Skip to content
logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
Close

Search

ArticleFilm

5 Film Seru yang Harus Ditonton Sebelum The Running Man

By Falah Malaika Az Zahra
11 November 2025 4 Min Read
0
Updated on 12 November 2025

The Running Man (1987) menjadi salah satu film sci-fi paling ikonik yang memadukan aksi, satire, dan kritik sosial dalam satu paket penuh adrenalin. Dibintangi Arnold Schwarzenegger, film ini menggambarkan masa depan distopia, di mana acara televisi kejam dijadikan hiburan publik. Di balik adegan laga dan dialog khas era 80-an, tersimpan pesan tajam soal manipulasi media, eksploitasi manusia, dan sistem yang otoriter.

Kini, kisah legendaris itu bakal dihidupkan lagi lewat The Running Man (2025) garapan Edgar Wright yang dijadwalkan rilis di bioskop Indonesia pada Rabu (12/11/2025). Berbeda dari versi klasiknya, adaptasi baru ini disebut lebih setia pada novel karya Stephen King, tentang seorang pria yang rela ikut reality show mematikan demi menyelamatkan putrinya. Kehadiran Glen Powell sebagai bintang utama juga bikin film ini makin dinanti, apalagi dengan gaya penyutradaraan Wright yang selalu energik.

Nah, sambil menghitung mundur perilisan The Running Man, gak ada salahnya kamu “memanaskan mesin” dulu dengan menonton beberapa film sejenis. Dari The Hunger Games yang ikonis sampai Battle Royale yang kontroversial, berikut lima rekomendasi film yang bisa kamu pantengin sebelum menyaksikan versi terbarunya!

Rekomendasi Film Sejenis The Running Man

  1. A Clockwork Orange (1971)

    Film karya Stanley Kubrick yang sempat menuai kontroversi hebat ini sangat direkomendasikan untuk ditonton sebelum The Running Man. Seperti film adaptasi novel karya Stephen King itu, A Clockwork Orange juga mengangkat tema-tema besar, seperti kontrol negara, manipulasi media, dan kebebasan individu. Bedanya, jika The Running Man menyoroti kekerasan yang dijadikan hiburan publik, film adaptasi novel karya Anthony Burgess ini menggali sisi psikologis dari bagaimana sistem bisa menghapus pilihan moral manusia.

    Film ini mengikuti kisah Alex DeLarge (Malcolm McDowell), remaja karismatik yang memimpin geng brutal di Inggris masa depan. Setelah ditangkap karena pembunuhan, Alex bersedia menjalani eksperimen psikologis bernama Ludovico Technique demi kebebasan lebih cepat. Namun, terapi yang membuatnya gak mampu melakukan kekerasan ini justru mengubahnya jadi korban dari permainan kekuasaan yang jauh lebih besar dan berbahaya.

  2. The Truman Show (1998)



    Bayangkan kamu menjalani hidup yang tampak sempurna, tanpa tahu kalau semua itu hanyalah panggung raksasa. Itulah yang dialami Truman Burbank (Jim Carrey) dalam The Truman Show. Truman adalah pegawai asuransi ceria yang tinggal di kota pesisir bernama Seahaven, tempat yang tampak ideal di segala sisi. Namun, satu yang gak ia sadari adalah seluruh kehidupannya disiarkan secara langsung ke seluruh dunia sejak hari kelahirannya!

    Dirilis jauh sebelum ledakan reality show seperti Big Brother dan Survivor, film satire garapan Peter Weir ini sangat visioner dan masih relevan hingga sekarang. Menonton The Truman Show sebelum The Running Man bisa jadi pengalaman yang saling melengkapi. Dua-duanya sama-sama bakal memaksamu bertanya, sampai sejauh mana manusia rela dieksploitasi demi hiburan dan pengakuan?

  3. Battle Royale (2000)



    Gak cuma Hollywood, Jepang pun punya film bertema permainan maut yang menegangkan seperti The Running Man. Bertajuk Battle Royale, film adaptasi novel kontroversial karya Koushun Takami ini bukan sekadar tontonan berdarah, tapi juga refleksi tajam tentang kekuasaan, kepatuhan, dan hilangnya kemanusiaan di bawah sistem yang kejam. Saking berpengaruhnya, Quentin Tarantino sampai menyebut Battle Royale sebagai salah satu film favoritnya dalam dua dekade terakhir!

    Ceritanya berlatar di Jepang masa depan yang kacau akibat krisis ekonomi dan meningkatnya kenakalan remaja. Pemerintah kemudian memberlakukan Battle Royale Act, undang-undang yang memaksa sekelompok siswa SMP untuk saling bunuh di sebuah pulau terpencil sampai tersisa satu orang saja. Kisah berfokus pada Shuya Nanahara (Tatsuya Fujiwara) dan Noriko Nakagawa (Aki Maeda) yang berusaha bertahan tanpa harus mengorbankan moralitas mereka.

