Skip to content
logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
Close

Search

Article

LMKN dan USEA Kembangkan Lisensi Musik Latar Digital

By Falah Malaika Az Zahra
4 Juni 2026 4 Min Read
0

Lanskap pengelolaan royalti musik di Indonesia akan segera memasuki era baru yang lebih modern dan transparan. Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) resmi menggandeng USEA Pte. Ltd., bagian dari grup U-NEXT HOLDINGS, untuk menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) guna mengembangkan ekosistem lisensi musik latar digital atau Background Music (BGM) di seluruh Tanah Air.

Arsitektur Kolaborasi LMKN dan USEA

Penandatanganan MoU ini menjadi penanda dimulainya eksplorasi mendalam untuk membangun sistem lisensi musik komersial yang berbasis teknologi. Ketua LMKN Pemilik Hak Terkait, Marcell Siahaan, menegaskan bahwa kolaborasi ini menempatkan USEA sebagai mitra teknologi terpercaya. Posisi tersebut tidak akan mengganggu kewenangan LMKN sebagai lembaga resmi pengelola royalti musik nasional.

Lingkup kerja sama yang dijajaki sangat luas. Mulai dari administrasi lisensi digital, mekanisme pelaporan penggunaan musik, hingga implementasi proyek percontohan (pilot project). Kedua pihak juga akan melibatkan partisipasi aktif dari para pelaku industri untuk memastikan sistem yang dibangun benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Rangkaian diskusi teknis ini bertujuan memperkuat fondasi ekosistem royalti musik nasional agar lebih akuntabel.

Di saat yang bersamaan, LMKN juga melakukan studi banding ke Jepang untuk mempelajari praktik terbaik dari Japanese Society for Rights of Authors, Composers and Publishers (JASRAC). Studi ini menyasar sistem lisensi, kepatuhan pengguna musik komersial, hingga pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan transparansi distribusi royalti.

Baca juga  Ratusan Pencipta Lagu Demo Tuntut Pencabutan SE LMKN dan Royalti

Dari Manual ke Otomatisasi: Menjawab Tantangan Geografis

Salah satu dorongan utama di balik inisiatif ini adalah kondisi pengelolaan lisensi yang selama ini masih banyak dilakukan secara manual di tingkat gerai usaha. Komisioner LMKN, Suyud Margono, menyoroti tantangan besar yang dihadapi, yaitu luasnya wilayah Indonesia dan pertumbuhan pesat sektor usaha di berbagai daerah. Hal ini membuat pengelolaan konvensional menjadi kurang efisien dan rentan terhadap ketidakakuratan data.

Digitalisasi dianggap sebagai solusi integratif yang paling relevan. Sistem yang sedang dirancang nantinya akan mampu menopang seluruh siklus lisensi secara otomatis. Fitur-fitur yang akan diintegrasikan mencakup:

  • Registrasi lisensi usaha dan perhitungan biaya lisensi secara otomatis
  • Administrasi pembayaran serta penerbitan dan perpanjangan sertifikat lisensi digital
  • Pemantauan musik yang diputar di ruang komersial
  • Pelaporan penggunaan musik dan distribusi royalti yang rinci
  • Analisis data ekosistem untuk pengambilan kebijakan

Dengan otomatisasi ini, pekerjaan administratif yang sebelumnya memakan waktu bisa dipangkas secara signifikan. Para pemilik gerai pun tidak lagi direpotkan dengan proses manual yang rumit, sehingga potensi kepatuhan pembayaran royalti oleh perusahaan dan pelaku usaha dapat meningkat.

Teknologi Audio Recognition untuk Akurasi Data

Aspek paling mutakhir dari kerja sama ini adalah rencana pemanfaatan teknologi pemantauan musik dan audio recognition. Suyud Margono menjelaskan bahwa teknologi ini akan menjadi tulang punggung pelaporan yang lebih akurat dan kredibel. Dengan teknologi tersebut, setiap lagu yang diputar di kafe, restoran, pusat perbelanjaan, atau hotel dapat terdeteksi secara otomatis tanpa intervensi manual.

Baca juga  Ratusan Pencipta Lagu Demo Tuntut Pencabutan SE LMKN dan Royalti

Akurasi data sangat krusial dalam konteks ini. Konteks sumber terkait menunjukkan bahwa LMKN bahkan telah mulai menerapkan distribusi royalti berbasis data penggunaan lagu secara bertahap mulai Juni 2026. Kebijakan ini menegaskan bahwa lanskap pengelolaan hak cipta musik sedang bergeser total dari sistem estimasi ke sistem pembayaran yang presisi berdasarkan bukti pemakaian nyata di lapangan.

Teknologi ini tidak hanya menguntungkan pencipta lagu dan pemegang hak terkait, tetapi juga memberikan rasa aman bagi pelaku usaha. Mereka bisa mendapatkan laporan yang transparan dan terhindar dari sengketa pembayaran di kemudian hari.

