Skip to content
logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

logo goodside final revisi 09 Goodside

Goodside.id adalah referensi utama Millennial & Gen Z di Indonesia tentang film, teknologi, gadget, musik, gaya hidup, kecantikan hingga travelling

  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
  • Home
  • Anime & Manga
  • Film
  • Gadget
  • Game
  • Music
Close

Search

pexels photo 14569658
NewsSains

Mengenal Angina Pektoris: Gejala, Penyebab, dan Risiko Angin Duduk

By Falah Malaika Az Zahra
26 Juni 2026 2 Min Read
0

Angina pektoris, yang lebih dikenal masyarakat sebagai “angin duduk”, merupakan kondisi serius yang menandakan adanya gangguan pada otot jantung. Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dr. Febtusia Puspitasari, Sp.JP, FIHA, FASCC, menegaskan bahwa kondisi ini tidak boleh diabaikan karena bisa menjadi sinyal penyakit jantung koroner. Dalam sebuah diskusi di Jakarta, dr. Febtusia menjelaskan mekanisme, gejala, dan faktor risiko angina pektoris secara rinci.

Apa Itu Angina Pektoris?

Secara medis, angina pektoris terjadi ketika otot jantung tidak mendapatkan pasokan darah dan oksigen yang memadai. Jantung, sebagai organ vital, membutuhkan asupan nutrisi dan oksigen yang stabil melalui pembuluh darah. Jika pembuluh darah terhambat, maka sebagian otot jantung akan kekurangan oksigen dan menimbulkan rasa nyeri.

“Kalau pembuluh darahnya terhambat, berarti ada otot jantung yang tidak mendapat pasokan oksigen secara utuh. Saat kekurangan pasokan, otot itu akan ‘menjerit’, itulah yang menyebabkan rasa nyeri atau angina,” ujar dr. Febtusia yang berafiliasi dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI).

Baca juga  Durasi Ideal Angkat Beban untuk Jantung Sehat: Studi Temukan Risiko Kurva-J

Asal-usul Istilah “Angin Duduk”

Secara etimologi, angina berasal dari bahasa Yunani Kuno yang berarti mencekik atau menyempit, sedangkan pektoris berarti dada. Gejala utamanya adalah nyeri dada yang terasa seperti tertekan beban berat dan menimbulkan rasa tidak nyaman yang hebat.

Istilah lokal “angin duduk” kemungkinan besar muncul dari perilaku penderita saat serangan terjadi. Penderita angina biasanya merasa sesak dan tidak nyaman jika berbaring, sehingga secara naluriah mereka akan mencari posisi duduk untuk memperbaiki pernapasan dan mengurangi rasa sakit.

Faktor Risiko yang Memperparah Kondisi

Penyebab utama terhambatnya aliran darah adalah kerusakan pada dinding pembuluh darah. dr. Febtusia mengibaratkan pembuluh darah seperti susunan batu bata yang rapi. Ketika terjadi kerusakan atau celah pada dinding tersebut, zat-zat seperti lemak atau kolesterol jahat (LDL) akan mudah menempel dan menumpuk.

Kondisi ini diperparah oleh tekanan darah tinggi (hipertensi). Batas tekanan darah yang masih bisa dikompensasi tubuh dengan baik adalah 130/80 mmHg. Beberapa faktor risiko utama angina pektoris meliputi:

Baca juga  Kerokan Tak Disarankan saat Alami Nyeri Dada, Ini Alasannya
Faktor RisikoMekanisme
Kolesterol Jahat (LDL)Membentuk timbunan lemak (fatty streak) yang menyumbat pembuluh darah.
Hipertensi (>130/80)Menyebabkan disfungsi sel dinding pembuluh darah sehingga lemak mudah menempel.
DiabetesKadar gula darah tinggi yang merusak struktur arteri, memperburuk penumpukan plak.
MerokokKarbon monoksida dan nikotin membajak sel darah merah, mengurangi pasokan oksigen ke jantung.

Bahaya Merokok bagi Pasokan Oksigen Jantung

Kebiasaan merokok menjadi salah satu pemicu paling berbahaya. dr. Febtusia menekankan bahwa zat berbahaya seperti karbon monoksida dan nikotin dalam rokok memiliki kemampuan untuk “membajak” sel darah merah.

“Seharusnya sel darah merah mengangkut oksigen, tetapi pada perokok, yang diangkut justru karbon monoksida. Akibatnya, kemampuan darah mengangkut oksigen berkurang drastis, regenerasi sel terganggu, dan memicu munculnya sel-sel ganas,” pungkasnya.