  4. The Hunger Games (2012)



    The Hunger Games jelas pantang dilewatkan saat kamu ingin menyiapkan diri sebelum menyaksikan The Running Man. Berlatar di masa depan yang suram di negara fiktif bernama Panem, The Hunger Games mengisahkan sistem kejam yang memaksa dua remaja dari tiap distrik untuk bertarung hingga mati di sebuah arena televisi nasional. Di sinilah Katniss Everdeen (Jennifer Lawrence), gadis pemberani dari Distrik 12, memulai perjalanan berbahaya yang akan mengubah nasib bangsanya.

    Disutradarai oleh Gary Ross dan diadaptasi dari novel laris karya Suzanne Collins, The Hunger Games sukses besar di box office dengan pendapatan lebih dari 695 juta dolar AS. Film ini juga dapat banyak pujian berkat penampilan memukau Jennifer Lawrence dan pesan sosialnya yang kuat tentang kesenjangan kelas serta kekuasaan media. Gak heran kalau franchise ini tetap bertahan hingga kini, yang dibuktikan dengan kehadiran film barunya yang akan datang, Sunrise on the Reaping (2026).

  5. Civil War (2024)



    Disutradarai Alex Garland, Civil War boleh jadi memiliki banyak perbedaan dengan The Running Man, khususnya dalam gaya penceritaan dan latar konfliknya. Namun, secara tematik, keduanya berbagi napas yang sama, yakni menggambarkan wajah suram peradaban manusia di tengah runtuhnya tatanan sosial. Hanya saja, alih-alih bombastis, film rilisan A24 ini memilih menampilkan kehancuran itu dengan cara yang sunyi, realistis, dan menohok secara emosional.

    Dalam Civil War, Amerika Serikat dikisahkan terpecah oleh perang saudara kedua. Pemerintahan otoriter yang berkuasa menghadapi perlawanan dari berbagai faksi, termasuk aliansi antara California dan Texas yang menamakan diri “Western Forces”. Di tengah kekacauan itu, sekelompok jurnalis perang yang dipimpin Lee Smith (Kirsten Dunst) menempuh perjalanan berbahaya dari New York ke Washington D.C. untuk mewawancarai presiden sebelum kekuasaannya tumbang.

Author

Falah Malaika Az Zahra

Reporter Spesialis Pop Kultur & Ekosistem Digital. Berbekal latar belakang ilmu jurnalistik, Falah fokus mengawal perkembangan industri kreatif mulai dari dinamika sinema, musik, komunitas anime, hingga tren gadget penunjang produktivitas. Laporannya tidak hanya informatif, tetapi juga menangkap esensi dan energi kultur modern, menjadikannya rujukan yang tepercaya sekaligus menghibur bagi Gen Z dan Millenial.

Follow Me
Other Articles
Previous

The First Ride: Film Komedi Petualangan Korea tentang Nostalgia Persahabatan dan Kekacauan di Luar Negeri

Next

3 Fakta Menarik So Ju Yeon di Drakor Pro Bono, Pengacara Hebat!

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • pexels photo 38281596
      55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 36095242
      Jazz Gunung Slamet: Kolaborasi Budaya di Baturraden, Tiket VIP Ludes
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 8799979
      Telkomsel: 361 BTS Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 33061128
      Anker Nano 45W Smart Display Resmi di RI, Charger Pintar Jaga Baterai
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 11855063
      Korsel Kucurkan Rp139,3 M Sulap GOR Daerah Jadi Venue Konser
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026

    You May Have Missed

    pexels photo 38281596
    Game Trending

    55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 36095242
    Music News

    Jazz Gunung Slamet: Kolaborasi Budaya di Baturraden, Tiket VIP Ludes

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 8799979
    News Sains

    Telkomsel: 361 BTS Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 33061128
    Gadget News

    Anker Nano 45W Smart Display Resmi di RI, Charger Pintar Jaga Baterai

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 11855063
    Music News

    Korsel Kucurkan Rp139,3 M Sulap GOR Daerah Jadi Venue Konser

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 18441494
    Gadget News

    Logitech Luncurkan Mobi Fold, Mouse Lipat Ultra-Portable Pertama

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 20674548
    Sains Trending

    Pedesaan Jepang Sepi Ditinggal Warga, Populasi Rusa dan Babi Hutan Melonjak Tajam

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 36231699 1
    Public Figure Trending

    Detail Kebaya Akad Nikah Jennifer Coppen, Perpaduan Adat Jawa dan Sentuhan Modern

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 35654096 1
    Film Trending

    Film EKSIL Gelar Pemutaran Khusus di Blok M, 4 Juli 2026

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026

    Kategori

    • Home
    • Anime & Manga
    • Film
    • Gadget
    • Game
    • Music

    Format

    • Article
    • News
    • Trending
    • Infographic
    • Video

    Link Penting

    • Tentang Goodside
    • Kebijakan Privasi
    • Kebijakan Cookie
    • Pedoman Media Siber
    Copyright 2026 — Goodside. All rights reserved.