Skip to content
logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
Close

Search

Trending

Museum Met New York Kembalikan Lukisan Buddha Berusia 227 Tahun

By Falah Malaika Az Zahra
18 November 2025 3 Min Read
0
Updated on 21 November 2025

Museum Seni Metropolitan atau The Metropolitan Museum of Art (The Met) di New York, Amerika Serikat, mengembalikan lukisan Buddha berusia 227 tahun ke sebuah kuil di Korea Selatan. Lukisan tersebut diyakini telah diambil saat berada di bawah kendali Angkatan Darat AS selama Perang Korea.

Lukisan yang berjudul The Tenth King of Hell (Raja Neraka Kesepuluh) merupakan salah satu dari sepuluh gulungan yang dipindahkan dari Kuil Sinheungsa di kota Sokcho, di timur laut Korea Selatan, sekitar 48 kilometer dari perbatasan Korea Utara. Pengembalian ini ditandai dengan sebuah upacara di Seoul setelah lebih dari tujuh dekade Perang Korea berakhir pada 1953.

Menurut siaran pers dari Museum Seni Metropolitan, pengembalian tersebut merupakan hasil investigasi yang dilakukan oleh museum, perwakilan dari kuil, dan Komite Sokcho untuk Pengembalian Warisan Budaya, sebuah kelompok aktivis Korea Selatan.

“Kami sangat gembira bahwa The Tenth King of Hell telah kembali ke rumah aslinya. Warisan budaya kami memiliki makna yang paling mendalam ketika berada di tempat yang semestinya,” kata Lee Sang-rae, ketua Komite Sokcho untuk Pengembalian Warisan Budaya.

Asal-usul Lukisan

Artnews.com menyebutkan bahwa museum tersebut mengaku membeli lukisan pada 2007. Menurut keterangan asal-usul di situs museum, Met membeli karya tersebut dari kolektor Robert Moore melalui sebuah perusahaan terbatas (LLC) yang terdaftar atas nama Michael C. Hughes. Ia kini menjabat sebagai kepala departemen seni Cina Bonhams. Bagaimana kolektor tersebut memperoleh lukisan tersebut tidak jelas. Met menyatakan telah memamerkan The Tenth King of Hell dalam presentasi koleksi seni Korea pada 2008 dan 2012.

Max Hollein, direktur dan kepala eksekutif Museum Seni Metropolitan, mengatakan dalam siaran pers tersebut bahwa museum merasa terhormat dapat bermitra dengan komite dan kuil untuk mengembalikan lukisan itu. “The Met memiliki sejarah panjang dalam bekerja sama dengan kolega dan institusi di Korea, dan kami berharap dapat melanjutkan upaya kolaboratif kami untuk meningkatkan pemahaman dan apresiasi dunia terhadap seni Korea,” ujarnya.

The Tenth King of Hell

Dalam tradisi Buddha, The Tenth King of Hell menghakimi orang yang telah meninggal untuk menentukan nasib mereka. Di tengah lukisan yang dikembalikan tersebut duduk Raja Kesepuluh, dikelilingi oleh para pelayan dan tokoh-tokoh lain dari dunia bawah. Orang mati, yang menerima hukuman atas pelanggaran mereka, mengisi bagian bawah karya tersebut.

Sebuah prasasti yang ditulis dalam hanja, aksara Tionghoa tradisional yang digunakan untuk menulis dalam bahasa Korea, berbunyi “Raja Agung Kesepuluh dari Lima Jalan dan Hukum yang Benar, di neraka tergelap, dilukis pada tahun siklus muo. Siklus muo bertepatan dengan tahun 1798.

Pengembalian Karya Lainnya

Sebelumnya, enam panel Siwangdo dikembalikan ke Korea Selatan pada 2020 oleh Los Angeles County Museum of Art (LACMA), yang bekerja sama dengan Ordo Jogye. LACMA saat itu menyatakan bahwa karya-karya tersebut diyakini telah dijarah oleh personel Angkatan Darat Amerika Serikat selama Perang Korea.

Pengembalian The Tenth King of Hell menjadi bukti bahwa lembaga-lembaga seni internasional mulai lebih sadar akan pentingnya pengembalian warisan budaya yang hilang akibat konflik dan invasi. Proses ini juga menunjukkan kerja sama antara institusi seni, komunitas lokal, dan organisasi aktivis untuk memastikan bahwa karya seni kembali ke tempat asalnya.