Pentingnya Deteksi Dini dan Pencegahan

Memahami angina pektoris sangat penting agar masyarakat tidak mengabaikan nyeri dada yang bisa menjadi tanda awal serangan jantung. Dengan mengenali gejala dan faktor risiko, Anda dapat mengambil langkah pencegahan lebih dini, seperti menjaga pola makan, mengontrol tekanan darah, dan berhenti merokok.

Baca juga  8 Manfaat Minum Teh Hijau Tiap Hari untuk Kesehatan Jantung dan Otak

Selalu konsultasikan dengan dokter jika Anda merasakan gejala nyeri dada yang tidak biasa, terutama jika disertai sesak napas atau keringat dingin. Deteksi dini dapat menyelamatkan nyawa dan mencegah kerusakan jantung yang lebih parah.

Tags:

angin dudukangina pektorisfaktor risikogejala serangan jantungkesehatan jantungpenyakit jantung koroner
Author

Falah Malaika Az Zahra

Reporter Spesialis Pop Kultur & Ekosistem Digital. Berbekal latar belakang ilmu jurnalistik, Falah fokus mengawal perkembangan industri kreatif mulai dari dinamika sinema, musik, komunitas anime, hingga tren gadget penunjang produktivitas. Laporannya tidak hanya informatif, tetapi juga menangkap esensi dan energi kultur modern, menjadikannya rujukan yang tepercaya sekaligus menghibur bagi Gen Z dan Millenial.

Follow Me
Other Articles
pexels photo 19102538 1
Previous

Marshanda Cerita Perankan Penyintas Kekerasan Seksual di Film Saat Aku Bersuara

pexels photo 20802524
Next

JBL BandBox Trio Punya AI yang Siap Ubah Lagu Apa Pun Jadi Karaoke

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • pexels photo 20875773
      Kondisi Kesehatan Tio Pakusadewo: Jantung Bermasalah hingga Komplikasi
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      26 Juni 2026
    • pexels photo 32270812
      Trump vs Melania: Perang Dekorasi Kamar Tidur di Gedung Putih
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      26 Juni 2026
    • pexels photo 35555635 2
      Jadwal Piala Dunia 2026: Meksiko vs Afrika Selatan Jadi Laga Pembuka
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      26 Juni 2026
    • pexels photo 16461434 2
      Perlukah Bilang Tolong dan Terima Kasih ke ChatGPT?
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      26 Juni 2026
    • pexels photo 15351396
      The Furious Banjir Pujian: Aksi Laga Brutal Bikin Kritikus Terpukau
      oleh Falah Malaika Az Zahra
      26 Juni 2026

    You May Have Missed

    pexels photo 20875773
    News Public Figure

    Kondisi Kesehatan Tio Pakusadewo: Jantung Bermasalah hingga Komplikasi

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    26 Juni 2026
    pexels photo 32270812
    Public Figure Trending

    Trump vs Melania: Perang Dekorasi Kamar Tidur di Gedung Putih

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    26 Juni 2026
    pexels photo 35555635 2
    Trending

    Jadwal Piala Dunia 2026: Meksiko vs Afrika Selatan Jadi Laga Pembuka

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    26 Juni 2026
    pexels photo 16461434 2
    Gadget Trending

    Perlukah Bilang Tolong dan Terima Kasih ke ChatGPT?

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    26 Juni 2026
    pexels photo 15351396
    Film News

    The Furious Banjir Pujian: Aksi Laga Brutal Bikin Kritikus Terpukau

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    26 Juni 2026
    pexels photo 7298529
    News Public Figure

    Ruben Onsu Akan Bicara Berdua dengan Betrand Peto Soal Unggahan Viral

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    26 Juni 2026
    pexels photo 7991208
    Film Public Figure Trending

    Profil Kim Mu Yeol, Bintang Teach You A Lesson yang Penuh Perjuangan

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    26 Juni 2026
    pexels photo 6037571
    Film News

    Ari Aster Sudah Tulis Cerita Prekuel Hereditary

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    26 Juni 2026
    pexels photo 30596311
    News Sains

    Misi NASA Selamatkan Teleskop Swift yang Hampir Jatuh ke Bumi

    Falah Malaika Az Zahra
    By Falah Malaika Az Zahra
    26 Juni 2026

    Kategori

    • Home
    • Anime & Manga
    • Film
    • Gadget
    • Game
    • Music

    Format

    • Article
    • News
    • Trending
    • Infographic
    • Video

    Link Penting

    • Tentang Goodside
    • Kebijakan Privasi
    • Kebijakan Cookie
    • Pedoman Media Siber
    Copyright 2026 — Goodside. All rights reserved.