Aktris Marshanda siap kembali menyapa penggemar lewat film terbarunya, Saat Aku Bersuara. Dalam film yang dijadwalkan tayang 18 Juni 2026 ini, perempuan 36 tahun tersebut memerankan karakter Nadia, seorang pengacara muda sekaligus penyintas kekerasan seksual. Marshanda mengaku tidak mudah mendalami peran tersebut dan harus melewati proses emosional yang panjang.
Belajar dari Penyintas dan Arahan Sutradara
Untuk membangun karakter Nadia secara autentik, Marshanda tidak hanya mengandalkan naskah. Ia aktif mencari masukan dari orang-orang yang pernah mengalami kekerasan seksual. “Untuk memerankan karakter Nadia, saya banyak minta input dan belajar dari orang-orang yang pernah mengalami. Saya juga lebih banyak berdiskusi dengan Pak Sonu (sutradara) dan melakukan yang terbaik sesuai arahan,” ucapnya di Jakarta, Minggu (14/6).
Meski sutradara menyarankan menonton film bertema serupa sebagai referensi, Marshanda memilih menolak. Ia khawatir karakternya justru akan meniru akting yang sudah ada. “Aku sengaja memilih untuk tidak menonton film-film lain bertema serupa saat syuting. Aku takut aktingku jadi mirip dengan yang sudah ada. Aku ingin karakter Nadia ini keluar murni dari proses belajar dan bimbingan Pak Sonu,” terang Marshanda.
Rentang Emosi dari Titik Terendah ke Harapan
Salah satu tantangan terbesar bagi Marshanda adalah menampilkan spektrum emosi yang berlapis—mulai dari kehancuran, trauma, hingga upaya bangkit dan kembali memiliki harapan. “Emosi yang saya tampilkan dalam film ini sangat beragam, tapi menurut saya yang paling sulit dan hebat adalah saat berharap, ketika tidak ada janji di depan, apakah akan dibela atau dianggap,” jelasnya.
Baginya, bagian itu menjadi pelajaran berharga yang ia bawa ke kehidupan nyata. “Aku belajar dari karakter Nadia bahwa orang yang berani merasakan hari-hari tergelap dan terseramnya, adalah orang yang paling bisa menghargai hari-hari terindahnya,” tukas Marshanda.
Sinopsis Singkat Saat Aku Bersuara
Film ini mengikuti perjalanan Nadia yang mendapati pernikahannya batal di detik-detik terakhir. Alih-alih menyerah, ia bangkit dan mengabdikan diri membela hak-hak perempuan. Bersama dua sahabatnya, Andien (Rini Yulianti) dan Riana (Hana Malasan), serta Adrian (Ibnu Jamil), seorang jaksa yang menjadi bagian penting hidupnya, Nadia berjuang memulihkan diri dan memperbaiki hubungannya dengan sang ayah (Teuku Rifnu Wikana).
Di tengah luka masa lalu yang perlahan menemukan jalannya, Nadia semakin percaya bahwa selama ia berani bersuara dan tak menyerah, harapan tidak akan pernah padam. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 18 Juni 2026.
Lewat peran ini, Marshanda tidak hanya menunjukkan kemampuan aktingnya, tetapi juga turut membuka ruang diskusi tentang isu kekerasan seksual yang masih relevan di masyarakat. Bagi penonton, Saat Aku Bersuara bisa menjadi pengingat bahwa keberanian untuk berbicara adalah langkah awal menuju pemulihan.









