meluncurkan wahana baru. Pendekatan ini dianggap lebih efisien untuk menyelamatkan aset antariksa bernilai tinggi.

Kemitraan dengan sektor swasta menjadi strategi NASA dalam beberapa tahun terakhir untuk menekan biaya dan memanfaatkan inovasi komersial. Jika berhasil, Swift Boost bisa menjadi model bagi misi perbaikan orbit di masa depan.

Swift: Observatorium Serbaguna dengan Sejarah Panjang

Neil Gehrels Swift Observatory diluncurkan pada 2004 dengan misi awal mengamati ledakan sinar gamma—fenomena paling dahsyat di alam semesta. Namun, kemampuannya berputar cepat membuatnya bisa menangkap berbagai peristiwa astrofisika lain, dari supernova hingga lubang hitam yang sedang “menyala”.

Baca juga  NGC 3137, Galaksi Spiral Mirip Bima Sakti Tertangkap Hubble

Awalnya direncanakan beroperasi hanya dua tahun, Swift justru melampaui dua dekade pengabdian. Keunikan observatorium ini terletak pada kecepatan reaksinya: begitu mendeteksi ledakan sinar gamma, Swift bisa berputar dalam hitungan menit untuk mengarahkan teleskopnya ke sumber kejadian. Data yang dikumpulkannya telah membantu ribuan penelitian astronomi.

Harapan NASA Setelah Penyelamatan

Jika misi Swift Boost berjalan lancar, NASA memperkirakan teleskop akan bertahan di orbit setidaknya lima tahun lagi, bahkan mungkin lebih. Dengan orbit yang kembali aman, Swift bisa terus menjadi mata langit yang siap menangkap kejutan kosmis setiap saat.

Misi ini menjadi pengingat bahwa aset sains di luar angkasa tidak selalu tergantikan begitu saja. Upaya penyelamatan seperti Swift Boost menunjukkan komitmen untuk memaksimalkan investasi pengetahuan yang telah dibangun selama puluhan tahun.

Tags:

astronomiKatalyst Spacemisi luar angkasaNASApenyelamatan satelitSwift ObservatoryTeleskop Swift
Author

Falah Malaika Az Zahra

Reporter Spesialis Pop Kultur & Ekosistem Digital. Berbekal latar belakang ilmu jurnalistik, Falah fokus mengawal perkembangan industri kreatif mulai dari dinamika sinema, musik, komunitas anime, hingga tren gadget penunjang produktivitas. Laporannya tidak hanya informatif, tetapi juga menangkap esensi dan energi kultur modern, menjadikannya rujukan yang tepercaya sekaligus menghibur bagi Gen Z dan Millenial.

Follow Me
Other Articles
pexels photo 5475687 1
Previous

Sarwendah Rugi Rp20 Miliar karena Tak Live? Pengacara Bantah Hoaks

pexels photo 6037571
Next

Ari Aster Sudah Tulis Cerita Prekuel Hereditary

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • pexels photo 28920287
      Samsung Umumkan Memori UFS 5.0, Bikin AI dan Storage di HP Lebih Ngebut
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      26 Juni 2026
    • pexels photo 30855412 1
      Ambisi China 2030: Jadi Raja AI Dunia dalam Lima Tahun
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      26 Juni 2026
    • pexels photo 7523354
      Bedanya Shutdown dan Sleep di Laptop, Jangan Sampai Salah Pilih
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      26 Juni 2026
    • pexels photo 38197913
      AI di Piala Dunia 2026: Offside Tanpa Debat, Apakah Seru?
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      26 Juni 2026
    • pexels photo 8125071
      Daftar Harga HP Oppo Terbaru Januari 2023, A16 Mulai Rp1,7 Juta
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      26 Juni 2026

    You May Have Missed

    pexels photo 28920287
    Gadget News

    Samsung Umumkan Memori UFS 5.0, Bikin AI dan Storage di HP Lebih Ngebut

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    26 Juni 2026
    pexels photo 30855412 1
    Gadget Trending

    Ambisi China 2030: Jadi Raja AI Dunia dalam Lima Tahun

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    26 Juni 2026
    pexels photo 7523354
    Article Gadget

    Bedanya Shutdown dan Sleep di Laptop, Jangan Sampai Salah Pilih

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    26 Juni 2026
    pexels photo 38197913
    Sains Trending

    AI di Piala Dunia 2026: Offside Tanpa Debat, Apakah Seru?

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    26 Juni 2026
    pexels photo 8125071
    Gadget News

    Daftar Harga HP Oppo Terbaru Januari 2023, A16 Mulai Rp1,7 Juta

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    26 Juni 2026
    pexels photo 1181207
    Gadget Trending

    Microsoft Luncurkan Surface Pro 12 dan Laptop 8 dengan Snapdragon X2

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    26 Juni 2026
    pexels photo 33402666
    Gadget Trending

    5 HP Infinix Rp1 Jutaan Juni 2026: RAM Besar, Lancar Gaming

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    26 Juni 2026
    pexels photo 47261 3
    Gadget Trending

    Melihat Samsung Galaxy A10 Lebih Dekat

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    26 Juni 2026
    pexels photo 34873905
    Public Figure Trending

    Potret Gaya Kondangan Pratama Arhan dan Inka Andestha yang Jadi Sorotan

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    26 Juni 2026

    Kategori

    • Home
    • Anime & Manga
    • Film
    • Gadget
    • Game
    • Music

    Format

    • Article
    • News
    • Trending
    • Infographic
    • Video

    Link Penting

    • Tentang Goodside
    • Kebijakan Privasi
    • Kebijakan Cookie
    • Pedoman Media Siber
    Copyright 2026 — Goodside. All rights reserved.