Skip to content
logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
Close

Search

pexels photo 28641255
MusicPublic FigureTrending

Ratusan Pencipta Lagu Demo Tuntut Pencabutan SE LMKN dan Royalti

By Falah Malaika Az Zahra
15 Juni 2026 3 Min Read
0

Ratusan pencipta lagu dan musisi menggelar aksi unjuk rasa di depan Kementerian Hukum dan kantor Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) pada Selasa (9/6). Mereka menyuarakan tuntutan tegas terkait pencabutan Surat Edaran (SE) LMKN serta mendesak percepatan distribusi royalti yang dinilai masih tersendat. Aksi ini menjadi cerminan keresahan para kreator musik yang merasa hak ekonominya belum terkelola secara transparan dan adil.

Kronologi Aksi dan Tuntutan Utama Pencipta Lagu

Massa aksi yang terdiri dari ratusan pencipta lagu dan musisi ini datang dengan membawa sejumlah tuntutan krusial. Tuntutan utama mereka adalah pencabutan SE LMKN yang dianggap menjadi salah satu biang keladi rumitnya alur pembayaran royalti. Para demonstran menilai regulasi tersebut justru memperlambat proses yang seharusnya bisa lebih sederhana dan cepat.

Selain itu, mereka juga mendesak adanya percepatan distribusi royalti yang selama ini kerap mengalami penundaan. Para pencipta lagu merasa hak mereka atas karya yang diputar di berbagai platform dan tempat komersial belum sepenuhnya tersalurkan dengan baik. Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa isu kesejahteraan musisi masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi industri musik Tanah Air.

Baca juga  LMKN dan USEA Kembangkan Lisensi Musik Latar Digital

Mengapa Isu Royalti Musik Begitu Krusial?

Royalti adalah sumber penghasilan utama bagi pencipta lagu, terutama di era digital di mana pemutaran fisik kian tergantikan oleh streaming. Ketika distribusi royalti tersendat, para kreator kehilangan pendapatan yang seharusnya menopang hidup dan proses kreatif mereka. Hal ini berdampak langsung pada keberlangsungan ekosistem musik nasional.

Ketidakjelasan distribusi juga menimbulkan ketidakpercayaan antara pencipta lagu dan lembaga pengelola. Para musisi merasa perlu ada audit dan transparansi penuh agar setiap rupiah yang dikumpulkan dari penggunaan komersial lagu bisa dipertanggungjawabkan. Tanpa transparansi, potensi konflik antara kreator dan pengelola kolektif akan terus berulang.

Dampak Viralitas Lagu Lama terhadap Keadilan Royalti

Di tengah polemik royalti ini, fenomena lagu lawas yang kembali viral sering kali menjadi ironi. Contohnya adalah lagu “Terpukau” dari Astrid Basjar yang kembali menjadi trending nomor 6 di YouTube setelah 13 tahun perilisannya. Lagu yang direkam untuk album keempat Astrid pada 2013 ini kembali populer berkat video lirik yang diunggah kanal Pizza Music pada awal Juni 2026.

Baca juga  LMKN dan USEA Kembangkan Lisensi Musik Latar Digital

Viralitas ini membuktikan bahwa karya musik memiliki umur yang panjang dan terus menghasilkan nilai ekonomi. Namun, jika sistem royalti tidak berjalan mulus, pencipta lagu seperti Ade Govinda yang menulis “Terpukau” atau penyanyinya berpotensi tidak menikmati sepenuhnya hasil dari kebangkitan popularitas tersebut. Kejadian ini memperkuat argumen para demonstran bahwa distribusi royalti harus dipermudah dan dipercepat.

Perjalanan Panjang Karier dan Konsistensi Bermusik

Astrid Basjar sendiri adalah contoh nyata penyanyi yang konsisten berkarya lintas generasi. Memulai karier sejak 2003 lewat lagu “Ratu Cahaya” di soundtrack film Tusuk Jelangkung, Astrid kemudian melambung lewat hit “Jadikan Aku Yang Kedua” dan “Tentang Rasa”. Album Terpukau yang dirilis pada 2013 menjadi penanda satu dekade perjalanannya di industri musik.

