ONIC Kukuh di Puncak Klasemen MPL ID S17 Usai Taklukkan RRQ dalam Royal Derby Pekan Pertama

Falah Malaika Az Zahra
Falah Malaika Az Zahra
Reporter Spesialis Pop Kultur & Ekosistem Digital. Berbekal latar belakang ilmu jurnalistik, Falah fokus mengawal perkembangan industri kreatif mulai dari dinamika sinema, musik, komunitas anime, hingga...
4 Min Read

Pertempuran klasik yang dijuluki “Royal Derby” kembali memanaskan panggung MPL Indonesia Season 17. Pada laga penutup pekan pertama yang berlangsung Minggu malam, 29 Maret 2026, ONIC berhasil mengamankan kemenangan krusial atas rival abadinya, RRQ. Hasil ini sekaligus mengukuhkan posisi Sang Raja Langit di puncak klasemen sementara, meninggalkan tim-tim lain dalam persaingan ketat di awal musim.

Kemenangan ini menjadi pernyataan tegas dari ONIC bahwa mereka masih menjadi kandidat terkuat juara musim ini. Dominasi yang ditunjukkan sejak game pertama membuat RRQ kesulitan mengembangkan permainan. Meskipun RRQ sempat memberikan perlawanan sengit melalui strategi counter-setup, koordinasi yang rapi dan eksekusi objektif yang disiplin dari punggawa ONIC terbukti masih terlalu tangguh untuk diredam oleh Sang Raja dari Segala Raja.

Dominasi Tanpa Balas di Royal Derby

Pertandingan yang dinanti-nantikan ribuan pasang mata ini menyuguhkan tensi tinggi sejak menit awal. ONIC, yang tampil dengan formasi terbaiknya, langsung menekan area jungle RRQ. Penguasaan map yang efisien membuat ONIC berhasil mengamankan mayoritas Turtle dan Lord, yang menjadi kunci utama dalam meruntuhkan pertahanan berlapis RRQ.

Kemenangan dalam laga Royal Derby ini bukan sekadar raihan poin biasa. Secara psikologis, mengalahkan RRQ di pekan pembuka memberikan suntikan kepercayaan diri yang luar biasa bagi skuad ONIC. Sebaliknya, bagi RRQ, kekalahan ini menjadi bahan evaluasi besar untuk memperbaiki komunikasi antar pemain dan pemilihan draf hero di pertandingan-pertandingan mendatang.

Puncak Klasemen dan Persaingan Ketat

Berdasarkan data klasemen terbaru hingga akhir pekan pertama MPL ID S17, ONIC melesat ke posisi pertama. Keberhasilan menyapu bersih poin di minggu pembuka menempatkan mereka sebagai pemimpin perolehan sementara. Posisi ini sangat menguntungkan mengingat konsistensi di pekan-pekan awal seringkali menjadi penentu langkah tim menuju babak playoff.

Di sisi lain, RRQ harus puas berada di papan tengah untuk sementara waktu. Meski mengalami kekalahan dari ONIC, peluang bagi RRQ masih terbuka lebar mengingat perjalanan musim ke-17 ini masih sangat panjang. Para analis memprediksi bahwa persaingan akan semakin memanas di pekan kedua, di mana tim-tim papan bawah mulai menunjukkan taringnya untuk mengejar ketertinggalan poin.

Animo Penggemar dan Jadwal Selanjutnya

Kembalinya Royal Derby di musim ke-17 ini membuktikan bahwa daya tarik rivalitas ONIC dan RRQ tidak pernah pudar. Antusiasme penonton, baik yang hadir langsung secara offline maupun melalui kanal streaming, memecahkan rekor penonton pekan pertama dibandingkan musim sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa ekosistem e-sports di Indonesia masih terus bertumbuh pesat di tahun 2026 ini.

Setelah melewati pekan pertama yang penuh drama, para penggemar kini menantikan bagaimana tim-tim lain merespons dominasi ONIC. Apakah akan ada tim “kuda hitam” yang mampu menjegal Sang Raja Langit, ataukah ONIC akan terus melaju mulus tanpa hambatan berarti hingga akhir musim?

Pekan kedua MPL ID S17 dijadwalkan akan segera bergulir dengan intensitas yang diprediksi tidak kalah tinggi. Bagi RRQ, laga selanjutnya adalah pembuktian untuk bangkit dari kekalahan, sementara bagi ONIC, tantangannya adalah mempertahankan konsistensi di tengah tekanan sebagai pemuncak klasemen. Semua mata kini tertuju pada panggung MPL ID, tempat di mana sejarah baru e-sports Indonesia terus ditulis setiap minggunya.

Author

Falah Malaika Az Zahra

Reporter Spesialis Pop Kultur & Ekosistem Digital. Berbekal latar belakang ilmu jurnalistik, Falah fokus mengawal perkembangan industri kreatif mulai dari dinamika sinema, musik, komunitas anime, hingga tren gadget penunjang produktivitas. Laporannya tidak hanya informatif, tetapi juga menangkap esensi dan energi kultur modern, menjadikannya rujukan yang tepercaya sekaligus menghibur bagi Gen Z dan Millenial.

Share This Article
Reporter Spesialis Pop Kultur & Ekosistem Digital. Berbekal latar belakang ilmu jurnalistik, Falah fokus mengawal perkembangan industri kreatif mulai dari dinamika sinema, musik, komunitas anime, hingga tren gadget penunjang produktivitas. Laporannya tidak hanya informatif, tetapi juga menangkap esensi dan energi kultur modern, menjadikannya rujukan yang tepercaya sekaligus menghibur bagi Gen Z dan Millenial.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *