
Review OPPO Find X9 Ultra David GadgetIn: HP Rp32 Juta
Pasar smartphone flagship kembali bergeliat dengan hadirnya OPPO Find X9 Ultra. Setelah sebulan digunakan, David GadgetIn membagikan ulasannya soal perangkat seharga Rp32 juta ini. Ia menilai bahwa ponsel ini menetapkan standar sangat tinggi berkat performa, kamera, dan daya tahan baterai, meskipun ada beberapa catatan penting yang perlu dipertimbangkan.
Sistem Operasi dan Ekosistem: Lebih Akrab dengan iOS
David menyoroti langkah OPPO yang “selangkah di depan dari Android” dalam mendekati pengalaman iOS. Upaya ini mencakup beberapa keunggulan yang mematahkan sentimen negatif tentang Android.
Fitur Quick Share di mode everyone kini memungkinkan Oppo Find X9 Ultra bertukar file dengan iPhone, iPad, atau MacBook—seolah “menghancurkan tembok” eksklusivitas AirDrop. OPPO bahkan menyediakan sistem tab khusus untuk menyederhanakan koneksi ke perangkat Apple.
Kerja sama dengan Meta juga menjanjikan unggahan Instagram berkualitas penuh. Meski hasil polling menunjukkan kepuasan tinggi (65–85 persen), David mencatat kualitasnya pada beberapa kondisi masih kalah dari standar iPhone, namun tetap menjadi peningkatan signifikan bagi pengguna Android.
Color OS pun dipuji sebagai salah satu antarmuka paling matang. Animasi transisi yang sangat halus disebut melampaui kompetitor seperti Hyper OS atau Origin OS, memberikan pengalaman perangkat lunak yang menyenangkan.
Performa Kencang dan Baterai Tahan Lama
OPPO Find X9 Ultra ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite yang menjamin performa tanpa hambatan. David mencatat bahwa selama sebulan penggunaan, ponsel mampu menjalankan berbagai tugas berat dengan lancar tanpa panas berlebih.
Baterai berkapasitas 7050 mAh menjadi salah satu yang terbesar di kelasnya. David mengakui bahwa daya tahan ini sangat mengesankan: ponsel bisa digunakan seharian penuh dari pagi hingga malam tanpa perlu khawatir mencari colokan. Bagi pengguna yang mobilitasnya tinggi, ini adalah nilai jual tersendiri.
Kamera Hasselblad: Kolaborasi dari Racikan Warna hingga Desain
Bagi banyak pengulas, katanya, kamera adalah nilai jual utama yang membuat mereka menjadikan OPPO Find X9 Ultra sebagai perangkat harian. Kolaborasi dengan Hasselblad tidak sekadar menyentuh sisi perangkat lunak untuk meracik warna, tetapi juga merambah ke aspek desain fisik.
Varian warna Tundra Amber dirancang terinspirasi dari kamera Hasselblad X2D 100C. Ponsel ini juga memiliki aksesori Photography Kit seharga Rp7 juta untuk meningkatkan kemampuan zoom secara fisik, meskipun David menilai lensa bawaan sudah sangat mumpuni sehingga aksesori tersebut kurang sepadan.
Soal karakter hasil foto, David menekankan beda pendekatan: “Racikan warna Hasselblad pada OPPO lebih bermain di kontras dan warna yang pekat, bukan sekadar terang dan mencolok,” berbeda dengan Samsung yang cenderung “main aman.” Hal ini menghasilkan foto yang dramatis dan penuh karakter.
Namun, kelemahan muncul pada fitur perekaman video malam. David menyebut bahwa meskipun kamera sangat baik untuk foto, kemampuan video dalam kondisi minim cahaya masih belum sekuat beberapa pesaing di kelas harga yang sama.
Kekurangan Utama: Harga Fantastis dan Video Malam
Dengan banderol Rp32 juta, OPPO Find X9 Ultra langsung masuk ke jajaran ponsel termahal di Indonesia. Bagi David, harga ini menjadi kekurangan paling mencolok, terutama ketika dibandingkan dengan kompetitor yang menawarkan kemampuan video malam lebih unggul.
Meski begitu, ia tetap merekomendasikan perangkat ini untuk pengguna yang mengutamakan fotografi sehari-hari dengan karakter warna khas dan pengalaman perangkat lunak yang halus. Baterai 7050 mAh juga menjadi nilai tambah yang membuat ponsel ini bisa diandalkan sepanjang hari.
Ulasan David GadgetIn memberikan gambaran yang jujur: OPPO Find X9 Ultra adalah flagship yang sangat mumpuni di banyak aspek, tetapi harga dan kelemahan video malam membuatnya bukan pilihan yang sempurna untuk semua orang. Bagi pembaca goodside.id yang mengincar ponsel premium dengan kamera Hasselblad dan ekosistem Android yang ramah dengan iOS, perangkat ini layak dipertimbangkan—selama budget bukan kendala utama.