Potensi Besar Indonesia dalam Skema Lisensi Modern

Managing Director USEA, Jerry Chen, mengungkapkan optimismenya terhadap potensi pasar Indonesia. Menurutnya, Indonesia memiliki peluang emas untuk membangun ekosistem lisensi musik komersial yang lebih modern dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. USEA melihat perannya bukan sekadar sebagai operator sistem, melainkan sebagai mitra teknologi yang didukung oleh inovasi generasi baru dari U-NEXT HOLDINGS.

Jerry Chen menambahkan perspektif yang lebih strategis mengenai definisi baru dari lisensi musik. Masa depan lisensi musik bukan hanya soal administrasi dan kepatuhan. Lebih dari itu, musik juga harus dikelola secara strategis untuk mendukung bisnis. Musik latar yang tepat dapat memperkuat identitas merek (brand identity), meningkatkan kualitas komunikasi dengan pelanggan, serta menciptakan pengalaman yang konsisten di banyak lokasi usaha milik sebuah perusahaan.

Baca juga  Ratusan Pencipta Lagu Demo Tuntut Pencabutan SE LMKN dan Royalti

Pandangan ini mendorong pemahaman baru bahwa membayar royalti atas musik latar adalah sebuah investasi bisnis, bukan sekadar beban biaya operasional.

Menuju Tata Kelola Royalti yang Adaptif

Komisioner LMKN lainnya, M. Noor Korompot, menegaskan harapan besar yang digantungkan pada kolaborasi ini. Modernisasi sistem lisensi dan distribusi royalti harus mampu beradaptasi tidak hanya terhadap perkembangan teknologi, tetapi juga terhadap dinamika kebutuhan industri yang kian kompleks. Di tengah transformasi digital yang begitu cepat, sistem tata kelola harus tangguh dan fleksibel.

Inisiatif ini juga selaras dengan upaya LMKN untuk terus mendorong kepatuhan perusahaan dalam membayar royalti. Dengan sistem digital yang memudahkan, transparan, dan minim gesekan, diharapkan tingkat kepatuhan pengguna musik secara nasional akan terus merangkak naik.

Langkah LMKN menggandeng USEA dan belajar dari ekosistem JASRAC di Jepang mengirimkan sinyal kuat bahwa era baru pengelolaan musik latar di Indonesia telah dimulai. Bagi para pelaku industri dan pekerja kreatif, terobosan ini merupakan angin segar yang menjanjikan tata kelola royalti yang lebih bersih, adil, dan bernilai ekonomi tinggi.

Tags:

audio recognitionlisensi musikLMKNmusik latar digitalroyalti musikteknologi musikUSEA
Author

Falah Malaika Az Zahra

Reporter Spesialis Pop Kultur & Ekosistem Digital. Berbekal latar belakang ilmu jurnalistik, Falah fokus mengawal perkembangan industri kreatif mulai dari dinamika sinema, musik, komunitas anime, hingga tren gadget penunjang produktivitas. Laporannya tidak hanya informatif, tetapi juga menangkap esensi dan energi kultur modern, menjadikannya rujukan yang tepercaya sekaligus menghibur bagi Gen Z dan Millenial.

Follow Me
Other Articles
Previous

Teknologi AI Bisa Jadi Solusi Atasi Blackout di Wilayah Pedesaan

Next

Transaksi Digital Meningkat, UMKM Perlu Pahami Keamanan Siber

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • pexels photo 38281596
      55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 36095242
      Jazz Gunung Slamet: Kolaborasi Budaya di Baturraden, Tiket VIP Ludes
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 8799979
      Telkomsel: 361 BTS Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 33061128
      Anker Nano 45W Smart Display Resmi di RI, Charger Pintar Jaga Baterai
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 11855063
      Korsel Kucurkan Rp139,3 M Sulap GOR Daerah Jadi Venue Konser
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026

    You May Have Missed

    pexels photo 38281596
    Game Trending

    55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 36095242
    Music News

    Jazz Gunung Slamet: Kolaborasi Budaya di Baturraden, Tiket VIP Ludes

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 8799979
    News Sains

    Telkomsel: 361 BTS Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 33061128
    Gadget News

    Anker Nano 45W Smart Display Resmi di RI, Charger Pintar Jaga Baterai

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 11855063
    Music News

    Korsel Kucurkan Rp139,3 M Sulap GOR Daerah Jadi Venue Konser

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 18441494
    Gadget News

    Logitech Luncurkan Mobi Fold, Mouse Lipat Ultra-Portable Pertama

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 20674548
    Sains Trending

    Pedesaan Jepang Sepi Ditinggal Warga, Populasi Rusa dan Babi Hutan Melonjak Tajam

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 36231699 1
    Public Figure Trending

    Detail Kebaya Akad Nikah Jennifer Coppen, Perpaduan Adat Jawa dan Sentuhan Modern

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 35654096 1
    Film Trending

    Film EKSIL Gelar Pemutaran Khusus di Blok M, 4 Juli 2026

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026

    Kategori

    • Home
    • Anime & Manga
    • Film
    • Gadget
    • Game
    • Music

    Format

    • Article
    • News
    • Trending
    • Infographic
    • Video

    Link Penting

    • Tentang Goodside
    • Kebijakan Privasi
    • Kebijakan Cookie
    • Pedoman Media Siber
    Copyright 2026 — Goodside. All rights reserved.