Proses pengembalian ini tidak hanya menjadi langkah penting bagi museum, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan kesadaran akan pentingnya warisan budaya. Dengan kembalinya karya-karya seperti The Tenth King of Hell, masyarakat dapat lebih memahami nilai-nilai spiritual dan estetika yang terkandung dalam seni tradisional.

Selain itu, pengembalian ini juga memberi contoh bagaimana lembaga seni dapat bekerja sama dengan pihak-pihak lokal untuk memastikan bahwa warisan budaya tidak lagi tersimpan di luar negeri tanpa kejelasan asal usul. Ini menjadi langkah penting dalam menjaga keberlanjutan dan keautentikan seni tradisional.

Author

Falah Malaika Az Zahra

Reporter Spesialis Pop Kultur & Ekosistem Digital. Berbekal latar belakang ilmu jurnalistik, Falah fokus mengawal perkembangan industri kreatif mulai dari dinamika sinema, musik, komunitas anime, hingga tren gadget penunjang produktivitas. Laporannya tidak hanya informatif, tetapi juga menangkap esensi dan energi kultur modern, menjadikannya rujukan yang tepercaya sekaligus menghibur bagi Gen Z dan Millenial.

Follow Me
Other Articles
Previous

5 Lipstik Tahan Air Terbaik di Bawah Rp 100 Ribu

Next

Mie Ayam 588: Legenda Kuliner Garut yang Menggugah Selera

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • pexels photo 20109233
      Kemhan Ajukan Tambahan Anggaran Rp195 Triliun untuk Pertahanan Negara 2027
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      22 Juni 2026
    • pexels photo 37933538
      Piala Dunia 2026 Disebut Zonk, Penonton dan Hotel Sepi
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      22 Juni 2026
    • pexels photo 12028608
      50 Link Poster Tahun Baru Islam 1448 H, Gratis dan Tinggal Pakai
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      22 Juni 2026
    • pexels photo 11242963 1
      9 Pemain The Glory, Serial Netflix yang Wajib Ditonton
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      22 Juni 2026
    • pexels photo 37421861
      Update Harga HP Samsung 17 Juni 2026: Mulai Rp1 Jutaan, Stok Stabil
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      22 Juni 2026

    You May Have Missed

    pexels photo 20109233
    News Public Figure

    Kemhan Ajukan Tambahan Anggaran Rp195 Triliun untuk Pertahanan Negara 2027

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    22 Juni 2026
    pexels photo 37933538
    News

    Piala Dunia 2026 Disebut Zonk, Penonton dan Hotel Sepi

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    22 Juni 2026
    pexels photo 12028608
    Trending

    50 Link Poster Tahun Baru Islam 1448 H, Gratis dan Tinggal Pakai

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    22 Juni 2026
    pexels photo 11242963 1
    Article Film

    9 Pemain The Glory, Serial Netflix yang Wajib Ditonton

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    22 Juni 2026
    pexels photo 37421861
    Gadget Trending

    Update Harga HP Samsung 17 Juni 2026: Mulai Rp1 Jutaan, Stok Stabil

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    22 Juni 2026
    pexels photo 37794477
    Article Music Public Figure

    Warisan Abadi Ade Paloh

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    22 Juni 2026
    pexels photo 8816147
    News Public Figure

    Kapolri: Penempatan Polisi di Jabatan Sipil Wajib Open Bidding

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    22 Juni 2026
    pexels photo 35300031 1
    Gadget Trending

    Tablet Infinix Murah dengan Slot SIM Card: XPAD 30E dan XPAD 20 Mulai Rp2 Jutaan

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    22 Juni 2026
    pexels photo 30674515
    Music Trending

    Saluran Musik MTV Akan Dimatikan di Eropa pada Akhir 2025

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    22 Juni 2026

    Kategori

    • Home
    • Anime & Manga
    • Film
    • Gadget
    • Game
    • Music

    Format

    • Article
    • News
    • Trending
    • Infographic
    • Video

    Link Penting

    • Tentang Goodside
    • Kebijakan Privasi
    • Kebijakan Cookie
    • Pedoman Media Siber
    Copyright 2026 — Goodside. All rights reserved.