
Tantri Kotak Kena Tipu Teman Sendiri, Kerugian Capai Miliaran Rupiah
Vokalis band Kotak, Tantri Syalindri, mengungkapkan bahwa dirinya menjadi korban dugaan penipuan yang dilakukan oleh temannya sendiri. Melalui unggahan di Instagram Story pada Senin (22/6), Tantri menyebut identitas terduga pelaku, Poppy Nupitasari, dan mengungkap total kerugian para korban mencapai hampir Rp10 miliar.
Kronologi Penipuan: Teman yang Menghilang
Tantri menjelaskan bahwa ia baru menyadari menjadi korban setelah Poppy menghilang selama lebih dari tiga hari tanpa iktikad baik untuk bertemu. “Benar, aku lagi kena penipuan teman sendiri karena sudah 3×24 jam dia menghilang dan enggak ada iktikad baik buat ketemu,” tulis Tantri. Ia sendiri belum mau menceritakan detail kronologi karena masih fokus mencari keberadaan sang terduga pelaku.
Dugaan penipuan ini bukan hanya menimpa Tantri. Ia menyebut banyak orang lain yang menjadi korban dengan total kerugian ditaksir menyentuh angka miliaran rupiah. “Yang ketipu bukan hanya aku, melainkan buanyak orang yang ditotal-total hampir 10 miliar,” ungkapnya.
Respons Keluarga Terduga Pelaku
Tantri juga menyampaikan kekecewaannya terhadap respons pihak keluarga Poppy yang disebut tidak mau tahu dan menyerahkan sepenuhnya kepada para korban. “Clueless [soal pelaku saat ini] karena pihak keluarga enggak mau tahu dan menyerahkan ke korban terserah mau diapain,” tulisnya. Meski demikian, Tantri menyatakan belum melaporkan kasus ini ke polisi karena para korban masih mengutamakan pengembalian hak mereka.
Pesan Emosional Tantri untuk Terduga Pelaku
Dalam unggahan terpisah, Tantri mengaku sangat patah hati karena merasa dimanfaatkan oleh seseorang yang dianggapnya tulus berteman. “Patah hati banget, kirain beneran mau jadi teman, ternyata cuma manfaatin doang,” tulisnya. Ia juga menyoroti bahwa semua nomor kontak Poppy beserta ketiga anaknya sudah tidak aktif, dan meminta pelaku memikirkan dampak perbuatannya terhadap anak-anaknya sendiri.
Tantri bahkan meminta bantuan warganet untuk melacak keberadaan Poppy Nupitasari. “Siapa pun kalian yang bertemu dia di mana pun, yang check in apartemen/hotel/kontrak rumah menggunakan identitas atas nama Poppy Nupitasari, please kabarin aku ya,” pintanya.
Pelajaran tentang Kepercayaan dan Kewaspadaan
Kasus yang menimpa Tantri Kotak menjadi pengingat bahwa penipuan berkedok pertemanan bisa menimpa siapa saja, termasuk figur publik yang dikenal luas. Selain kerugian materi yang fantastis, luka emosional akibat pengkhianatan orang terdekat menjadi pukulan tersendiri. Kejadian ini juga menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam menjalin relasi personal, bahkan dengan orang yang sudah dikenal lama.
Hingga berita ini ditulis, Tantri masih terus mengumpulkan informasi dan berharap terduga pelaku segera menunjukkan iktikad baik. Publik pun menantikan perkembangan selanjutnya dari kasus yang menyita perhatian ini.