Kini, di tahun 2026, lagu “Terpukau” justru menarik perhatian Generasi Z yang menggunakannya sebagai latar konten kreatif di TikTok. Fenomena ini memperlihatkan bahwa katalog musik Indonesia memiliki potensi ekonomi jangka panjang yang sangat besar. Oleh karena itu, tuntutan para pencipta lagu agar sistem royalti direformasi bukan hanya tentang masa lalu, melainkan investasi untuk masa depan musik Indonesia.

Baca juga  LMKN dan USEA Kembangkan Lisensi Musik Latar Digital

Harapan Baru untuk Ekosistem Musik yang Lebih Sehat

Aksi unjuk rasa ratusan pencipta lagu ini diharapkan menjadi titik balik bagi tata kelola royalti di Indonesia. Para pelaku industri berharap pemerintah dan LMKN bisa duduk bersama untuk merumuskan solusi yang lebih adil dan transparan. Kejelasan regulasi dan kecepatan distribusi akan menciptakan iklim yang lebih kondusif bagi para kreator untuk terus berkarya.

Reformasi sistem royalti bukan hanya tentang uang, melainkan tentang pengakuan dan penghormatan terhadap hak intelektual. Ketika pencipta lagu sejahtera, mereka bisa fokus menciptakan karya-karya berkualitas yang pada akhirnya akan memperkaya budaya dan hiburan bagi masyarakat luas. Ini adalah perjuangan bersama untuk memastikan bahwa setiap nada dan lirik yang tercipta mendapatkan apresiasi yang setimpal.

Tags:

Astrid Basjardemo musisihak ciptaindustri musik IndonesiaLMKNpencipta laguroyalti musik
Author

Falah Malaika Az Zahra

Reporter Spesialis Pop Kultur & Ekosistem Digital. Berbekal latar belakang ilmu jurnalistik, Falah fokus mengawal perkembangan industri kreatif mulai dari dinamika sinema, musik, komunitas anime, hingga tren gadget penunjang produktivitas. Laporannya tidak hanya informatif, tetapi juga menangkap esensi dan energi kultur modern, menjadikannya rujukan yang tepercaya sekaligus menghibur bagi Gen Z dan Millenial.

Follow Me
Other Articles
pexels photo 37890431
Previous

Jakarta Millennial Film Festival 2026 Siap Wujudkan Jakarta sebagai Kota Sinema

pexels photo 34102072
Next

5 HP Android Setara iPhone 13 Pro Max: Kamera Leica hingga Gimbal Stabilization

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • pexels photo 38281596
      55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 36095242
      Jazz Gunung Slamet: Kolaborasi Budaya di Baturraden, Tiket VIP Ludes
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 8799979
      Telkomsel: 361 BTS Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 33061128
      Anker Nano 45W Smart Display Resmi di RI, Charger Pintar Jaga Baterai
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026
    • pexels photo 11855063
      Korsel Kucurkan Rp139,3 M Sulap GOR Daerah Jadi Venue Konser
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      29 Juni 2026

    You May Have Missed

    pexels photo 38281596
    Game Trending

    55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 36095242
    Music News

    Jazz Gunung Slamet: Kolaborasi Budaya di Baturraden, Tiket VIP Ludes

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 8799979
    News Sains

    Telkomsel: 361 BTS Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 33061128
    Gadget News

    Anker Nano 45W Smart Display Resmi di RI, Charger Pintar Jaga Baterai

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 11855063
    Music News

    Korsel Kucurkan Rp139,3 M Sulap GOR Daerah Jadi Venue Konser

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 18441494
    Gadget News

    Logitech Luncurkan Mobi Fold, Mouse Lipat Ultra-Portable Pertama

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 20674548
    Sains Trending

    Pedesaan Jepang Sepi Ditinggal Warga, Populasi Rusa dan Babi Hutan Melonjak Tajam

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 36231699 1
    Public Figure Trending

    Detail Kebaya Akad Nikah Jennifer Coppen, Perpaduan Adat Jawa dan Sentuhan Modern

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026
    pexels photo 35654096 1
    Film Trending

    Film EKSIL Gelar Pemutaran Khusus di Blok M, 4 Juli 2026

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    29 Juni 2026

    Kategori

    • Home
    • Anime & Manga
    • Film
    • Gadget
    • Game
    • Music

    Format

    • Article
    • News
    • Trending
    • Infographic
    • Video

    Link Penting

    • Tentang Goodside
    • Kebijakan Privasi
    • Kebijakan Cookie
    • Pedoman Media Siber
    Copyright 2026 — Goodside. All rights reserved.